Sabtu, 31 Oktober 2026
14:00 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Aliran Teks Baru

Aliran Teks Baru

aliran filsafat Konfusianisme

Bagikan:
Bagian dari seri dalam
Konfusianisme
120px-%E6%9C%A8%E9%90%B8_---_Confucian_wooden-clapper_bell.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konfusianisme menurut negara

Aliran Teks Baru (Hanzi tradisional:今文經學; Hanzi sederhana:今文经学; Pinyin:Jīn Wén Jīngxué) dalam Konfusianisme didasarkan pada karya klasik Konfusius yang disusun kembali pada awal Dinasti Han oleh para penganut Konfusianisme yang selamat dari peristiwa pembakaran buku dan penguburan kaum terpelajar pada masa Dinasti Qin. Para penyintas tersebut menuliskan karya klasik dalam aksara kontemporer pada masa mereka, dan teks-teks ini kemudian dijuluki sebagai "Aliran Teks Baru" (karena ditulis menggunakan aksara yang digunakan pada masa Dinasti Han). Aliran Teks Baru mencapai masa kejayaannya pada masa Dinasti Han Barat dan menjadi tafsir resmi Konfusianisme, yang diadopsi sebagai ideologi resmi oleh Kaisar Wu dari Han.

Diwakili oleh para tokoh Konfusianisme seperti Dong Zhongshu, aliran ini menganjurkan penafsiran holistik terhadap karya klasik Konfusius dan memandang Konfusius sebagai seorang nabi karismatik yang visioner, seorang bijak yang pantas mendapatkan Mandat Langit namun tidak memperoleh kekuasaan raja karena faktor situasi. Aliran ini bersaing dengan Aliran Teks Kuno pada masa Dinasti Han Akhir, dan dominasinya meredup seiring beralihnya ortodoksi baru ke aliran tersebut. Aliran ini mengalami kemunduran hingga tenggelam dalam ketidakjelasan selama periode kacau setelah runtuhnya Dinasti Han dan tetap demikian hingga akhir Dinasti Ming pada abad ke-17.

Aliran ini dihidupkan kembali oleh sekelompok sarjana yang tidak puas dengan Neo-Konfusianisme yang populer pada masa akhir Dinasti Ming. Gerakan ini semakin menguat pada abad kedelapan belas dengan bangkitnya Aliran Pemikiran Changzhou. Aliran ini menjadi tren intelektual utama dalam filologi dan ideologi politik Tiongkok. Sebagaimana dirumuskan oleh B. Elman, hal ini dimaksudkan untuk menawarkan solusi terhadap krisis kepercayaan antara negara Tiongkok dan konstituensi kaum terpelajarnya dalam masa transisi dari era Qianlong ke era Jiaqing pada Dinasti Qing.[1]

Referensi

  1. ↑ Elman, 114.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Konfusianisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan