Martinus V | |
|---|---|
| Uskup Roma | |
Potret Martinus V karya Pisanello | |
| Gereja | Gereja Katolik |
| Pemilihan | 11 November 1417 |
Awal masa kepausan | 14 November 1417 |
Akhir masa kepausan | 20 Februari 1431 |
| Pendahulu | Gregorius XII |
| Penerus | Eugenius IV |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 13 November 1417 |
Tahbisan uskup | 14 November 1417 oleh Jean Franczon Allarmet de Brogny |
Pelantikan kardinal | 12 Juni 1405 oleh Inosensius VII |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | Oddone Colonna |
| Lahir | Januari/Februari 1369 Genazzano, Negara Kepausan |
| Meninggal | 20 Februari 1431 (umur 61–62 tahun) Roma, Negara Kepausan |
| Lambang | |
| Paus lainnya yang bernama Martinus | |
| Gelar Kepausan untuk Paus Martinus V | |
|---|---|
| Gaya referensi | Yang Mulia |
| Gaya penyebutan | Yang Mulia |
| Gaya religius | Bapa Suci |
| Gaya anumerta | Tidak ada |
Paus Martinus V (Latin: Martinus V; Italia: Martino V; Januari/Februari 1369 – 20 Februari 1431), lahir Oddone Colonna, adalah kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan dari tanggal 11 November 1417 hingga kematiannya pada bulan Februari 1431.[1] Pemilihannya secara efektif mengakhiri Skisma Barat tahun 1378–1417.[butuh rujukan] Hingga tahun 2026, ia tetap menjadi paus terakhir yang menyandang nama kepausan "Martinus".
Biografi
Oddone Colonna lahir di Genazzano di Campagna di Roma pada 1368. Keluarga Colonna merupakan keluarga berpengaruh dalam Gereja Katolik, yang hingga saat itu telah menyumbang 27 kardinal, tetapi Martinus V adalah yang pertama terpilih sebagai paus. Ia menempuh pendidikan di Universitas Perugia. Pada era Urbanus VI, ia menjadi protonotaris, lalu auditor kepausan dan nunsius pada era Bonifasius IX.[2]
Karier
Pemilihan paus
Selama hampir empat dekade, kekuasaan Gereja Katolik terbagi antara Kepausan Roma dan Kepausan Avignon yang masing-masing mengakui penguasa sah. Hingga pada awal 1400-an kepausan diperebutkan oleh 3 orang, yakni Antipaus Yohanes XXIII, Gregorius XII, dan Antipaus Benediktus XIII. Yohanes XXIII menyelenggarakan Konsili Konstanz untuk mengakhiri Skisma Barat, yang dibuka pada 5 November 1414. Pada 29 Mei 1415 Yohanes XXIII digulingkan karena dianggap tidak layak sebagai paus. Selanjutnya, Gregorius XII mengunduran diri pada 4 Juli 1415. Antipaus Benediktus XIII berhasil digulingkan pada 26 Juli 1417 setelah kehilangan dukungan dari kerajaan-kerajaan Spanyol.[3]
Pada 30 Oktober 1417, konsili memutuskan bahwa pemilihan paus kali ini tidak hanya melibatkan kardinal di Roma dan Pisa, tetapi juga enam perwakilan dari lima negara di konsili, yakni Inggris, Prancis, Italia, Jerman, dan Spanyol. Kandidat yang terpilih harus mendapat minimal 2/3 suara mayoritas dari kardinal dan perwakilan negara. Konklaf 1417 ini tidak memakan waktu lama, hanya tiga hari setelah para elektor berkumpul. Mereka memilih Oddone Colonna pada Hari Santo Martinus, sehingga ia mengambil nama Martinus V. Pemilihannya sekaligus mengakhiri Skisma Barat.[3][4] Meski demikian, Benediktus XIII dan para penerusnya tetap menyelenggarakan konklaf tandingan untuk memilih antipaus hingga 1429.[3]
Masa kepausan
Martinus V dikenal sebagai seorang reformis yang cukup ketat terhadap Kuria Roma. Ia menggunakan kekuasaan untuk memperkaya keluarganya sendiri, meski bertentangan dengan prinsipnya.[5]
Kematian
Martinus V meninggal pada 20 Februari 1431 pada usia 62 tahun.
Setelah kematiannya, para kardinal memutuskan untuk memilih paus yang bertolakbelakang dengan Martinus V. Mereka memilih Paus Eugenius IV.
Referensi
Catatan kaki
- ↑ Kelly, J.N.D.. (1986). "Martin V (11 Nov. 1417–20 Feb. 1431).". The Oxford Dictionary of Popes. Oxford, England: Oxford University Press. hlm. 239-241. ISBN 0192139649. Diakses tanggal 16 Maret 2025.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "CATHOLIC ENCYCLOPEDIA: Pope Martin V". www.newadvent.org. Diakses tanggal 2026-09-06.
- 1 2 3 Walsh 2003, hlm. 104-106.
- ↑ "Martin V". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). 2026-02-16. Diakses tanggal 2026-09-06.
- ↑ Walsh 2003, hlm. 106-107.
Daftar pustaka
- O'Malley, John W. (2010). A history of the popes: from Peter to the present. Sheed & Ward. ISBN 978-1-58051-229-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - Walsh, Michael John (2003). The conclave: a sometimes secret and occasionally bloody history of papal elections. Lanham: Sheed & Ward. ISBN 978-1-58051-135-3.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)