Sabtu, 24 Oktober 2026
10:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Deret (matematika)

Deret (matematika)

jumlah takhingga

Bagikan:
Kalkulus
250px-Geometric_Segment.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Deret 1 2 + 1 4 4 + 1 8 + ⋯ {\displaystyle {\frac {1}{2}}+{\frac {1}{4}}4+{\frac {1}{8}}+\cdots } {\displaystyle {\frac {1}{2}}+{\frac {1}{4}}4+{\frac {1}{8}}+\cdots } konvergen menuju 1

Deret (bahasa Inggris:series) adalah jumlah suku-suku dari suatu barisan. Barisan dan deret hingga mempunyai elemen pertama dan terakhir yang terdefinisi, sedangkan barisan dan deret tak terhingga berlangsung terus menerus tak terbatas.[1]

Dalam matematika, jika ada suatu barisan bilangan tak hingga { a n } {\displaystyle \{a_{n}\}} {\displaystyle \{a_{n}\}}, maka suatu deret secara mudahnya adalah hasil dari penambahan semua elemen-elemen itu bersama-sama: a 1 + a 2 + a 3 + ⋯ {\displaystyle a_{1}+a_{2}+a_{3}+\cdots } {\displaystyle a_{1}+a_{2}+a_{3}+\cdots }. Ini dapat ditulis lebih ringkas menggunakan notasi Sigma ∑. Contohnya adalah deret terkenal dari Paradoks Zeno dan representasi matematikanya:

∑ n = 1 ∞ 1 2 n = 1 2 + 1 4 + 1 8 + ⋯ . {\displaystyle \sum _{n=1}^{\infty }{\frac {1}{2^{n}}}={\frac {1}{2}}+{\frac {1}{4}}+{\frac {1}{8}}+\cdots .} {\displaystyle \sum _{n=1}^{\infty }{\frac {1}{2^{n}}}={\frac {1}{2}}+{\frac {1}{4}}+{\frac {1}{8}}+\cdots .}

Suku-suku dalam suatu deret sering ditentukan menurut kaidah tertentu, misalnya dengan suatu rumus, atau melalui suatu algoritma. Mengingat tidak terbatasnya jumlah suku, hasilnya sering disebut deret tak terhingga atau deret takhingga (bahasa Inggris:infinite series). Berbeda dengan penjumlahan hingga, deret tak terhingga memerlukan bantuan dari analisis matematika, dan secara khusus limit, untuk dapat dipahami dan dimanipulasi secara penuh. Selain jumlahnya yang banyak dalam matematika, deret tak terhingga juga sering digunakan dalam bidang-bidang kuantitatif lain seperti fisika, sains komputer, dan finansial.

Notasi

Simbol pada deret yaitu ∑ {\displaystyle \sum } {\displaystyle \sum } menunjukkan penjumlahan dan dapat diinterpretasikan dengan mengulang hasil keliling (biasanya ditentukan di bawah penjumlahan), karena kita membutuhkan (biasanya bilangan bulat) nilai dalam rentang yang ditentukan (dari nilai awal ke batas atas), kemudian menambahkan ekspresi yang dihasilkan. Misalkan:

∑ k = 1 200 f ( k ) = f ( 1 ) + f ( 2 ) + ⋯ + f ( 200 ) . {\displaystyle \sum _{k=1}^{200}f(k)=f(1)+f(2)+\dots +f(200).} {\displaystyle \sum _{k=1}^{200}f(k)=f(1)+f(2)+\dots +f(200).}

Keliling pada nilai k kita memiliki nilai awal 1. Hal tersebut diiterasi untuk semua nilai integer hingga dengan nilai 200 dari batas tersebut. Setelah itu iterasi tersebut akan dijumlahkan.

Konvergensi

Sebuah deret dikatakan konvergen ke suatu nilai jika batas jumlah parsial mendekati nilai tersebut; yaitu, diberikannya barisan tak terbatas { a k } {\displaystyle \{a_{k}\}} {\displaystyle \{a_{k}\}} adalah deret:

∑ k = 1 ∞ a k = lim n → ∞ ∑ k = 1 n a k . {\displaystyle \sum _{k=1}^{\infty }a_{k}=\lim _{n\to \infty }\sum _{k=1}^{n}a_{k}.} {\displaystyle \sum _{k=1}^{\infty }a_{k}=\lim _{n\to \infty }\sum _{k=1}^{n}a_{k}.}

Jika hasilnya limit tidak ada, deret tersebut dikatakan divergen.

Suatu deret dikatakan konvergen secara absolut jika deret yang terbentuk dari nilai absolut syarat pada konvergen; yaitu, diberi urutan tak terbatas { a k } {\displaystyle \{a_{k}\}} {\displaystyle \{a_{k}\}}:

∑ k = 1 ∞ | a k | {\displaystyle \sum _{k=1}^{\infty }|a_{k}|} {\displaystyle \sum _{k=1}^{\infty }|a_{k}|}

konvergensi.

250px-Exp_series.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fungsi eksponensial (biru), dan jumlah n+1 elemen pertama dari deret pangkat Maclaurin (merah).

Sifat dasar

Definisi

Untuk setiap barisan { a n } {\displaystyle \{a_{n}\}} {\displaystyle \{a_{n}\}} bilangan rasional, bilangan real, bilangan kompleks, fungsi, dan lain-lain, deret yang bersangkutan didefinisikan sebagai jumlah formal tertata

∑ n = 0 ∞ a n = a 0 + a 1 + a 2 + ⋯ {\displaystyle \sum _{n=0}^{\infty }a_{n}=a_{0}+a_{1}+a_{2}+\cdots } {\displaystyle \sum _{n=0}^{\infty }a_{n}=a_{0}+a_{1}+a_{2}+\cdots }.

Barisan jumlah parsial { S k } {\displaystyle \{S_{k}\}} {\displaystyle \{S_{k}\}} bersangkutan dengan suatu deret ∑ n = 0 ∞ a n {\textstyle \sum _{n=0}^{\infty }a_{n}} {\textstyle \sum _{n=0}^{\infty }a_{n}} didefinisikan bagi setiap k {\displaystyle k} {\displaystyle k} sebagai jumlah Barisan { a n } {\displaystyle \{a_{n}\}} {\displaystyle \{a_{n}\}} dari a 0 {\displaystyle a_{0}} {\displaystyle a_{0}} hingga a k {\displaystyle a_{k}} {\displaystyle a_{k}}

S k = ∑ n = 0 k a n = a 0 + a 1 + ⋯ + a k . {\displaystyle S_{k}=\sum _{n=0}^{k}a_{n}=a_{0}+a_{1}+\cdots +a_{k}.} {\displaystyle S_{k}=\sum _{n=0}^{k}a_{n}=a_{0}+a_{1}+\cdots +a_{k}.}

Berdasarkan definisi, deret ∑ n = 0 ∞ a n {\textstyle \sum _{n=0}^{\infty }a_{n}} {\textstyle \sum _{n=0}^{\infty }a_{n}} konvergen menjadi suatu limit L {\displaystyle L} {\displaystyle L} jika dan hanya jika urutan yang bersangkutan dengan jumlah parsial { S k } {\displaystyle \{S_{k}\}} {\displaystyle \{S_{k}\}} konvegen ke L {\displaystyle L} {\displaystyle L}. Definisi ini biasanya ditulis sebagai

L = ∑ n = 0 ∞ a n ⇔ L = lim k → ∞ S k . {\displaystyle L=\sum _{n=0}^{\infty }a_{n}\Leftrightarrow L=\lim _{k\rightarrow \infty }S_{k}.} {\displaystyle L=\sum _{n=0}^{\infty }a_{n}\Leftrightarrow L=\lim _{k\rightarrow \infty }S_{k}.}

Deret fungsi

Artikel utama: Deret fungsi

Suatu deret fungsi-fungsi bernilai real atau kompleks

∑ n = 0 ∞ f n ( x ) {\displaystyle \sum _{n=0}^{\infty }f_{n}(x)} {\displaystyle \sum _{n=0}^{\infty }f_{n}(x)}

konvergen sesetitik pada suatu himpunan E {\displaystyle E} {\displaystyle E}, jika deret konvergen untuk setiap x {\displaystyle x} {\displaystyle x} di E {\displaystyle E} {\displaystyle E} sebagai suatu deret biasa dari bilangan real atau bilangan kompleks. Jumlah parsialnya ekuivalen dengan di atas.

s N ( x ) = ∑ n = 0 N f n ( x ) {\displaystyle s_{N}(x)=\sum _{n=0}^{N}f_{n}(x)} {\displaystyle s_{N}(x)=\sum _{n=0}^{N}f_{n}(x)}

Deret tersebut konvergen ke f ( x ) {\displaystyle f(x)} {\displaystyle f(x)} ketika N → ∞ {\displaystyle N\to \infty } {\displaystyle N\to \infty } untuk setiap x ∈ E {\displaystyle x\in E} {\displaystyle x\in E}.

Deret pangkat

Artikel utama: Deret pangkat

Deret pangkat (satu variabel) dalam matematika adalah deret tak terhingga dalam bentuk

f ( x ) = ∑ n = 0 ∞ a n ( x − c ) n = a 0 + a 1 ( x − c ) 1 + a 2 ( x − c ) 2 + a 3 ( x − c ) 3 + ⋯ {\displaystyle f(x)=\sum _{n=0}^{\infty }a_{n}\left(x-c\right)^{n}=a_{0}+a_{1}(x-c)^{1}+a_{2}(x-c)^{2}+a_{3}(x-c)^{3}+\cdots } {\displaystyle f(x)=\sum _{n=0}^{\infty }a_{n}\left(x-c\right)^{n}=a_{0}+a_{1}(x-c)^{1}+a_{2}(x-c)^{2}+a_{3}(x-c)^{3}+\cdots }

dengan a n {\displaystyle a_{n}} {\displaystyle a_{n}} melambangkan koefisien suku ke- n {\displaystyle n} {\displaystyle n}, c {\displaystyle c} {\displaystyle c} adalah konstanta dan x {\displaystyle x} {\displaystyle x} berubah-ubah di sekitar c {\displaystyle c} {\displaystyle c} (karena alasan ini, kadang-kadang deret seperti ini dikatakan berpusat di c {\displaystyle c} {\displaystyle c}). Deret ini biasanya berupa deret Taylor dari suatu fungsi.

Pada banyak keadaan c {\displaystyle c} {\displaystyle c} sama dengan nol, contohnya pada deret Maclaurin. Dalam hal tersebut deret pangkat mengambil bentuk yang lebih sederhana

f ( x ) = ∑ n = 0 ∞ a n x n = a 0 + a 1 x + a 2 x 2 + a 3 x 3 + … {\displaystyle f(x)=\sum _{n=0}^{\infty }a_{n}x^{n}=a_{0}+a_{1}x+a_{2}x^{2}+a_{3}x^{3}+\ldots } {\displaystyle f(x)=\sum _{n=0}^{\infty }a_{n}x^{n}=a_{0}+a_{1}x+a_{2}x^{2}+a_{3}x^{3}+\ldots }.

Deret pangkat biasanya ditemukan dalam analisis matematika, tetapi juga dapat ditemukan pada kombinatorika (dengan nama fungsi pembangkit), dan pada teknik elektro (dengan nama transformasi Z).

Deret Taylor pada suatu titik c pada suatu fungsi adalah suatu deret pangkat yang dalam banyak kasus berkonvergen menjadi suatu fungsi dalam lingkungan c {\displaystyle c} {\displaystyle c}. Misalnya, deret

∑ n = 0 ∞ x n n ! {\displaystyle \sum _{n=0}^{\infty }{\frac {x^{n}}{n!}}} {\displaystyle \sum _{n=0}^{\infty }{\frac {x^{n}}{n!}}}

adalah deret Taylor dari e x {\displaystyle e^{x}} {\displaystyle e^{x}} pada titik origin dan berkonvergen kepadanya untuk setiap x {\displaystyle x} {\displaystyle x}.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Gullberg, Jan, Mathematics: from the birth of numbers, W.W. Norton, 1997, hlm. 264, ISBN 0-393-04002-X

Pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Series (mathematics).
Barisan
bilangan bulat
Dasar
Lanjutan (daftar)
Fibonacci spiral with square sizes up to 34.
Sifat-sifat barisan
Sifat-sifat deret
Deret
Konvergensi
Deret eksplisit
konvergen
Divergen
Jenis deret
Deret
Hipergeometrik
Prakalkulus
Limit (matematika)
Kalkulus diferensial
Kalkulus integral
Kalkulus vektor
Kalkulus multivariabel
Deret
Fungsi dan
bilangan khusus
Sejarah kalkulus
Daftar-daftar
Topik lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan