| Bagian dari seri dalam |
| Konfusianisme |
|---|
|
Konsep fundamental |
|
Aliran |
|
Konfusianisme menurut negara |
|
Organisasi
|
Aliran Teks Kuno (Hanzi:古文經; Pinyin:Gǔwén Jīng; Wade–Giles:Kuwen Ching) dalam Konfusianisme menekankan pembacaan historis terhadap karya klasik Tiongkok. Ketika Lima Kitab Klasik ditemukan pada masa Dinasti Han, naskah tersebut ditulis menggunakan aksara yang lebih tua daripada aksara yang sedang digunakan saat itu serta dibuat sebelum gerakan pembakaran buku. Istilah "Teks Kuno" digunakan sebagai tandingan bagi "Aliran Teks Baru" (今文經), yang merujuk pada kelompok teks yang ditulis dengan ortografi yang sedang digunakan pada masa Dinasti Han.
Sumber-sumber sejarah mencatat penemuan sekelompok teks pada separuh kedua abad ke-2 SM dari dinding bekas kediaman Konfusius di Qufu, ibu kota lama Negara Lu, ketika Pangeran Liu Yu (w. 127 SM) berupaya memperluas penggunaannya di istana setelah naik takhta. Saat membongkar dinding kuno tersebut, para pekerja pemugaran menemukan versi-versi dari Kitab Sejarah, Kitab Ritual Zhou, Kitab Etiket dan Ritus, Analek Konghucu, dan Kitab Bakti, yang semuanya ditulis dengan ortografi lama yang digunakan sebelum reformasi aksara juru tulis. Oleh karena itu, karya-karya tersebut dinamakan karya "Teks Kuno".
Referensi
Artikel bertopik Konfusianisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |