Sabtu, 24 Oktober 2026
22:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Paus Zakharias

Paus Zakharias

Paus Gereja Katolik dari tahun 741 hingga 752

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 741 to 752Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 741 to 752
"Paus Zakharias" beralih ke halaman ini. Untuk Paus Ortodoks Koptik, lihat Paus Zakharias dari Aleksandria.

Zakharias
Uskup Roma
250px-Et%C3%A0_di_papa_Zaccaria%2C_cappella_del_primicerius_Teodoro%2C_Madonna_in_trono_con_Theodoto_e_la_moglie%2C_741-752_%2809%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan dinding Bizantium kontemporer di Santa Maria Antiqua
GerejaGereja Roma
Awal masa kepausan
3 atau 5 Desember 741
Akhir masa kepausan
15 Maret 752
PendahuluGregorius III
PenerusStefanus II
Imamat
Tahbisan uskup
4 atau 6 Desember 741
Pelantikan kardinal
12 April 732
oleh Gregorius III
Informasi pribadi
Lahir679
Santa Severina, Calabria, Kekaisaran Romawi Timur
Meninggal15 Maret 752 (umur 72–73 tahun)
Roma, Kadipaten Roma
Orang kudus
Hari peringatan15 Maret
VenerasiGereja Katolik
Gereja Ortodoks Timur

Paus Zakharias (Latin: Zacharias; 679 – 15 Maret 752) adalah uskup Roma dari tanggal 3 atau 5 Desember 741 hingga kematiannya pada tanggal 15 Maret 752. Ia adalah paus terakhir dari Kepausan Bizantium. Zakharias membangun gereja asli Santa Maria sopra Minerva, melarang perdagangan budak di Roma, menegosiasikan perdamaian dengan Lombardia, dan menyetujui perebutan takhta Frankia oleh Pepin Pendek dari Childeric III. Zakharias dianggap sebagai administrator yang cakap dan diplomat yang terampil serta cerdik di masa yang berbahaya.

Kehidupan Awal

Zakharias lahir di Kalabria, sebuah wilayah di Italia Selatan yang kala itu termasuk dalam Kekaisaran Bizantium, sekitar tahun 679. Nama lahirnya tidak tercatat dalam sejarah, tetapi ia dikenal sebagai seorang pria yang sangat saleh, berpendidikan, dan bijaksana. Sebelum menjadi paus, Zakharias menjabat sebagai diakon Gereja Roma, di mana ia dikenal karena dedikasinya terhadap liturgi dan pelayanan kepada umat.

Pemilihan sebagai Paus

Setelah wafatnya Paus Gregorius III pada tahun 741, Zakharias dipilih sebagai paus tanpa penundaan yang signifikan. Pemilihannya diterima secara bulat oleh para imam dan umat di Roma, yang menghormatinya karena kesalehan dan kebijaksanaannya. Ia ditahbiskan pada tanggal 10 Desember 741, dan segera memulai tugas-tugas kepausannya dengan semangat yang besar.

Meski berhadapan dengan banyak masalah selama masa kepemimpinannya, Paus Zakharias berhasil membujuk Raja Lombardia, Liutprand untuk membangun kembali kota-kota. Sementara saat Raja Lombardia lainnya, Aistulf melempar serangan ke Roma, Paus Zakharias tetap berhasil mempertahankan Tanah Suci Vatikan. [1]

Kepemimpinan dan Prestasi

Hubungan dengan Kekaisaran Bizantium

Sebagai seorang paus yang berasal dari wilayah Kekaisaran Bizantium, Zakharias berusaha menjalin hubungan baik dengan Konstantinopel. Namun, ia juga menyadari bahwa pengaruh kekaisaran di Italia semakin lemah, sehingga ia lebih fokus membangun hubungan dengan kerajaan-kerajaan di Barat.

