Jumat, 06 November 2026
09:45 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Volusianus

Volusianus

Kaisar Romawi yang memerintah bersama ayahnya, Trebonianus Gallus, dari tahun 251 hingga 253 M

Bagikan:
Volusianus
250px-Volusian1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Koin menggambarkan Volusian
Kaisar Romawike-38 dari Kekaisaran Romawi
Berkuasa251–253 (bersama Trebonianus Gallus)
PendahuluDecius dan Herennius Etruscus
PenerusAemilian
MeninggalAgustus 253
Interamna
AyahTrebonianus Gallus
IbuAfinia Gemina Baebiana
Nama lengkap
Gaius Vibius Volusianus Augustus

Volusianus (nama lengkap: Gaius Vibius Volusianus Augustus) adalah seorang Kaisar Romawi yang memerintah bersama ayahnya, Trebonianus Gallus, dari tahun 251 hingga 253 M. Masa pemerintahannya berlangsung pada periode Kekaisaran Romawi yang dikenal sebagai Krisis Abad Ketiga, sebuah era penuh gejolak yang ditandai dengan invasi barbar, pemberontakan dalam negeri, dan pergantian kekuasaan yang sering kali brutal.

Kehidupan Awal

Volusianus lahir pada awal abad ke-3 M sebagai putra dari Trebonianus Gallus, seorang senator Romawi yang kelak menjadi kaisar. Informasi mengenai masa kecil dan pendidikannya sangat terbatas, tetapi sebagai anak dari keluarga senator, Volusianus kemungkinan mendapatkan pendidikan khas bangsawan Romawi, mencakup retorika, filsafat, dan seni militer.

Kenaikan Takhta

Pada tahun 251 M, Trebonianus Gallus diangkat sebagai kaisar setelah kematian Kaisar Decius dalam pertempuran melawan bangsa Goth. Tak lama setelah itu, Trebonianus menunjuk Volusianus sebagai kaisar junior (Caesar) dan kemudian menaikkan statusnya menjadi kaisar bersama (Augustus). Penunjukan ini dilakukan untuk memperkuat dinasti keluarga Gallus dan menegaskan legitimasi kekuasaan mereka.

Pemerintahan Bersama Trebonianus Gallus

Pemerintahan Volusianus berlangsung di tengah tantangan besar:

  1. Ancaman Barbar: Bangsa Goth, yang telah mengalahkan Decius, terus menyerang wilayah Romawi.
  2. Wabah Penyakit: Kekaisaran dilanda wabah mematikan, yang sering kali diidentifikasi sebagai wabah pes (Plague of Cyprian). Wabah ini melemahkan populasi dan ekonomi Kekaisaran.
  3. Pemberontakan dalam Negeri: Seorang jenderal bernama Aemilianus memproklamasikan dirinya sebagai kaisar di wilayah Moesia dan memimpin pemberontakan melawan Gallus dan Volusianus.

Kejatuhan dan Kematian

Pada tahun 253 M, Aemilianus dan pasukannya mulai bergerak ke Italia. Gallus dan Volusianus berusaha memobilisasi pasukan untuk melawan ancaman ini. Namun, sebelum pertempuran besar dapat terjadi, mereka dikhianati oleh pasukan mereka sendiri. Gallus dan Volusianus dibunuh oleh tentaranya pada musim panas tahun 253 M di dekat Interamna (kini Terni, Italia).

Setelah kematian mereka, Aemilianus mengambil alih takhta tetapi hanya memerintah selama beberapa bulan sebelum nasib yang sama menimpa dirinya.

Referensi

  1. Zosimus, Historia Nova.
  2. Aurelius Victor, Epitome de Caesaribus.
  3. Potter, David S. The Roman Empire at Bay, AD 180–395. Routledge, 2004.
  4. Southern, Pat. The Roman Empire from Severus to Constantine. Routledge, 2001.

Pranala luar

Media terkait Volusianus di Wikimedia Commons

Principatus
27 SM – 235 M
Krisis
235–284
Dominatus
284–395
Romawi Barat
395–480
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
Kekaisaran Nicea
1204–1261
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan