Rabu, 04 November 2026
03:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Limit (matematika)

Limit (matematika)

Bagikan:
250px-Limit-at-infinity-graph.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi limit suatu fungsi di mana x bertambah hingga tak terhingga.

Dalam matematika, konsep limit digunakan untuk menjelaskan perilaku suatu fungsi saat peubah bebasnya mendekati suatu titik tertentu, atau menuju tak hingga; atau perilaku dari suatu barisan saat indeks mendekati tak hingga. Limit dipakai dalam kalkulus (dan cabang lainnya dari analisis matematika) untuk membangun pengertian kekontinuan, turunan dan integral.

Dalam pelajaran matematika, limit biasanya mulai dipelajari saat pengenalan terhadap kalkulus, dan untuk memahami konsep limit secara menyeluruh bukan sesuatu yang mudah.

Limit fungsi

Artikel utama: Limit fungsi

Jika f(x) adalah fungsi real dan c adalah bilangan real, maka:

lim x → c f ( x ) = L {\displaystyle \lim _{x\to c}f(x)=L} {\displaystyle \lim _{x\to c}f(x)=L}

berarti f(x) dapat dibuat agar mempunyai nilai sedekat mungkin dengan L dengan cara membuat nilai x dekat dengan c. Dalam contoh ini, "limit dari f(x), bila x mendekati c, adalah L". Perlu diingat bahwa kalimat sebelumnya berlaku, meskipun f(c) ≠ {\displaystyle \neq } {\displaystyle \neq } L. Bahkan, fungsi f(x) tidak perlu terdefinisikan pada titik c. Kedua contoh dibawah ini menggambarkan sifat ini.

Sebagai contoh, f ( x ) = x x 2 + 1 {\displaystyle f(x)={\frac {x}{x^{2}+1}}} {\displaystyle f(x)={\frac {x}{x^{2}+1}}} pada saat x mendekati 2. Dalam contoh ini, f(x) mempunyai definisi yang jelas pada titik 2 dan nilainya sama dengan limitnya, yaitu 0.4:

f(1.9)f(1.99)f(1.999)f(2)f(2.001)f(2.01)f(2.1)
0.41210.40120.4001 ⇒ {\displaystyle \Rightarrow } {\displaystyle \Rightarrow } 0.4 ⇐ {\displaystyle \Leftarrow } {\displaystyle \Leftarrow }0.39980.39880.3882

Semakin x mendekati 2, nilai f(x) mendekati 0.4, dan karena itu lim x → 2 f ( x ) = 0.4 {\displaystyle \lim _{x\to 2}f(x)=0.4} {\displaystyle \lim _{x\to 2}f(x)=0.4}. Dalam kasus di mana f ( c ) = lim x → c f ( x ) {\displaystyle f(c)=\lim _{x\to c}f(x)} {\displaystyle f(c)=\lim _{x\to c}f(x)}, f disebut kontinu pada x = c. Namun, kasus ini tidak selalu berlaku. Sebagai contoh,

g ( x ) = { x x 2 + 1 , jika  x ≠ 2 0 , jika  x = 2. {\displaystyle g(x)=\left\{{\begin{matrix}{\frac {x}{x^{2}+1}},&{\mbox{jika }}x\neq 2\\\\0,&{\mbox{jika }}x=2.\end{matrix}}\right.} {\displaystyle g(x)=\left\{{\begin{matrix}{\frac {x}{x^{2}+1}},&{\mbox{jika }}x\neq 2\\\\0,&{\mbox{jika }}x=2.\end{matrix}}\right.}

Limit g(x) pada saat x mendekat 2 adalah 0.4 (sama seperti f(x)), tetapi lim x → 2 g ( x ) ≠ g ( 2 ) {\displaystyle \lim _{x\to 2}g(x)\neq g(2)} {\displaystyle \lim _{x\to 2}g(x)\neq g(2)}; g tidak kontinu pada titik x = 2.

Atau, bisa diambil contoh di mana f(x) tidak terdefinisikan pada titik x = c.

f ( x ) = x − 1 x − 1 {\displaystyle f(x)={\frac {x-1}{{\sqrt {x}}-1}}} {\displaystyle f(x)={\frac {x-1}{{\sqrt {x}}-1}}}

Dalam contoh ini, pada saat x mendekati 1, f(x) tidak terdefinisikan pada titik x = 1 namun limitnya sama dengan 2, karena makin x mendekati 1, f(x) makin mendekati 2:

f(0.9)f(0.99)f(0.999)f(1.0)f(1.001)f(1.01)f(1.1)
1.951.991.999 ⇒ {\displaystyle \Rightarrow } {\displaystyle \Rightarrow } undef ⇐ {\displaystyle \Leftarrow } {\displaystyle \Leftarrow }2.0012.0102.10

Jadi, x dapat dibuat sedekat mungkin dengan 1, asal bukan persis sama dengan 1, jadi limit dari f ( x ) {\displaystyle f(x)} {\displaystyle f(x)} adalah 2.

Definisi formal

Sebuah limit didefinisikan secara formal sebagai berikut: Bila f {\displaystyle f} {\displaystyle f} adalah fungsi yang terdefinisikan pada sebuah interval terbuka yang mengandung titik c {\displaystyle c} {\displaystyle c} (dengan kemungkinan pengecualian pada titik c {\displaystyle c} {\displaystyle c}) dan L {\displaystyle L} {\displaystyle L} adalah bilangan real, maka

lim x → c f ( x ) = L {\displaystyle \lim _{x\to c}f(x)=L} {\displaystyle \lim _{x\to c}f(x)=L}

berarti bahwa untuk setiap ε   > 0 {\displaystyle \varepsilon \ >0} {\displaystyle \varepsilon \ >0} terdapat δ   > 0 {\displaystyle \delta \ >0} {\displaystyle \delta \ >0} yang untuk semua x {\displaystyle x} {\displaystyle x} di mana 0 < | x − c | < δ   {\displaystyle 0<|x-c|<\delta \ } {\displaystyle 0<|x-c|<\delta \ }, berlaku | f ( x ) − L | < ε   {\displaystyle |f(x)-L|<\varepsilon \ } {\displaystyle |f(x)-L|<\varepsilon \ }.

Limit sebuah fungsi pada titik tak terhingga

Konsep yang berkaitan dengan limit saat x mendekati sebuah angka adalah konsep limit saat x mendekati tak terhingga, baik positif atau negatif. Ini bukan berarti selisih antara x dan tak terhingga menjadi kecil, karena tak terhingga bukanlah sebuah bilangan. Namun, artinya adalah x menjadi sangat besar (untuk tak terhingga) atau sangat kecil (untuk tak terhingga negatif).

Sebagai contoh, lihat f ( x ) = 2 x x + 1 {\displaystyle f(x)={\frac {2x}{x+1}}} {\displaystyle f(x)={\frac {2x}{x+1}}}.

  • f(100) = 1.9802
  • f(1000) = 1.9980
  • f(10000) = 1.9998

Semakin x membesar, nilai f(x) mendekati 2. Dalam contoh ini, dapat dikatakan bahwa

lim x → ∞ f ( x ) = 2 {\displaystyle \lim _{x\to \infty }f(x)=2} {\displaystyle \lim _{x\to \infty }f(x)=2}

Limit barisan

Informasi lebih lanjut: Limit barisan

Perhatikan barisan berikut: 1.79, 1.799, 1.7999 ... Kita dapat mengamati bahwa angka-angka tersebut "mendekati" 1.8, limit dari barisan tersebut.

Secara formal, misalkan x1, x2, ... adalah barisan bilangan riil. Kita menyebut bilangan riil L sebagai limit barisan ini dan menuliskannya sebagai

lim n → ∞ x n = L {\displaystyle \lim _{n\to \infty }x_{n}=L} {\displaystyle \lim _{n\to \infty }x_{n}=L}

yang artinya

Untuk setiap bilangan riil ε > 0, terdapat sebuah bilangan asli n0 sehingga untuk semua n > n0, |xn − L| < ε.

Secara intuitif ini berarti bahwa pada akhirnya semua elemen barisan tersebut akan mendekat sebagaimana yang kita kehendaki terhadap limit, karena nilai absolut |xn − L| adalah jarak antara x dan L. Tidak semua barisan memiliki limit. Bila ada, kita menyebutnya sebagai konvergen, bila tidak, disebut divergen. Dapat ditunjukkan bahwa barisan konvergen hanya memiliki satu limit.

Limit barisan dan limit fungsi berkaitan erat. Pada satu sisi, limit barisan hanyalah limit pada tak terhingga dari suatu fungsi yang didefinisikan pada bilangan asli. Di sisi lain, limit sebuah fungsi f pada x, bila ada, sama dengan limit barisan xn = f(x + 1/n).

Limit sebagai "bagian standar"

Dalam analisis non-standar (yang melibatkan pembesaran bilangan hiperreal dari sistem bilangan), batas urutan ( a n ) {\displaystyle (a_{n})} {\displaystyle (a_{n})} dapat diekspresikan sebagai bagian standar dari nilai a H {\displaystyle a_{H}} {\displaystyle a_{H}} dari perluasan alami urutan pada indeks hipernatural tak terbatas n=H. Jadi,

lim n → ∞ a n = st ⁡ ( a H ) {\displaystyle \lim _{n\to \infty }a_{n}=\operatorname {st} (a_{H})} {\displaystyle \lim _{n\to \infty }a_{n}=\operatorname {st} (a_{H})}.

Di sini, fungsi bagian standar "st" membulatkan setiap bilangan hiperreal berhingga ke bilangan real terdekat (selisihnya adalah infinitesimal). Ini memformalkan intuisi alami bahwa untuk nilai indeks yang "sangat besar", istilah dalam urutan "sangat dekat" dengan nilai batas urutan. Sebaliknya, bagian standar dari sebuah hyperreal a = [ a n ] {\displaystyle a=[a_{n}]} {\displaystyle a=[a_{n}]} diwakili dalam konstruksi ultrapower oleh barisan Cauchy ( a n ) {\displaystyle (a_{n})} {\displaystyle (a_{n})}, hanyalah batas dari urutan itu:

st ⁡ ( a ) = lim n → ∞ a n {\displaystyle \operatorname {st} (a)=\lim _{n\to \infty }a_{n}} {\displaystyle \operatorname {st} (a)=\lim _{n\to \infty }a_{n}}.

Dalam pengertian ini, mengambil limit dan mengambil bagian standar adalah prosedur yang setara.

Lihat pula

Wikibooks logo
Wikibuku Kalkulus memiliki halaman di:

Bacaan lebih lanjut

  • Kurnianingsih, Sri (2007). Matematika SMA dan MA 2B Untuk Kelas XI Semester 2 Program IPA. Jakarta: Esis/Erlangga. ISBN 979-734-503-3.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  • Kurnianingsih, Sri (2007). Matematika SMA dan MA 2B Untuk Kelas XI Semester 2 Program IPS. Jakarta: Esis/Erlangga. ISBN 979-734-564-5.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan