Jumat, 09 Oktober 2026
21:11 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Paus Klemens I

Paus Klemens I

Paus Gereja Katolik ke-4

Bagikan:
Santo Paus

Klemens I
Uskup Roma
250px-Clemens_Romanus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan ca 1000 di Katedral Kyiv
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
88 AD
Akhir masa kepausan
99 AD
PendahuluAnakletus
PenerusEvaristus
Imamat
Tahbisan uskup
oleh Santo Petrus
Informasi pribadi
Lahirca 35 AD
Roma, Kekaisaran Romawi
Meninggal99 AD (umur 63–64)
Khersonesos,
Taurike, Kerajaan Bosporos
Orang kudus
Hari peringatan
Venerasi
Atribut
Pelindung
Paus lainnya yang bernama Klemens

Paus Santo Klemens I adalah seorang Paus Gereja Katolik yang diperkirakan menjabat sebagai Uskup Roma dari sekitar tahun 88 hingga 99 M. Ia dihormati sebagai salah satu dari tiga Bapa Apostolik Gereja, bersama dengan Santo Polikarpus dan Santo Ignatius dari Antiokhia. Klemens dianggap sebagai Paus keempat setelah Santo Petrus, Linus, dan Anacletus (atau Kletus), dan memainkan peran penting dalam sejarah awal Gereja.

Riwayat

Klemens adalah putera dari Faustinianus, seorang senator Romawi yang memiliki relasi yang baik dengan Kaisar Roma. Ia termasuk salah satu yang pertama dibaptis oleh Santo Petrus. Adalah Klemens yang disebut oleh Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Filipi (Filipi 4:3).[2]

...bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan.[3]

Menurut catatan Hieronimus, Klemens merupakan Uskup Roma/Paus keempat setelah Petrus, jika yang kedua adalah Linus dan ketiga Anacletus, meksipun kebanyakan orang Latin berpikir bahwa Klemens adalah yang kedua setelah Petrus.[2] Menurut Tertulianus, Klemens ditahbiskan menjadi uskup oleh Petrus.

Karya

Klemens menghadapai tantangan berat dalam pengimanan. Ia hidup semasa dan sekota dengan Domitianus, Kaisar Roma. Domitianus menghambat karya gereja dan melakukan penganiayaan terhadap umat Kristen.

Hambatan muncul pula pada dalam diri orang Kristen sendiri, seperti yang terjadi di Korintus. Mereka tidak mau menerima dan menghormati uskup yang telah ditahbiskan. Maka, Klemens menulis surat kepada umat di Korintus untuk menghentikan gejolak. Surat itu diterima baik oleh umat.

Menurut Hieronimus, Klemens menulis sebagai bagian gereja Roma, suatu surat yang sangat berharga kepada gereja umat di Korintus, yang dibacakan di sejumlah tempat di depan publik, dan tampaknya mirip gayanya dengan surat Ibrani (yang pada masa Hieronimus diatasnamakan Paulus), tetapi berbeda dalam ide dan urutan kata-kata. Hieronimus juga menyebutkan adanya surat kedua atas nama Klemens yang ditolak oleh para penulis awal, dan suatu "Disputation" antara Petrus dan Appion yang ditulis panjang, tetapi ditolak oleh Eusebius dalam buku ketiganya mengenai sejarah Gereja.[2]

Akhir hidup

Pada masa akhir hidupnya, ia ditangkap dan dibuang oleh Kaisar Trayanus ke Krimea dan meninggal sebagai martir. Ia meninggal pada tahun ketiga Trayanus (~100 M) dan sebuah gereja dibangun di Roma melestarikan kenangan atas namanya masih ada pada masa Hieronimus (~393 M).[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Patron Saints and their feast days". pamphlets.org.au. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Juni 2015. Diakses tanggal 15 Juni 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 Hieronimus. De Viris Illustribus. 392-393 Masehi. Bab 15.
  3. ↑ Filipi 4:3
Didahului oleh:
Anakletus
Paus
88 – 98
Diteruskan oleh:
Evaristus
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak


Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan