Sabtu, 03 Oktober 2026
23:12 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Stasiun Semarang Poncol

Stasiun Semarang Poncol

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Semarang Poncol
Kereta Api Indonesia
BL01KS01KG01KD02JS21

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_SMC.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Semarang_Poncol_2024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan Stasiun Semarang Poncol, 2024
Nama lainStasiun Poncol
Lokasi
Koordinat 6°58′22.152″S 110°24′53.244″E / 6.97282000°S 110.41479000°E / -6.97282000; 110.41479000
Ketinggian+3 m
Operator
Letak
Jumlah peron4
Jumlah jalur9 (jalur 4 dan 5: sepur lurus)
LayananKereta api penumpang
Lokal dan komuter

Kereta api barang
Lintas utara Jawa
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
ArsitekHenri Maclaine Pont
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiBesar tipe B[2]
Sejarah
Dibuka6 Agustus 1914;112 tahun lalu (1914-08-06)
Nama sebelumnyaStation Semarang SCS, Semarang-West, Pontjol Semarang
Perusahaan awalSemarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij
Penumpang
20248.244/hari[a](KAI)
Peringkat8
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Aglomerasi Stasiun berikutnya
Semarang Tawang
Terminus
Kamandaka Weleri
menuju Purwokerto atau Cilacap
Weleri
berlawanan arah jarum jam
Joglosemarkerto Semarang Tawang
searah jarum jam
Terminus Kaligung Weleri
Blora Jaya Semarang Tawang
menuju Cepu
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Lokal/komuter Stasiun berikutnya
Terminus Kedung Sepur Semarang Tawang
menuju Ngrombo
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Jalur difabel Pemesanan langsung di loket Layanan pelanggan Mesin tiket Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pusat informasi Musala Toilet Wastafel Ruang menyusui Pos kesehatan Tempat bermain anak Galeri ATM Barang hilang Isi baterai Area merokok Penitipan barang Troli Sistem pengenalan wajah Air minum Pengering payung/payung gratis Restoran Pertokoan/area komersial Terminal barang 
Jenis persinyalan
JenisBangunan
KriteriaKota
Ditetapkan4 Februari 1992
No. referensiCB.6060.19700101.01669
Nomor SK646/50/1992
Diagram lintasan stasiun
ke Jerakah
arah Cirebon
Jl. Abimanyu Raya
Jl. Brotojoyo
Segitiga pembalik
JPL 1
Jl. Hasanuddin
Depo kereta
Depo angkutan barang
Pemutar rel
Menara air
ke
depo lok
ke Semarang Tawang
sp. kembar
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-6.97282,110.41479,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Semarang_Poncol&revid=30000776&groups=_9bedceaa3fabf9c5bc47fea90b4a709d833843da&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Semarang Poncol (SMC), juga disebut Stasiun Poncol, adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Purwosari, Semarang Utara, Semarang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +3 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang dengan jarak 442,8 km arah timur dari Jakarta Kota. Stasiun Semarang Poncol juga merupakan salah satu dari dua stasiun kereta api utama di Kota Semarang selain Stasiun Semarang Tawang dan hanya melayani sebagian besar kereta api antarkota kelas campuran dan sebagian kecil kelas ekonomi di lintas utara Pulau Jawa.

Stasiun ini menjadi tempat pemberhentian sebagian besar kereta api penumpang kelas ekonomi dan komuter di Semarang. Hampir semua KA barang yang melintas di jalur utara Jawa berhenti di stasiun ini, kecuali KA Parcel ONS yang bongkar muat barangnya dilayani di Stasiun Tawang. Stasiun Poncol sempat menjadi salah satu tempat pemberhentian peralihan KA di Semarang selain Stasiun Alastua hanya pada saat Stasiun Tawang sedang tergenang banjir.

Berdasarkan jumlah penumpang kereta api antarkota yang dirilis PT Kereta Api Indonesia (KAI) antara Januari–Oktober 2024, Stasiun Semarang Poncol menjadi stasiun kereta api tersibuk kedelapan di Indonesia dengan mencatatkan 2.514.480 penumpang berdasarkan total jumlah penumpang naik maupun turun.[a]

Sejarah

330px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Station_Semarang-West_%28Pontjol%29_van_de_Semarang-Cheribon_Stoomtram_Maatschappij_kort_na_de_opening_in_1914_TMnr_10014003.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Semarang Poncol setelah pembukaannya pada tahun 1914. Kemungkinan ca 1915–1920

Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) didirikan pada tahun 1895 dan mendapat konsesi izin dari Pemerintah Kolonial Hindia Belanda untuk membangun jalur kereta api dari Semarang menuju Cirebon. Perusahaan ini berkantor di Tegal, dan mulai membangun jalur kereta apinya pada tahun 1895 hingga akhirnya rampung pada tahun 1897. SCS memfokuskan pengangkutan penumpang dan barang (khususnya gula, minyak bumi, dan pupuk) di lintas Semarang–Pekalongan–Tegal–Cirebon.[5][6]

Untuk mengurangi penumpukan penumpang dan barang di Semarang, dibutuhkan adanya stasiun yang besar. SCS memiliki stasiun sendiri, yaitu Semarang SCS atau Semarang-West; begitu pula di Cirebon, ada Cirebon SCS. Diresmikan pada tanggal 6 Agustus 1914,[7] bangunan Stasiun Semarang SCS ini dirancang oleh arsitek Henri Maclaine Pont, seorang arsitek berkebangsaan Belanda, dan dianggap sebagai salah satu contoh awal arsitektur Art Deco.[8] Stasiun ini difungsikan untuk menggantikan fungsi Stasiun Pendrikan yang ada lebih dahulu. Tidak seperti karya Pont yang pertama (Kantor SCS Tegal—yang tidak memiliki keistimewaan apa pun dari sisi arsitekturnya), karya Pont yang satu ini pernah ikut ambil bagian dalam forum internasional Paris Exposition di Prancis, 1925.[9] Dahulu stasiun ini terpisah jalur relnya dengan Stasiun Semarang Tawang pada jarak sejauh 2,5 km.[10]

Setelah Djawatan Kereta Api mendata stasiun-stasiun seluruh Indonesia pada tahun 1950-an, Stasiun Semarang-West ini kemudian diberi nama Semarang Poncol.[11]

Bangunan dan tata letak

330px-Semarang_Poncol_in_Busy.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emplasemen Stasiun Semarang Poncol saat kereta api Argo Muria melintas, Juni 2017

Stasiun Semarang Poncol memiliki sembilan jalur kereta api dengan jalur 1-3 yang dinaungi kanopi. Awalnya jalur 4 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda pada petak antara stasiun ini ke arah timur hingga Stasiun Tawang dioperasikan pada 7 Februari 2014[12] dan kemudian ke arah barat hingga Stasiun Jerakah pada 28 Maret 2014,[13] tata letak jalur di stasiun ini mengalami sedikit perombakan dan jalur 5 juga dijadikan sebagai sepur lurus.

Di sebelah timur laut dan barat daya stasiun ini berturut-turut terdapat depo lokomotif dan depo kereta yang difungsikan untuk menyimpan dan merawat lokomotif dan kereta penumpang dengan terminus di Kota Semarang. Bangunan stasiun ini sudah berkali-kali dilakukan renovasi sehingga bentuknya sudah berbeda dari bentuk semula.

Pada 2019, sistem persinyalan elektrik lama di stasiun ini telah diganti dengan sinyal keluaran terbaru produksi PT Len Industri. Selain itu, lintasan jalur rel antara stasiun ini dan Stasiun Semarang Tawang dijadikan sebagai jalur tunggal ganda atau sepur kembar.

Pada 28 September 2022, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melakukan uji coba sistem pengenalan wajah pada proses keberangkatan kereta api antarkota di Stasiun Bandung dan per 10 Juli 2023, Stasiun Semarang Poncol sudah menerapkan sistem tersebut bersama sembilan belas stasiun KA utama lainnya seperti Stasiun Jember, Malang, Lempuyangan, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Madiun, Semarang Tawang, Kutoarjo, Pekalongan, Purwokerto, Tegal, Cirebon, Kiaracondong, Bekasi, Jakarta Pasar Senen, dan Jakarta Gambir di Pulau Jawa, serta Medan di Pulau Sumatra.[14]

330px-PapanKeretaApi_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail BL01KS01KD02JS21KG01 250px-PapanNamaStasiunKomuter_SMC.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalur 9 Sepur simpan
Memiliki jalur akses langsung dari dan ke Depo Kereta
Jalur 8 Sepur badug
Jalur 7 Sepur simpan
Jalur 6 Sepur simpan
Jalur 5 Sepur lurus arah Jakarta Kota
Jalur 4 Sepur lurus arah Surabaya Pasarturi
Peron pulau
Jalur 3 Kereta Api Indonesia Keberangkatan kereta api api antarkota, aglomerasi, dan lokal
Peron pulau
Jalur 2 Kereta Api Indonesia Pemberhentian dan kedatangan kereta api antarkota, aglomerasi, dan lokal
Peron pulau
Jalur 1 Kereta Api Indonesia Pemberhentian dan kedatangan kereta api antarkota, aglomerasi, dan lokal
Memiliki jalur akses langsung dari dan ke Depo Lokomotif
Peron sisi
Bangunan utama stasiun

Ciri khas

Ciri khas yang dimiliki stasiun ini adalah diputarkannya lagu Caping Gunung setiap kali terjadi kedatangan kereta api, sebelum akhirnya diubah menjadi instrumental Gambang Semarang, sama seperti stasiun besar lainnya di Daop IV Semarang.

Lagu Caping Gunung Instrumental sebagai lagu kedatangan lama di Stasiun Semarang Poncol
Bermasalah memainkan berkas ini? Lihat bantuan media.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 1 Desember 2025.[15]

Penumpang

Antarkota

Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Ciremai Eksekutif Bandung Semarang Tawang Via Cikampek–Tegal
Ekonomi
Dharmawangsa Ekspres Eksekutif Pasar Senen Surabaya Pasarturi Via Cirebon Prujakan–Semarang Poncol
Ekonomi
Kertajaya Tambahan Eksekutif
Ekonomi
Jayabaya Eksekutif Malang Via Semarang Poncol–Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Ekonomi
Ambarawa Ekspres Ekonomi Premium Semarang Poncol Surabaya Pasarturi Perjalanan ke Surabaya hanya pada jadwal siang, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal pagi.
Ekonomi Perjalanan ke Surabaya hanya pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal siang.
Tawang Jaya Pasar Senen Via Tegal–Cirebon Prujakan
Kertajaya Ekonomi Premium Pasar Senen Surabaya Pasarturi Via Cirebon Prujakan–Semarang Poncol
Airlangga Ekonomi
Matarmaja Ekonomi Malang Via Semarang Poncol–Solo Jebres

Aglomerasi

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
KG Kaligung Eksekutif-Ekonomi Semarang Poncol Brebes Perjalanan ke Brebes hanya pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal pagi dan siang.
Tegal Perjalanan ke Tegal hanya pada jadwal siang dan petang, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal petang.
Cirebon Prujakan Hanya pada jadwal pagi
JS Joglosemarkerto Solo Balapan Semarang Tawang Perjalanan berlawanan arah jarum jam mulai dari pagi hari via Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto–Yogyakarta–Solo Balapan hingga berakhir di Semarang Tawang pada petang hari.
Solo Balapan Perjalanan searah jarum jam mulai dari pagi hari via Yogyakarta–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada petang hari.
Purwokerto Perjalanan searah jarum jam mulai petang hari via Tegal dan Semarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada malam hari.
KD Kamandaka Semarang Tawang Purwokerto Perjalanan ke Purwokerto hanya pada jadwal siang dan petang, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal pagi.
Cilacap Perjalanan ke Cilacap hanya pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal siang.

Lokal

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
KS Kedung Sepur Ekonomi Semarang Poncol Ngrombo Komuter komersial non KAI Commuter
BL Blora Jaya Cepu Perjalanan ke Cepu pada jadwal malam dan sebaliknya pada jadwal pagi.

Barang

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Lintas utara Jawa
Angkutan semen Indocement Semarang Poncol Arjawinangun –
Nambo Via Cirebon Prujakan–Kampung Bandan

Insiden

Pada 18 Juli 2023, pukul 19.32 WIB, kereta api Brantas yang ditarik CC 201 77 11 dengan tujuan akhir Blitar menabrak truk trailer di perlintasan sebidang Jalan Madukoro Raya petak jalan Jerakah–Semarang Poncol, Krobokan, Semarang Barat, Semarang. Akibatnya, truk trailer tersebut terbakar dan terseret sejauh 50 meter hingga tersangkut di Jembatan Banjir Kanal Barat Kokrosono. Hal ini menyebabkan lalu lintas kereta api jalur utara Pulau Jawa, terutama di koridor Cirebon–Semarang, terhambat. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, tetapi satu penumpang mengalami patah tulang karena nekat melompat keluar saat kejadian.[16]

Antarmoda pendukung

Angkutan pendukung yang tersedia di Stasiun Semarang Poncol antara lain:

Jenis Angkutan Umum No. Trayek Trayek Tujuan Akhir
Trans Semarang[17] 40px-TransSemarang_Corridor_3A_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Pelabuhan — Kagok (via Dr Cipto) Pelabuhan
40px-TransSemarang_Corridor_4_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mpu Tantular — Cangkiran Cangkiran
Trans Jateng[18] 40px-TransJateng_Corridor_K1_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TIC Pemuda — Bawen TIC Pemuda

Galeri

  • Stasiun Poncol pada tahun 1920-an
    Stasiun Poncol pada tahun 1920-an
  • Peron Stasiun Poncol (1915-1920)
    Peron Stasiun Poncol (1915-1920)
  • Kereta api Kaligung saat menunggu keberangkatan di Stasiun Semarang Poncol
    Kereta api Kaligung saat menunggu keberangkatan di Stasiun Semarang Poncol
  • Tampak depan Stasiun Semarang Poncol beserta tulisan nama
    Tampak depan Stasiun Semarang Poncol beserta tulisan nama
  • Peron Stasiun Semarang Tawang saat malam hari, 2025
    Peron Stasiun Semarang Tawang saat malam hari, 2025

Catatan kaki

  1. 1 2 Data penumpang harian diperoleh dari menjumlahkan angka penumpang naik dan turun, kemudian dibagi 305.[4]

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF) (46). Korean Society for Railways. {{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  4. ↑ Bahfein, Suhaela (2024-11-14). "Pasar Senen Jadi Stasiun KA Terpadat Sepanjang 2024". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2024-11-14.
  5. ↑ Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (1917). Verslag - SCS - 1916. Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij.
  6. ↑ R., Knight, G. (2013). Commodities and colonialism : the story of Big Sugar in Indonesia, 1880-1942. Leiden: Brill. ISBN 9004250514. OCLC 847623409.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  7. ↑ "Semarang-Cheribon Stoomtram-Mij advertentie". Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië. 5 Agustus 1914.
  8. ↑ "Stasiun Poncol". Seputar Semarang. 16 Mei 2011. Diakses tanggal 1 Desember 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Priyotomo, Josef (1988). Pasang-surut arsitektur di Indonesia. Surabaya: Ardjun.
  10. ↑ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997). Sejarah perkeretaapian Indonesia (Edisi Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980.
  11. ↑ "A Haltenamen op Naam" (PDF). Diakses tanggal 4 Januari 2018.
  12. ↑ A., Zaenal (2014-02-07). "Jalur Ganda KA Stasiun Poncol-Tawang Dioperasikan". ANTARA News. Diakses tanggal 2020-04-18.
  13. ↑ Faisol, Edi (2014-03-28). Adiwijaya, Setiawan (ed.). "Jalur Rel Kereta Ganda Tegal-Bojonegoro Rampung". Tempo.co. Diakses tanggal 2020-04-18.
  14. ↑ Sri Rahayu, Isna (9 Juni 2023). "Boarding Kereta Api Hanya dengan "Face Recognition", Registrasinya Kurang dari 1 Menit". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 10 Juli 2023.
  15. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  16. ↑ "KA Brantas Tabrak Truk Trailer di Semarang, Api Berkobar". CNN Indonesia. Semarang: Trans Media. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-02. Diakses tanggal 2023-07-18.
  17. ↑ "Transportasi - Dinas Koperasi dan UKM Kota Semarang". Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang. Diakses tanggal 2018-06-26.
  18. ↑ Purbaya, Angling Adhitya (7 Juli 2017). "Ayo Naik Bus Trans Jateng, 3 Hari Gratis". detikcom. Trans Media. Diakses tanggal 2020-09-07.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Semarang Poncol Station.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Jerakah
menuju Cirebon
Cirebon–Semarang Semarang Tawang
Terminus
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan