Kamis, 29 Oktober 2026
11:53 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Gustav Hertz

Gustav Hertz

fisikawan asal Jerman Timur

Bagikan:
Gustav Ludwig Hertz
250px-Gustav_Hertz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hertz pada tahun 1925
Lahir(1887-07-22)22 Juli 1887
Meninggal30 Oktober 1975(1975-10-30) (umur 88)
AlmamaterUniversitas Humboldt Berlin
Dikenal karenaPercobaan Franck-Hertz
Karier ilmiah
BidangFisika
Tempat kerjaUniversitas Martin Luther Halle-Wittenberg
Universitas Teknologi Berlin
Universitas Leipzig
Heinrich Rubens
Max Planck
Mahasiswa doktoral
Heinz Pose
Catatan
Ayah dari Carl Hellmuth Hertz, salah satu penemu ekokardiografi.[1]
Kakek dari Hans Hertz, penemu tabung sinar-X microfocus.[2]

Gustav Ludwig Hertz (22 Juli 1887 – 30 Oktober 1975) adalah seorang fisikawan Jerman, dan keponakan Heinrich Rudolf Hertz. Ia memenangkan Penghargaan Nobel pada 1925 untuk studi dalam kooperasi dengan James Franck mengenai laluan elektron melalui gas.

Ia adalah ayah Carl Hellmuth Hertz.

Referensi

  1. ↑ Singh, S; Goyal, A (2007). "The origin of echocardiography: a tribute to Inge Edler". Tex Heart Inst J. 34 (4): 431–8. PMC 2170493. PMID 18172524.
  2. ↑ Diarsipkan 2017-02-10 di Wayback Machine Wallenberg Foundation, "X-ray research that raises hopes", with portrait photograph of Dr. Hans Hertz and photographs of the Doctor in his laboratories

Lihat pula

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gustav Hertz.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan