Rabu, 23 September 2026
10:13 WIB
TERKINI
Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis
Tiandihui

Tiandihui

250px-%E5%8E%A6%E9%97%A8%E6%B4%AA%E9%97%A8%E8%85%B0%E7%89%8C.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Segel Hongmen, Amoy, abad ke-19.[1]
250px-%E4%B8%89%E5%90%88%E4%BC%9A%E8%85%B0%E7%89%8C.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Segel Hongmen, Guangdong abad ke-19.
Bagian dari seri tentang
Kepercayaan tradisional Tionghoa
Penyesuaian gaya dari grafem 禄 lù atau 子 zǐ yang masing-masing berarti "kemakmuran", "memajukan", "kesejahteraan" serta "anak", "keturunan". 字 zì, yang berarti "kata" dan "simbol", merupakan kata yang berkerabat dengan 子 zǐ dan menggambarkan seorang "anak" yang dinaungi di bawah sebuah "atap". Simbol ini pada akhirnya merupakan representasi kutub langit utara (Běijí 北极) dan konstelasi yang berputar mengelilinginya, sehingga setara dengan simbol Eurasia swastika, 卍 wàn.
Budaya Tionghoa

Tiandihui (天地會, "Paguyuban Langit dan Bumi") sering juga disebut Hongmen (洪門 / 洪门 "Keluarga Besar"), adalah organisasi persaudaraan Tiongkok dan secara historis merupakan perkumpulan rahasia sekte agama rakyat Tiongkok yang meniru Sekte Seroja Putih, loyalis dinasti Ming yang dianggap sebagai organisasi leluhur Tiandihui.[2] Karena menyebar ke berbagai county dan provinsi, Tiandihui memiliki banyak cabang dan kelompok serta dikenal dengan banyak nama, termasuk Sanhehui (Perhimpunan Tiga Harmoni). "Hongmen" yang ada saat ini kurang lebih identik dengan keseluruhan konsep "Tiandihui", meskipun nama "Hongmen" juga diklaim oleh beberapa kelompok kriminal, tetapi sekarang ini sudah bersifat murni sekuler.

Berdasarkan undang-undang Britania Raya yang berlaku di Hong Kong, semua perkumpulan rahasia Tiongkok secara kolektif dilihat sebagai ancaman kriminal dan didefinisikan sebagai "Triad", meskipun tidak semua anggota Hongmen seperti itu. Kata dan istilah "Triad" sebenarnya berasal dari "Perhimpunan Tiga Harmoni" (Sanhehui), yang saat ini maknanya telah menjadi sinonim dengan kejahatan terorganisir. Dengan warisan latar belakang seperti itu, Tiandihui menjadi kontroversial karena lebih dikenal sebagai Triad dan itu dilarang di Hong Kong.

Sarjana era Republik umumnya berpendapat bahwa Tiandihui didirikan oleh loyalis Ming di awal dinasti Qing untuk melawan invasi Manchu ke Tiongkok. Pada tahun 1964, sarjana Cai Shaoqing menerbitkan artikel bertajuk Tentang Asal Usul Tiandihui (關於天地會的起源問題), berdasarkan penelitiannya terhadap arsip Qing (sekarang dinamakan "Arsip Sejarah Utama") di Beijing. Dia menyimpulkan bahwa Tiandihui didirikan pada tahun 1761 dan akarnya terletak pada saling membantu ketimbang mengurusi politik nasional. Penafsirannya dikembangkan lebih lanjut oleh muridnya Qin Baoqi dan dikonfirmasi melalui penelitian independen oleh cendekiawan Taiwan, Zhuang Jifa.[3][4]

Pendiri Tiandihui adalah Ti Xi, Li Amin, Zhu Dingyuan dan Tao Yuan, semuanya berasal dari Zhangpu, Zhangzhou, Fujian, yang berbatasan dengan Guangdong.

Referensi

  1. Alexander Wylie: Secret Societies in China, in China Researches, p131, 1897 Shanghai, reprinted in USA by Nabu Public Domain Reprints
  2. Ownby (1995).
  3. Ownby & Heidhues (1993), hlm. 10.
  4. Murray & Qin (1994), hlm. 10.


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan