Minggu, 20 September 2026
16:27 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Konstantin Novoselov

Konstantin Novoselov

fisikawan asal Uni Soviet

Konstantin Novoselov
250px-Konstantin_Novoselov_at_MIPT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir23 Agustus, 1974
KewarganegaraanBritania Raya
AlmamaterInstitut Fisika dan Teknologi Moskwa
Universitas Nijmegen
Dikenal karenaPembelajaran atas grafena
Karier ilmiah
BidangSolid State Physics
Tempat kerjaUniversitas Manchester
Jan Kees Maan, Andre K. Geim

Konstantin Novoselov (lahir 23 Agustus 1974)[1] adalah seorang fisikawan warga negara Inggris dan Rusia yang mendapat Penghargaan Nobel Fisika tahun 2010 bersama Andre K. Geim untuk penemuan mereka di bidang material grafena (graphene) 2 dimensi.[1]

Pendidikan

Konstantin Novoselov mengawali pendidikan tinggi di tingkat sarjana sebagai mahasiswa ilmu fisika di Institut Fisika dan Teknologi Moskow. Ia mulai menjadi mahasiswa sejak tahun 1991 dan menyelesaikan studinya pada tahun 1994. Setelah menamatkan studi, Novoselov melanjutkan pendidikan magister di Belanda. Ia memilih ilmu kedokteran di Universitas Nijmegen. Pendidikan doktoral ditempuhnya Uniersitas Manchester, Inggris. Setelah menamati pendidikan tinggi, ia bekerja sebagai fisikawan untuk negara Inggris dan Rusia.[2]

Rujukan

  1. 1 2 Amir Sodikin (2010-10-8). "Geim dan Novoselov, Meraih Nobel Bermodal Selotip". Kompas. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-10-11. Diakses tanggal 2010-10-8.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  2. Elshabrina (2016). Tokoh Penemu Paling Hebat di Dunia (PDF). Cemerlang Publishing. hlm. 23–24. ISBN 978-602-7624-49-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Konstantin Novoselov.
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan