Minggu, 27 September 2026
08:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Jawa Domas

salah satu kepercayaan di dunia

Jawa Domas
Tanggal pendirian15 Januari 1932
PendiriDono Tjanto
JenisOrganisasi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan YME
AfiliasiKejawen

Jawa Domas adalah organisasi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Indonesia. Perkumpulan ini didirikan oleh Dono Tjanto tanggal 15 Januari 1932. Organisasi Jawa Domas secara tidak langsung berasal dari ajaran Ranggawarsito yang dipelajari Dono Tjanto sejak kecil. Dono berpandangan bahwa ilmu tersebut perlu diajarkan kepada orang lain.[1]

Ajaran

Jawa Domas mengajarakan untuk meyakini keberadaan Tuhan yang bersifat gaib. Untuk menghayati keberadaan Tuhan Yang Maha Esa, harus disertai penghayatan yang penuh kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan hati sampai memperoleh suasana hening dan heneng. Dalam hubungan dengan sesama manusia, Jawa Domas mengajarkan selalu menghormati orang tua dan mendoakan nenek moyang agar mereka mendapat tempat yang baik di sisi Tuhan. Anggota Jawa Domas juga sadar bahwa jagad raya beserta isinya ciptaan Tuhan yang tidak boleh disia-siakan.[1]

Referensi

  1. 1 2 Indonesia. Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. (2006). Ensiklopedi kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. [Jakarta]: Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film, Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. ISBN 9789791607117. OCLC 424338489.
Agama dan
kepercayaan
Ireligiusitas
Sejarah
Kajian agama
Hukum dan hak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan