Jumat, 06 November 2026
06:28 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Da Xue

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.

Ch'eng Zi berkata: Da Xue adalah sebuah buku yang disebarakan oleh murid-murid Confucius. Buku ini merupakan pintu gerbang pengembangan kebajikan bagi para pemula . Karena dengan buku ini kita dapat memahami langkah-langkah yang diambil orang zaman dahulu dalam mendapatkan ilmu, buku ini lebih dalam artinya dari Analektika dan Mancius. Para murid mendalami pengetahuannya melalui buku ini, sehingga mereka dapat menghindari perbuatan yang salah.

Pelajaran agung dapat dipetik jika seseorang mewujudkan dan memperlihatkan secara nyata kebajikan alami yang dianugerahkan Dewa. Jadi seseorang mungkin dapat diperbaruhi dan dibawa kembali kemurnian aslinya dan pelajaran itu tak akan berhenti sampai mencapai kesempurnaan.

Jika kebajikan yang sempurna diwujudkan dan diperlihatkan, maka keinginan dapat diarahkan untuk mencapainya. Jika keinginan sudah diarahkan, maka hati tenang. Jika hati tenang, maka orang itu hidup tenang . Jika hidupnya tenang, maka ia mampu mempertimbangkan dan memutuskan semua persoalan. Jika seseorang sudah mampu mempertimbangkan dan memutuskan semua persoalan, maka ia sudah mencapai tujuannya . Suatu tahapan yang di inginkan dari kebajikan yang sempurna.

Semua benda mempunyai akar dan cabang. Keadaan manusia memiliki awal dan akhir. Mengetahui apa yang tiba lebih dahulu dan apa yang datang kemudian berarti sudah mendekati asas pelajaran agung.

Nenek moyang kita yang ingin mewujudkan dan menyebarkan kebajikan ke seluruh kerajaan, pertama-tama mencoba degan baik kerajaan kecil mereka sendiri. Jika ingin dapat memerintah kerajaan kecilnya dengan baik, maka pertama-tama mereka harus mampu mengatur keluarganya . Jika ingin dapat mengatur keluarganya, pertama-tama yang harus dilakukan adalah mengembangkan dan mendisiplinkan diri sendiri.

Jika ingin dapat mengembangkan dan mendisiplinkan diri sendiri, maka mereka harus lebih dahulu meluruskan hati sendiri. Jika ingin dapat meluruskan hati, maka mereka harus berusaha mempunyai tujuan dan pikiran tulus. Jika ingin dapat mempunyai tujuan dan pikiran yang tulus, maka mereka harus menyempurnakan ilmunya. Jika ingin dapat menyempurnakan ilmunya, maka mereka harus mempelajari sifat semua benda .

Dengan mempelajari segala sesuatu,maka pengetahuan akan sempurna . Jika pengetahuan sempurna, maka pikiran akan menjadi lurus . Jika pikiran lurus, maka hati pun akan tulus. Dengan hati tulus dan pikiran lurus, diri sendiri akan berkembang dan menjadi di siplin. Jika diri sendiri disiplin,maka keluarga dapat diatur dengan benar. Jika keluarga sudah di atur dengan benar, maka kerajaan kecil dapat diperintah dengan baik. Jika kerajaan kecil di perintah dengan baik, maka seluruh kerajaan akan menikmati kedamaian dan keseimbangan.

Dari putra dewa sampai rakyat, pengembangan dan disiplin diri harus merupakan dasar dari segalanya. Jika individu tidak disiplin dan kacau bagaimana hasil yang baik dapat di capai suatu negara ? Mengabaikan masalah yang penting dan memperhatikan yang tak penting itu tak masuk akal .

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan