Selasa, 20 Oktober 2026
02:16 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Bagadata

Bagadata

sejarah kerajaan diindia

Bagikan:
Bagadata
भगदत्त
Lukisan Bali, menggambarkan Bima (kanan) bertarung melawan Bagadata (kiri bawah) dan gajah perangnya, Irawana.
Lukisan Bali, menggambarkan Bima (kanan) bertarung melawan Bagadata (kiri bawah) dan gajah perangnya, Irawana.
Tokoh Mahabharata
NamaBagadata
Ejaan Dewanagariभगदत्त
Ejaan IASTBhagadatta
Gelarraja
Kitab referensiMahabharata, Purana
Asalkerajaan Pragjyotisha
Kastakesatria
Wahanagajah perang
AyahNarakasura
AnakBajradata

Bagadata (Dewanagari: भगदत्त; ,IAST: Bhagadatta, भगदत्त) merupakan nama seorang raja yang memerintah kerajaan Pragjyotisha dalam kisah Mahabharata. Dalam pewayangan Jawa, tokoh ini dikenal sebagai Bogadenta (Jawa: ꦨꦺꦴꦒꦢꦼꦤ꧀ꦠ). Ia ikut berpartisipasi pada saat Perang Kurukshetra dan memihak Korawa. Ia memiliki ribuan gajah perang dan mahir untuk bertarung menggunakannya. Ketika hendak menyerang Pandawa, ia gugur karena dipanah Arjuna. Bagadata memiliki putra bernama Bajradata.

Kisah

Dalam perang Kurukshetra, Bagadata berada di pihak Korawa. Ia masyhur akan kecakapannya dalam mengendalikan gajah perang. Pada pertempuran di hari ke-12, ia terlibat dalam pertarungan sengit melawan Arjuna, dengan menunggangi gajahnya yang bernama Supratika, yang kemudian dikalahkan oleh Bima. Dalam pertempuran, Bagadata menggunakan senjata sakti Waisanawastra untuk menyerang Arjuna.[1] Sebelum Arjuna dapat membalas, Kresna yang bertindak sebagai kusir kereta Arjuna tiba-tiba berdiri menghalangi Arjuna. Kresna merelakan dadanya sebagai sasaran senjata tersebut. Namun senjata itu secara ajaib berubah menjadi kalung bunga dan jatuh di hadapan Kresna (senjata yang diberikan oleh Dewa Wisnu kepada Bagadata akhirnya kembali kepada awatara Wisnu). Akhirnya Bagadata gugur setelah dipanah oleh Arjuna.[2][3][4]

Referensi

  1. ↑ Menon, Ramesh (2006) The Mahabharata: A Modern Rendering iUniverse, Inc., New York, page 231-232, ISBN978-0-595-40187-1
  2. ↑ "Bhagadatta - King of Pragjyotisha - Indian Mythology". Diarsipkan dari asli tanggal 2005-08-28.
  3. ↑ "The Mahābhārata, Book 6: Bhishma Parva: Bhagavat-Gita Parva: Section LXIV".
  4. ↑ Gopal, Madan (1990). K.S. Gautam (ed.). India through the ages. Publication Division, Ministry of Information and Broadcasting, Government of India. hlm. 75.
250px-Draupadi_and_Pandavas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-A_Vishva-rupa_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-The_start_of_the_great_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wangsa
Candra
Leluhur
Keluarga Kuru
(Korawa)
Keluarga Yadu
(Yadawa)
Tokoh lain
Brahmana
Kesatria
Lainnya
Non-manusia
Dewa
Cerita
berbingkai
Lokasi
Kerajaan
Kota dan
desa
Bentang
alam
Keluarga
Konsep dan
peristiwa
Ikon rintisan

Artikel bertopik Mahabharata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan