Rabu, 28 Oktober 2026
22:48 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Stasiun Jatiroto

Stasiun Jatiroto

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Stasiun Jatirogo.
Stasiun Jatiroto

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_JTR.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Jatiroto.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emplasemen Stasiun Jatiroto, 2023
Lokasi
Koordinat 8°7′17″S 113°21′50″E / 8.12139°S 113.36389°E / -8.12139; 113.36389
Ketinggian+29 m
Operator
Letak
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
LayananHanya untuk persilangan dan penyusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka01 Mei 1908 (1908-05-01)
Fasilitas dan teknis
FasilitasToilet 
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Sumberbaru
ke Kaliboto
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-8.1213888888889,113.36388888889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Jatiroto&revid=29560846&groups=_ea0e63a4186660d64dd599455ef25381b94ac7fa&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Jatiroto (JTR) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Jatiroto, Jatiroto, Lumajang; termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember pada ketinggian +29 meter. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api paling timur di Kabupaten Lumajang. Stasiun ini terletak di pusat kecamatan, sekitar 200 m ke arah selatan dari jalan raya Probolinggo–Jember, dan berdekatan dengan perbatasan Lumajang dan Jember.

Sejarah

250px-Station_S._S._%28titel_op_object%29%2C_NG-1987-10-A-16.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Jatiroto (1917) dalam album foto

Stasiun Jatiroto tidak dibangun bersamaan dengan jalur kereta api Bangil–Kalisat. Stasiun ini dibangun sehubungan dengan proyek pembangunan Pabrik Gula Jatiroto; dibuka pada tanggal 1 Mei 1908 atas permohonan dari Handelsvereeniging Amsterdam (HVA), pemilik pabrik tersebut. Bangunan stasiun tersebut sengaja dibangun dengan ukuran agak besar agar dapat digunakan tidak hanya untuk pelayanan angkutan tebu, tetapi juga untuk layanan kereta api penumpang cepat dari dan menuju Surabaya.[4] Sebagai dampak dari pembukaan stasiun ini, SS menurunkan status Halte Kaliboto menjadi stopplaats (perhentian) pada saat yang sama.[5]

Pabrik Gula Djatiroto resmi dibuka dalam acara meriah yang dihadiri oleh perwakilan dari pimpinan HVA, Kriesfield. Laporan tersebut dicatat melalui laporan kabar telepon dan telegram yang dikirim kepada de Locomotief dan terbit pada tanggal 13 November 1908.[6] Untuk mendukung operasional Pabrik Gula Djatiroto, terdapat jalur cabang dari sisi timur emplasemen menuju pabrik gula yang berlokasi tepat di selatan stasiun.[7] Namun, jalur cabang tersebut telah berhenti beroperasi sejak kisaran tahun 1999.

PT KAI sempat menerapkan kebijakan bahwa semua KA harus melintas langsung di seluruh stasiun di Lumajang untuk mensterilkan stasiun dan KA dari pedagang asongan sejak 17 Agustus 2013 hingga 7 April 2015.[8][9] Namun, sejak berlakunya Gapeka 2025 per 1 Februari 2025,[10] layanan penumpang di stasiun ini dihapus sehingga hanya melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api saja.

Bangunan dan tata letak

250px-Percab_PG_Djatiroto_2023.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisa rel jalur cabang dari Stasiun Jatiroto menuju Pabrik Gula Jatiroto

Stasiun ini awalnya memiliki empat jalur kereta api[11] dengan jalur 2 merupakan sepur lurus, tetapi jalur 4 sudah dibongkar sejak lama sehingga kini tersisa tiga jalur saja.[12] Dahulu, dari jalur 1 di emplasemen timur terdapat jalur cabang ke arah selatan menuju Pabrik Gula Jatiroto untuk mengangkut produk olahan tebu. Namun, jalur tersebut sudah lama tidak beroperasi dan weselnya pun dicabut.

Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Tanggul, terdapat Perhentian Sumberbaru dan Pondokdalem[13] yang sudah dinonaktifkan karena letaknya yang kurang strategis dan jarak antarstasiun yang berdekatan dengan Stasiun Jatiroto. Sedangkan ke arah barat sebelum Stasiun Randuagung, terdapat Perhentian Kaliboto yang juga sudah dinonaktifkan dengan alasan yang sama.

Galeri

  • Tampak muka Stasiun Jatiroto
    Tampak muka Stasiun Jatiroto
  • Tampak dalam
    Tampak dalam
  • Peron stasiun, 2015
    Peron stasiun, 2015
  • Pintu masuk Stasiun Jatiroto, 2025
    Pintu masuk Stasiun Jatiroto, 2025
  • Persilangan Kereta api antara Kereta api Probowangi dengan Kereta api Logawa di Stasiun Jatiroto, 2025
    Persilangan Kereta api antara Kereta api Probowangi dengan Kereta api Logawa di Stasiun Jatiroto, 2025
  • Emplasemen sebelah timur Stasiun Jatiroto
    Emplasemen sebelah timur Stasiun Jatiroto

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  4. ↑ "Besoeki". de Locomotief. 1911-10-05.
  5. ↑ "Staatsspoorwegen op Java - Oosterlijnen (Advertentie)". De Nieuwe Vorstenlanden. 1908-04-25.
  6. ↑ "Feest te Djatiroto". de Locomotief. 1908-11-13.
  7. ↑ "Tanggoel" (Peta). 1:50.000 (dalam bahasa Belanda). Batavia: Reproductiebedrijf topografische dienst. 1926.{{cite map}}: |title= tidak ada atau kosong
  8. ↑ Wahyunik, Sri (2013-08-17). "Kereta Api Tidak Lagi Berhenti di Stasiun Lumajang". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2018-05-28.
  9. ↑ Wahyunik, Sri (2015-04-09). "Hore, Kereta Api Kini Berhenti di Lumajang". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2018-05-28.
  10. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  11. ↑ Kurkdjian, Atelier; Wirix, F.J. (1917). "Station S. S. (titel op object), NG-1987-10-A-16" (dalam bahasa Belanda). Treinstation van Djatiroto met vier spoorlijnen met op twee daarvan enkele wagons.
  12. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2023 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2023-04-14. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2023-05-11 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  13. ↑ Officieele reisgids der spoor- en tramwegen en aansluitende automobieldiensten op Java en Madoera. Solo: N.V. Sie Dhian Ho. 1926. hlm. 69.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kaliboto
menuju Bangil
Surabaya–Bangil–Kalisat
Bangil–Kalisat
Sumberbaru
menuju Kalisat
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
II - Bandung
(Kategori)
III - Cirebon
(Kategori)
IV - Semarang
(Kategori)
V - Purwokerto
(Kategori)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
VII - Madiun
(Kategori)
VIII - Surabaya
(Kategori)
IX - Jember
(Kategori)
Komuter Jabodetabek
Komuter Yogyakarta dan Solo
Kereta Cepat Indonesia-China
120px-Jakarta_Kota_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Bandung_Utara_2021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cirebon_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Semarang_Tawang_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Purwokerto_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Yogyakarta_Tugu_Station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_Madiun_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Stasiun_SGU_Baru_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-StasiunJR_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
III – Palembang
(Kategori)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
Komuter Palembang
KAI Bandara
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan