Minggu, 20 September 2026
17:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Anggira

Anggira

resi Hindu

250px-Angiras_rishi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Resi Anggira.

Anggira (Dewanagari: अङ्गिरा atau अंगिरा; ,IAST: Aṅgirā, अङ्गिरा atau अंगिरा) adalah nama seorang resi dalam agama Hindu. Dia disebutkan dalam kitab Regweda sebagai guru pengetahuan suci, penghubung antara para dewa dan manusia, dan disebutkan dalam sloka lainnya sebagai Agni-dewa (dewa api) yang pertama.[1][2] Dalam sejumlah pustaka suci, ia dianggap sebagai salah satu tujuh resi yang agung atau Saptaresi, tetapi dalam pustaka lainnya ia tidak disebutkan dalam daftar tersebut.[3] Dalam sejumlah naskah Atharwaweda, tertulis bahwa pustaka itu disusun oleh "Atharwangirasah", yang merupakan gabungan kata dari nama Atharwana dan Anggira.[4][5] Garis perguruan Anggira juga disebut "Anggira", dan mereka disebutkan sebagai penulis sejumlah sloka di mandala pertama, kedua, kelima, kedelapan, kesembilan, dan kesepuluh dalam Regweda.[6] Pada masa penyusunan Regweda, para Anggira merupakan klan resi kuno, dan diceritakan sebagai tokoh dalam beberapa mitos.[7]

Referensi

  1. Roshen Dalal (2010). Hinduism: An Alphabetical Guide. Penguin Books. hlm. 29–30. ISBN 978-0-14-341421-6.
  2. George M. Williams (2008). Handbook of Hindu Mythology. Oxford University Press. hlm. 55–56. ISBN 978-0-19-533261-2.
  3. John Brough (2013). The Early Brahmanical System of Gotra and Pravara: A Translation of the Gotra-Pravara-Manjari of Purusottama-Pandita. Cambridge University Press. hlm. 66. ISBN 978-1-107-62398-9.
  4. Maurice Bloomfield (1899). Atharvaveda. K.J. Trübner. hlm. 7–11.
  5. Moriz Winternitz; V. Srinivasa Sarma (1996). A History of Indian Literature. Motilal Banarsidass. hlm. 109–111. ISBN 978-81-208-0264-3.
  6. Stephanie Jamison; Joel Brereton (2014). The Rigveda: 3-Volume Set. Oxford University Press. hlm. 1673, 1675, 1679, 1684, 1689–1693. ISBN 978-0-19-972078-1.
  7. Witzel, Michael (2012). "Ṛṣis". Brill’s Encyclopedia of Hinduism Online. Brill.
Manu
Kesatria
Keturunan
Swayambu Manu
Keturunan Priyabrata
Keturunan Utanapada
Dinasti Surya
Dinasti Candra
Brahmana
dan Resi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan