Kamis, 05 November 2026
02:32 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Kuintillus

Kuintillus

Kaisar Romawi yang berkuasa dalam waktu singkat pada tahun 270 M

Bagikan:
"Quintillus" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Quintillus (disambiguasi).
Kuintillus
250px-Antoninianus_Quintillus-s3243.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaisar ke-43 dari Kekaisaran Romawi
Berkuasak. 270 (17–77 hari)
PendahuluKlaudius II
PenerusAurelianus
Lahirk. 220
Sirmium, Pannonia Inferior
Meninggal270 (usia 50)
Aquileia, Italia
Keturunan2 putra
Nama lengkap
Marcus Aurelius Claudius Quintillus (from birth to accession);
Marcus Aurelius Claudius Quintillus Augustus (as emperor)
DinastiGothikus

Marcus Aurelius Claudius Quintillus atau lebih dikenal sebagai Kuintillus († September 270 M) adalah seorang Kaisar Romawi yang berkuasa dalam waktu singkat pada tahun 270 M. Ia adalah saudara dari Kaisar Claudius II Gothicus dan naik takhta setelah kematian saudaranya. Masa kekuasaannya hanya berlangsung selama beberapa minggu atau bulan, menjadikannya salah satu kaisar Romawi dengan pemerintahan terpendek dalam sejarah.

Kehidupan Awal

Informasi mengenai kehidupan awal Kuintillus sangat terbatas. Ia lahir di wilayah Illyricum, meskipun tanggal kelahirannya tidak diketahui. Sebagai saudara dari Claudius II, Kuintillus kemungkinan besar berasal dari keluarga kelas menengah yang mendapat kenaikan status sosial melalui karier militer dan politik saudaranya.

Naik Takhta

Kuintillus naik takhta setelah kematian saudaranya, Claudius II, yang wafat karena wabah pada awal tahun 270 M. Menurut beberapa sumber, Kuintillus diangkat menjadi kaisar oleh pasukan di Aquileia atau oleh Senat Romawi, menunjukkan bahwa ia memiliki dukungan dari pihak sipil maupun militer.

Namun, pengangkatannya tidak diterima secara universal. Sementara Kuintillus dinyatakan sebagai kaisar, pasukan di timur mendukung Aurelianus, seorang jenderal terkenal yang akhirnya menjadi penerus Kuintillus. Persaingan ini memicu konflik antara kedua faksi.

Kematian

Kuintillus meninggal pada bulan September 270 M. Ada dua versi utama mengenai kematiannya:

  1. Bunuh Diri: Beberapa sumber mencatat bahwa Kuintillus, menyadari dukungan untuk Aurelianus semakin kuat, memilih untuk mengakhiri hidupnya demi menghindari kekerasan lebih lanjut.
  2. Dibunuh oleh Pasukannya: Sumber lain menyebutkan bahwa ia dibunuh oleh tentaranya sendiri, yang tidak puas dengan kepemimpinannya dan lebih memilih Aurelianus.

Lokasi pasti kematiannya tidak diketahui, tetapi beberapa catatan menunjuk pada Italia utara.

Sumber

Sumber Utama

Sumber Lain

  • Banchich, Thomas, "Quintillus (270 A.D)", De Imperatoribus Romanis
  • Jones, A.H.M., Martindale, J.R. The Prosopography of the Later Roman Empire, Vol. I: AD260-395, Cambridge University Press, 1971
  • Canduci, Alexander (2010), Triumph & Tragedy: The Rise and Fall of Rome's Immortal Emperors, Pier 9, ISBN 978-1-74196-598-8 
  • Southern, Pat. The Roman Empire from Severus to Constantine, Routledge, 2001
  • Gibbon, Edward. Decline & Fall of the Roman Empire (1888)

Referensi

  1. Southern, Pat. The Roman Empire from Severus to Constantine. Routledge, 2001.
  2. Watson, Alaric. Aurelian and the Third Century. Routledge, 1999.
  3. Jones, Arnold H. M., Martindale, John R., & Morris, J. The Prosopography of the Later Roman Empire: Volume I AD 260–395. Cambridge University Press, 1971.
Principatus
27 SM – 235 M
Krisis
235–284
Dominatus
284–395
Romawi Barat
395–480
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
Kekaisaran Nicea
1204–1261
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan