Kamis, 05 November 2026
02:26 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Budi Rahayu

salah satu kepercayaan di dunia

Bagikan:

Budi Rahayu adalah salah satu organisasi aliran kepercayaan yang berkembang di Indonesia. Wadah ini berdiri tanggal 29 Oktober 1981 atau bertepatan 1 Sura 1914 ( penanggalan jawa ). Pendiri organisasi ini antara lain Natasukardjo, Sapto Pawiro, Pardjatani, dan Admodiharjo yang selanjutnya dikenal dengan dengan nama Catur Tunggal

Tujuan

Tujuan dari organisasi Budi Rahayu sesuai dengan namanya, yaitu Budi yang artinya usaha atau kepribadian, dan Rahayu yang artinya berusaha untuk membentuk kepribadian yang luhur agar selamat. Jadi secara umum organisasi ini mempunyai maksud membentuk kepribadian yang luhur untuk mencapai keselamatan hidup. Untuk mencapai tujuannya, Budi Rahayu menekankan pada pengikutnya ajaran Nowo Broto yang berisi laku songo atau 9 pakarti tentang larangan dan anjuran yang harus dilakukan manusia untuk mencapai keselamatan hidup.

Nowo Broto

Ajaran Nowo Broto Budi Rahayu mencakup ajaran tentang Tuhan yang berhubungan dengan diri pribadi, sesama, dan alam semesta. Terhadap Tuhan YME, pengikut Budi Rahayu diminta harus cinta dan bertaqwa terhadap Tuhan YME sebagai sumber kebenaran. Dengan diri pribadi menekankan untuk selalu mawas diri terhadap perilakunya, sudah benar atau tidak sesuai hati sanubarinya. Adapun yang berkaitan dengan alam, pengikut Budi Rahayu agar menjadi manusia yang berbudi luhur dan senantiasa menjaga kelestarian alam.[1]

Rujukan

  1. ↑ Ensiklopedi kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Indonesia. Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. [Jakarta]: Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film, Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2006. ISBN 9789791607117. OCLC 424338489.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
Agama dan
kepercayaan
Ireligiusitas
Sejarah
Kajian agama
Hukum dan hak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan