Selasa, 29 September 2026
06:42 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Paus Inosensius III

Paus Inosensius III

Kepala Gereja Katolik dari tahun 1198 hingga 1216

Head of the Catholic Church from 1198 to 1216Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 1198 to 1216
Artikel ini bukan mengenai Antipaus Inosensius III.

Inosensius III
Uskup Roma
250px-Pope_Innocent_III_%28Monastery_of_Subiaco%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Detail dari lukisan dinding di biara Sacro Speco, ca 1219
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
8 Januari 1198
Akhir masa kepausan
16 Juli 1216
PendahuluSelestinus III
PenerusHonorius III
Imamat
Tahbisan imam
21 Februari 1198
Tahbisan uskup
22 Februari 1198
oleh Ottaviano di Paoli
Pelantikan kardinal
September 1190
oleh Klemens III
Informasi pribadi
Nama lahirLotario de' Conti di Segni
Lahir22 Februari 1161
Gavignano, Negara Kepausan
Meninggal16 Juli 1216 (umur 55 tahun)
Perugia, Negara Kepausan
Orang tuaTrasimondo de' Conti di Segni
Clarissa Scotti
Jabatan sebelumnya
LambangLambang Inosensius III
Sejarah tahbisan Paus Inosensius III
Tahbisan episkopal
Konsekrator utamaOttaviano di Paoli
Tanggal konsekrasi22 Februari 1198
Tempat konsekrasiRoma
Kardinalat
Diangkat olehPaus Klemens III
Tanggal pengangkatanSeptember 1190
Uskup yang ditahbiskan oleh Paus Inosensius III sebagai konsekrator utama
Raynald dari NoceraMaret 1198
Adhémar de Peirat7 April 1198
John dari Leighlin18 September 1198
Mauger dari Worcester4 Juni 1200
Albert Longhi22 Juni 1203
Malachias dari Lismore5 November 1203
Tommaso Morsini27 Maret 1205
Peter des Roches25 September 1205
Albrecht de Kevenburg24 Desember 1206
Guillaume Amanevi1207
Antelm dari Patrae Veteres29 April 1207
Stephen Langton17 Juni 1207
Gérard de Cros1209
Andrea de Celano1214
Filippo dari TroiaOktober 1214
Kristen dari Prusia1215
Bonfigli dari Siena10 April 1216
Silvester dari Evesham3 Juli 1216
Paus lainnya yang bernama Inosensius

Paus Inosensius III (Latin: Innocentius III; lahir Lotario de' Conti di Segni; 22 Februari 1161 – 16 Juli 1216)[1] adalah Paus Gereja Katolik Roma dan penguasa Negara Kepausan sejak 8 Januari 1198 hingga kematiannya pada tahun 1216.

Paus Inosensius adalah salah satu paus Abad Pertengahan yang paling berkuasa dan berpengaruh. Ia memiliki pengaruh luas atas negara-negara Kristen di Eropa, mengklaim supremasi atas semua raja di Eropa. Ia berperan sentral dalam mendukung reformasi Gereja Katolik terhadap urusan gerejawi melalui dekretnya dan Konsili Lateran Keempat. Hal ini menghasilkan penyempurnaan yang cukup besar pada hukum kanon Barat. Ia juga terkenal karena menggunakan larangan dan teguran untuk memaksa para pangeran mematuhi keputusannya, meskipun tindakan-tindakan ini tidak selalu berhasil.

Inosensius memperluas cakupan Perang Salib secara signifikan, mengarahkan perang salib melawan Iberia Muslim dan Tanah Suci serta Perang Salib Livonia melawan pagan Baltik dan Finlandia dari Livonia dan Perang Salib Albigensian melawan Cathar di Prancis Selatan. Ia mengorganisir Perang Salib Keempat pada tahun 1202–1204, yang berakhir dengan penjarahan Konstantinopel. Meskipun serangan terhadap Konstantinopel bertentangan dengan perintahnya yang tegas, dan para Tentara Salib kemudian dikucilkan dari gereja, Inosensius dengan berat hati menerima hasil ini, melihatnya sebagai kehendak Tuhan untuk menyatukan kembali Gereja Latin dan Gereja Ortodoks Timur. Pada akhirnya, penjarahan Konstantinopel dan periode berikutnya dari Frankokratia meningkatkan permusuhan antara gereja Latin dan gereja Yunani; Kekaisaran Bizantium dipulihkan pada tahun 1261, meskipun dalam keadaan yang jauh lebih lemah.

Biografi

Inosensius III lahir dengan nama Lotario de' Conti di Segni pada sekitar 1160 atau 1161, ayahnya adalah bangsawan Lombard dari Segni; ibunya, Clarissa, dari keluarga Scotti atau (Scorta) dari Roma.

Ia mendapat pendidikan di Roma, Paris, dan Bologna. Di Roma, dia belajar di Biara St. Andrew dari Peter Ismael, yang di kemudian hari diangkat sebagai Uskup Sutri. Di Paris, ia dididik oleh Peter dari Corbeil, yang di kemudian hari ia angkat sebagai Uskup Cambrai dan Uskup Agung Sens.[2]

Ia adalah tipikal orang yang sulit untuk berkompromi serta memiliki keinginan yang besar dalam menciptakan kedisiplinan pada gereja. Inosensius III tidak segan untuk memaksa Raja John dari Inggris untuk taat mengikuti keinginannya dan memberlakukan Interdict, pemogokan para rohaniwan yang dilarang menyelenggarakan semua upacara dan hanya beberapa upacara tertentu saja mereka diperbolehkan melaksanakannya, di seluruh Inggris. Terjadi perubahan yang begitu besar di dalam administrasi Gereja serta terlibat pula berbagai urusan politik. Ia dijuluki “ wakil Petrus”, tetapi Inosensius menuntut haknya untuk dikatakan sebagai”wakil Kristus”.

Referensi

  1. ↑ "Pope Innocent III (Lotario dei conti di Segni) [Catholic-Hierarchy]". www.catholic-hierarchy.org. Diakses tanggal 6 Januari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ New Catholic Encyclopedia 2003, hlm. 470-473.

Daftar pustaka

  • New Catholic Encyclopedia (2nd edition). 2003. Vol.7. Detroit: Gale Cengage Learning in association with The Catholic University of America.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan