Minggu, 20 September 2026
21:41 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Polykarp Kusch

Polykarp Kusch

fisikawan asal Amerika Serikat

Polykarp Kusch
250px-Polykarp_Kusch.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1911-01-26)26 Januari 1911
Meninggal20 Maret 1993(1993-03-20) (umur 82)
AlmamaterUniversity of Illinois
Case Institute of Technology
Dikenal karenaPengukuran momen magnetik elektron
Karier ilmiah
Tempat kerjaUniversitas Texas, Dallas
Universitas Columbia
F. Wheeler Loomis
Mahasiswa terkenal
Gordon Gould

Polykarp Kusch (26 Januari 1911  20 Maret 1993) ialah fisikawan Jerman-Amerika Serikat. Pada tahun 1955, ia dianugerahi Nobel Fisika bersama dengan Willis Lamb untuk penentuan akurat bahwa momen magnetik elektron lebih besar daripada nilai teoretisnya, sehingga menimbulkan pertimbangan kembali —dan terobosan dalam—elektrodinamika kuantum.

Ia menerima gelar sarjana dalam fisika dari Case Institute of Technology (sekarang Case Western Reserve University) pada tahun 1931. Dari University of Illinois, ia menerima gelar magister pada tahun 1933 dan Ph.D. pada tahun 1936. Ia menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai profesor di Columbia University, New York City, dan menjabat sebagai pembantu rektor selama beberapa tahun sebelum pindah ke University of Texas, Dallas yang baru dibentuk. Selama tinggal di Columbia, ia adalah penasihat doktoral Gordon Gould, penemu laser.

Sebuah asrama kediaman untuk mahasiswa prasarjana di Case Western Reserve University, Cleveland, Ohio di Kampus Selatan dinamai menurut Dr. Kusch. Bangunan itu bernama Kusch House. Terletak di Carlton Road, Cleveland Heights.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang


40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan