Konfusianisme atau Agama Konghucu, yang juga dikenal sebagai Ruisme, adalah sebuah sistem pemikiran dan perilaku yang berasal dari Tiongkok kuno, dan secara beragam dideskripsikan sebagai sebuah tradisi, filosofi, agama, teori pemerintahan, atau cara hidup. Konfusianisme berkembang dari ajaran-ajaran filsuf Tiongkok, Konfusius, pada masa yang di kemudian hari disebut masa Seratus Aliran Pemikiran. Konfusius menganggap dirinya sebagai penyampai nilai-nilai budaya yang diwarisi dari dinasti Xia, Shang, dan Zhou Barat. Ajarannya memadukan filsafat, etika, dan tata kelola sosial, dengan fokus utama pada kebajikan, keharmonisan sosial, dan tanggung jawab keluarga. Walaupun sempat ditindas pada masa dinasti Qin yang legalis dan otokratis, Konfusianisme tetap bertahan. Selama masa pemerintahan dinasti Han, pendekatan Konfusianisme mengungguli "proto-Taoist" Huang-Lao sebagai ideologi resmi, sementara kaisar-kaisarnya mencampurkan keduanya dengan teknik-teknik realis dari Legalisme.
Konfusianisme
sistem etika dan filsafat yang berasal dari Tiongkok kuno
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA)
Baca Selengkapnya di Wikipedia