Hubungan dengan Raja-raja Franka

Salah satu tindakan terpenting dalam kepausannya adalah menjalin hubungan erat dengan orang-orang Franka. Zakharias dikenal karena perannya dalam mendukung Pippin yang Pendek, yang pada masa itu adalah Mayor Domus atau penguasa de facto Kerajaan Franka. Ketika Pippin meminta nasihat Zakharias mengenai legitimasi seorang raja yang tidak memiliki kekuasaan nyata, Zakharias memberikan jawaban yang mendukung pengalihan kekuasaan kepada Pippin, yang kemudian dimahkotai sebagai Raja Franka. Tindakan ini memperkuat hubungan antara Takhta Suci dan Kerajaan Franka, yang akan berkembang menjadi aliansi penting pada masa Charlemagne.

Perdamaian dengan Lombard

Di tengah ancaman dari Kerajaan Lombard di Italia, Zakharias memainkan peran penting dalam melindungi wilayah Gereja. Melalui diplomasi yang bijaksana, ia berhasil menghentikan serangan Raja Liutprand terhadap wilayah-wilayah di sekitar Roma. Zakharias bertemu langsung dengan Liutprand dan meyakinkannya untuk mengembalikan beberapa wilayah yang telah direbut dari Gereja. Upaya ini tidak hanya melindungi wilayah Gereja tetapi juga memperkuat posisi paus sebagai pemimpin yang dihormati di Italia.

Reformasi Gereja dan Liturgi

Sebagai seorang teolog yang berdedikasi, Zakharias memperhatikan perkembangan liturgi dan disiplin Gereja. Ia mendorong para imam dan uskup untuk menjalankan tugas mereka dengan setia dan menindak tegas penyimpangan dalam kehidupan gerejani. Ia juga menerjemahkan beberapa dokumen gereja dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Latin, sehingga lebih mudah diakses oleh umat Kristen di Barat.

Wafat dan Warisan

Paus Zakharias wafat pada tanggal 22 Maret 752, setelah memimpin Gereja selama lebih dari satu dekade. Ia dimakamkan di Basilika Santo Petrus, dan penggantinya adalah Paus Stefanus II.

Kepemimpinannya yang bijaksana dan diplomasi yang damai meninggalkan warisan yang mendalam bagi Gereja Katolik Roma. Ia dikenang sebagai seorang paus yang memperkuat hubungan antara Gereja dan kerajaan-kerajaan Kristen di Eropa, serta sebagai seorang pembangun perdamaian yang saleh dan rendah hati.

Didahului oleh:
Gregorius III
Paus
741 – 752
Diteruskan oleh:
Stefanus II

Referensi

  1. ↑ "Santo-Santa 22 Maret". Mirifica News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2018-03-21. Diakses tanggal 2026-08-31.

Meskipun Paus Zakharias tidak disebutkan dalam Alkitab, namanya mengingatkan kita pada nabi Zakharia, seorang tokoh Perjanjian Lama yang juga dikenal karena pesan-pesan nubuatnya tentang pengharapan dan pembaruan. Nama Zakharias berarti "Tuhan telah mengingat," yang mencerminkan semangat pengabdiannya dalam melayani Tuhan dan umat-Nya.

  1. Cormenin, Louis-Marie de Lahaye vicomte de (1851). A Complete History of the Popes of Rome, from Saint Peter, the First Bishop, to Pius the Ninth, the Present Pope. J. & J. L. Gihon. p. 185. ...the priest Zachary, a Greek by descent, who was ordained sovereign pontiff on the 28th of November, 741.
  2. Miranda, Salvador. "The Cardinals of the Holy Roman Church". Retrieved 9 July 2015.
  3. Kirsch, Johann Peter (1912). "Pope St. Zachary" . In Herbermann, Charles (ed.). Catholic Encyclopedia. Vol. 15. New York: Robert Appleton Company.
  4. Butler, Alban (1866). "Zachary, Pope and Confessor". The Lives of the Fathers, Martyrs, and Other Principal Saints. Vol. III. Dublin: James Duffy.
  5. Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Zacharias, St" . Encyclopædia Britannica. Vol. 20 (11th ed.). Cambridge University Press. p. 950.
  6. Santo-Santa 22 Maret. 2018. Mirifica News. Diakses pada 31 Agustus 2026.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan