Sabtu, 07 November 2026
00:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Yuejing

kitab klasik Konfusianisme, hilang pada zaman Dinasti Han

Bagikan:
Yuejing
Hanzi tradisional: 樂經
Hanzi sederhana: 乐经
Makna harfiah: Klasik Musik
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Yuèjīng
- Wade-Giles: Yüeh4-ching1
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Ngohk-gīng
- Jyutping: Ngok6 ging1

Yuejing (Hanzi tradisional:樂經; Hanzi sederhana:乐经; Pinyin:Yuèjīng; Wade–Giles:Yüeh4-ching1; harfiah: 'Klasik Musik') adalah kitab klasik Konfusianisme yang hilang pada masa Dinasti Han. Terkadang kitab ini disebut sebagai "Kitab Klasik Keenam" (salah satunya oleh Sima Qian)[1] dan dianggap penting dalam penafsiran tradisional Shijing .[2]

Cendekiawan Dinasti Qing bernama Shao Yichen (邵懿辰, 1810–1861) menyatakan bahwa kitab ini tidak pernah ada, tetapi menganggap bahwa semua salinan dihancurkan selama pembakaran buku dan penguburan cendekiawan oleh Qin Shi Huang.

Beberapa jejak tetap ada dalam karya-karya lain yang masih bertahan, yaitu Zhouzhuan, Zhoulan, dan Yueji yang terkandung dalam Liji. Seperti dicatat dalam Hanshu, seorang musikus dari Wei bernama Dou Gong 竇公 (sekitar abad ke-5-4 SM) memiliki sebuah kitab Yue shu yang dipersembahkan kepada Han Wen-di. Namun, kitab tersebut dikaitkan dengan dengan bagian Da siyue dalam Zhou li (bagian 大宗伯).

Pada tahun 2022, penelitian oleh Luke Waring menunjukkan bahwa tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa Yuejing ada selama Zaman Negara-negara Berperang.[3]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Watson, 1969: hlm. 11, dari bab 61, biografi tentang Boyi dan Shuqi (dalam bahasa Inggris)
  2. ↑ "The Shih Ching or Book of Poetry Diarsipkan 2005-09-09 di Wayback Machine". The China Journal of Science and Arts, Vol. IV, No. I (Jan 1926). Accessed 17 Oct 2005.
  3. ↑ Waring, Luke. "Who Said There Was a Classic of Music?". Early China (dalam bahasa Inggris). 45: 1–48. doi:10.1017/eac.2022.3. ISSN 0362-5028.

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan