Minggu, 01 November 2026
20:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Paus Eleuterus

Paus Eleuterus

Paus Gereja Katolik dari tahun 175 hingga 189 M

Bagikan:
Santo Paus

Eleuterus
Uskup Roma
250px-13-St.Eleuterus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
ca 174
Akhir masa kepausan
189
PendahuluSoter
PenerusViktor I
Informasi pribadi
LahirNicopolis, Epirus
Meninggal189
Roma, Kekaisaran Romawi
Orang kudus
Hari peringatan26 Mei

Santo Paus Eleuterus (menjabat sekitar tahun 175–189 M), adalah seorang uskup Roma dan pemimpin Gereja Katolik yang tercatat sebagai paus ke-13 dalam daftar uskup Roma menurut tradisi Katolik. Ia memimpin Gereja pada masa-masa awal Kekristenan di bawah tekanan hebat dari Kekaisaran Romawi dan berperan penting dalam penyebaran iman Kristiani di wilayah-wilayah non-Yahudi. Nama "Eleuterus" berasal dari bahasa Yunani eleutheros, yang berarti "orang yang bebas".

Kehidupan Awal

Eleuterus lahir di Nikopolis, Yunani, pada sekitar pertengahan abad ke-2. Tidak banyak yang diketahui tentang masa kecilnya, tetapi ia diyakini berasal dari keluarga Kristen yang taat. Sebagai seorang pemuda, Eleuterus menunjukkan kebijaksanaan dan semangat yang besar dalam mempelajari ajaran para Rasul. Ia dikenal memiliki pengetahuan yang mendalam tentang Kitab Suci dan tradisi gereja mula-mula.

Sebelum diangkat sebagai paus, Eleuterus menjabat sebagai diakon di Roma di bawah bimbingan Paus Soter, pendahulunya. Selama masa ini, ia menunjukkan kesetiaan yang besar terhadap ajaran ortodoks Gereja, terutama dalam menghadapi ajaran-ajaran sesat yang mulai menyebar pada waktu itu.

Pengangkatan sebagai Paus

Eleuterus diangkat menjadi paus sekitar tahun 175 M, menggantikan Paus Soter. Masa kepausannya berlangsung selama kurang lebih 14 tahun, hingga kematiannya pada tahun 189 M. Ia memimpin Gereja dalam situasi sulit, saat Kekristenan masih dianggap agama terlarang oleh Kekaisaran Romawi.

Kepemimpinan dan Ajaran

Paus Eleuterus dikenal sebagai pembela iman Kristen yang gigih, terutama dalam menanggapi ancaman ajaran-ajaran sesat seperti Montanisme. Montanisme adalah sebuah gerakan yang mengklaim memiliki wahyu langsung dari Roh Kudus, tetapi sering kali bertentangan dengan ajaran apostolik. Eleuterus dengan tegas menolak ajaran tersebut dan memastikan bahwa Gereja tetap setia pada tradisi yang diwariskan oleh para Rasul.

Menurut beberapa sumber, Eleuterus juga memegang peranan penting dalam menyederhanakan beberapa praktik makanan dalam komunitas Kristen. Beberapa teks menyebutkan bahwa ia menghapus larangan makan makanan tertentu yang sebelumnya dipertahankan oleh beberapa kelompok Kristen Yahudi. Hal ini dianggap sebagai langkah untuk lebih mendekatkan Kekristenan dengan bangsa-bangsa non-Yahudi, sebagaimana diajarkan oleh Rasul Paulus.

Surat kepada Raja Inggris

Salah satu tradisi terkenal yang berkaitan dengan Paus Eleuterus adalah kisah tentang suratnya kepada Raja Lucius dari Britania. Menurut legenda, Raja Lucius meminta kepada Paus Eleuterus agar dirinya dan rakyat Britania diizinkan menjadi Kristen. Eleuterus menjawab permintaan ini dengan mengirimkan dua misionaris, yaitu Faganus dan Duvianus, untuk mengajarkan iman Kristen di Britania. Kisah ini, meskipun tidak sepenuhnya diverifikasi oleh para sejarawan modern, menunjukkan pengaruh Eleuterus dalam penyebaran Kekristenan di luar Kekaisaran Romawi.

Martir atau Bukan?

Tidak seperti beberapa paus awal lainnya, Eleuterus tidak tercatat sebagai martir dalam tradisi Gereja. Ia meninggal secara damai di Roma sekitar tahun 189 M. Namun, ia tetap dihormati sebagai santo dalam Gereja Katolik dan Ortodoks Timur. Hari peringatannya jatuh pada tanggal 26 Mei.

Makam dan Penghormatan

Paus Eleuterus dimakamkan di dekat makam para martir di Roma. Tradisi menyebutkan bahwa makamnya terletak di Katakomba San Callisto, tempat pemakaman banyak paus awal. Ia dihormati sebagai gembala yang setia dan pelindung Gereja dalam masa-masa sulit.

Referensi

  1. Kelly, J. N. D. Oxford Dictionary of Popes. Oxford University Press, 1986.
  2. Chapman, John. "St. Eleutherius." The Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company, 1909.
  3. Eusebius, Ecclesiastical History, Buku V.
Didahului oleh:
Soter
Paus
±174 – ±189
Diteruskan oleh:
Viktor I
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak


Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan