Senin, 21 September 2026
02:09 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Long Wang

Long Wang

Konsep umum tentang raja naga yang muncul dalam mitologi dan folklor Tiongkok, Jepang, Hindu, dan Buddha.

Artikel ini bukan mengenai Nagaraja.
Long Wang
Hanzi tradisional: 龍王
Hanzi sederhana: 龙王
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Lóng Wáng
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Lúng Wòhng
250px-Template_of_Dragon_King_at_Sanya.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuil kecil yang memuja Longwang

Long Wang atau Raja Naga adalah dewa dalam mitologi Tiongkok yang dipuja sebagai penguasa lautan. Mereka dapat berubah wujud menjadi manusia dan tinggal dalam istana kristal di dasar laut. Mereka memiliki birokrasi istana tersendiri serta memimpin pasukan yang terdiri atas berbagai makluk laut. Selain berhubungan dengan kehidupan laut, Long Wang juga mampu memanipulasi cuaca dan menurunkan hujan. Para Raja Naga sering muncul dalam berbagai literatur Tiongkok klasik dan istana mereka digambarkan sangat megah. Konon, para Long Wang dulunya adalah ikan mas yang cukup kuat untuk melompati Gerbang Naga, yang dibangun Yu yang Agung dalam usahanya mengendalikan banjir besar di Tiongkok kuno.[1]

Mereka dipercaya menguasai air yang bergerak, seperti air terjun, sungai, dan lautan. Mereka dapat mewujudkan diri sebagai semburan air (tornado atau pusaran di atas air). Sebagai penguasa air dan cuaca, para naga memiliki wujud yang lebih antromorfis, sering kali ditampilkan dalam wujud menyerupai manusia, mengenakan jubah serta mahkota raja, tetapi tetap berkepala naga.

Raja Naga Empat Samudera

250px-Longwang.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Altar Long Wang di Istana Musim Panas, Beijing

Terdapat empat Raja Naga yang masing-masing menguasai Empat Samudera berdasarkan empat mata angin, yaitu Laut Timur (Laut China Timur), Laut Selatan (Laut China Selatan), Laut Barat (terkadang dianggap sebagai Danau Qinghai), dan Laut Utara (terkadang dianggap sebagai Danau Baikal). Mereka muncul dalam karya klasik Fengshen Yanyi dan Perjalanan ke Barat. Oleh karena asosiasi ini, mereka dipandang memiliki wewenang terhadap fenomena alam yang berhubungan dengan cuaca.

Pada masa pra-modern, banyak desa-desa di Tiongkok (terutama yang dengan dengan sungai atau laut) memiliki kuil yang didedikasikan kepada Raja Naga lokal. saat terjadi kekeringan atau banjir, keluarga terpandang lokal dan pejabat pemerintah akan memimpin komunitas mereka untuk memberi persembahan dan melakukan upacara religius lainnya untuk menenangkan sang naga.

Keempat Raja Naga yang muncul dalam novel "Perjalanan ke Barat" adalah sebagai berikut:

  1. Ao Guang (敖廣), Raja Naga Laut Timur
  2. Ao Qin (敖欽), Raja Naga Laut Selatan
  3. Ao Run (敖閏), Raja Naga Laut Barat
  4. Ao Shun (敖順), Raja Naga Laut Utara

Nama keluarga para Long Wang tersebut, yaitu Ao (敖, "bermain, bangga"), tidak diketahui asal-usulnya. Nama-nama para Long Wang juga kerap bervariasi antar kisah-kisah yang menceritakan mereka.

Kultus

Tiongkok

Negara Tiongkok memiliki banyak kuil yang didedikasikan kepada Long Wang. Salah satu kuil di Peking dibangun pada masa Dinasti Yuan dan direnovasi pada awal abad ke-21.

Taiwan

Istana Chaotian (朝天宮) di Beigang, Kabupaten Yunlin di Taiwan berdevosi kepada Dewi Mazu. Kuil tersebut juga memiliki empat patung Long Wang berwujud manusia yang masing-masing mengendarai naga.

Lihat pula

Referensi

  1. Jeremy Roberts (2010). Chinese Mythology A to Z, Edisi kedua. New York: Chelsea House Publishers. ISBN 978-1-4381-2799-6.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan