Senin, 28 September 2026
21:02 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Henry Way Kendall

Henry Way Kendall

fisikawan asal Amerika Serikat

250px-Henry_Kendall_by_Tom_Frost.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Henry Way Kendall

Henry Way Kendall (1926-1999) ialah fisikawan nuklir Amerika Serikat yang menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika 1990 dengan Jerome Friedman dan Richard Taylor sebab menjadi peneliti pertama yang mendapatkan fakta percobaan untuk keberadaan partikel subatom yang dikenal sebagai kuark.

Kendall belajar di Amherst (Mass.) College (B.A., 1950) dan Institut Teknologi Massachusetts, atau MIT (Ph.D., 1955), dan, setelah mengabdi pada Anggota Yayasan Ilmiah Nasional AS di Massachusetts Institute of Technology, mengajar dan melakukan riset di Universitas Stanford (1956-1961). Pada 1961 ia menjadi anggota staf pengajar di MIT, menjadi guru besar pada 1967.

Kendall dan koleganya dipuji Komite Nobel untuk "pemecahan dalam pengertian kami dari zat" mereka yang dicapai selama bekerja bersama di Pusat Akselerator Linear Stanford dari 1967 sampai 1973. Di sana mereka menggunakan akselerator partikel untuk mengarahkan sinar elektron berenergi tinggi pada sasaran proton dan neutron. Jalan yang mana elektron menyebar dari sasaran menandakan bahwa proton dan neutron tidak padat, secara keseluruhan benda yang tebal untuk diperkirakan jika merupakan unsur dasar yang sesungguhnya, tetapi malahan were tersusun dari partikel yang tetap lebih kecil. Ini memperkuat keberadaan quark yang pertama kali dihipotesiskan secara bebas pada 1964 oleh Murray Gell-Mann dari Institut Teknologi California dan George Zwerg. Kendall juga melakukan riset mengenai struktur nuklir, hamburan elektron berenergi tinggi, dan dalam fisika meson dan neutrino. Ia merupakan pendiri Union of Concerned Scientists.

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan