Jumat, 09 Oktober 2026
01:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Kerajaan Jerman

Kerajaan Jerman

kerajaan di Eropa Tengah

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Kekaisaran Jerman.
330px-Kingdom_of_Germany_1004.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Kerajaan Jerman di Kekaisaran Romawi Suci dan Eropa sekitar tahun 1004 setelah Kadipaten Bohemia bergabung dengan Kekaisaran Romawi Suci.

Regnum Teutonicum (dapat diterjemahkan menjadi "Kerajaan Teutonik" atau "Kerajaan Jerman"; bahasa Jerman:Deutsches Reich) adalah istilah dalam historiografi Jerman yang mengacu kepada bekas wilayah timur Kekaisaran Karoling. Seperti Inggris Anglo-Saxon dan Prancis abad pertengahan, istilah ini bermula sebagai "gabungan, himpunan sejumlah gentes [rakyat] dan regna [kerajaan] yang terpisah dan merdeka."[1] Francia Timur (Ostfrankenreich) dibentuk oleh Perjanjian Verdun pada tahun 843 dan dikuasai oleh Dinasti Karoling hingga tahun 911. Setelah itu, rajanya dipilih oleh para elektor. Elektor-elektor ini pada awalnya merupakan para penguasa kadipaten suku. Setelah tahun 962, setelah Otto I dimahkotai sebagai Kaisar Romawi Suci, kerajaan ini menjadi bagian terbesar Kekaisaran Romawi Suci, yang juga mencakup Kerajaan Italia (setelah tahun 951), Bohemia (setelah tahun 1004) dan Bourgogne (setelah tahun 1032).

Istilah rex teutonicorum ("Raja Orang-Orang Jerman") pertama kali digunakan di arsip umum Paus Gregorius VII selama Kontroversi Penobatan (akhir abad ke-11), kemungkinan sebagai alat polemik untuk melawan Kaisar Heinrich IV.[2] Pada abad ke-12, dengan tujuan untuk menegaskan karakter kekaisaran dan transnasional jabatan mereka, Kaisar Romawi Suci mulai menggunakan gelar rex Romanorum (Raja Orang-Orang Romawi) pada saat dipilih (oleh pangeran-elektor, tujuh uskup Jerman dan bangsawan). Gelar yang terpisah untuk Jerman, Italia dan Bourgogne (masing-masing dengan istana, hukum dan arsip mereka sendiri)[3] secara perlahan tidak lagi digunakan. Seusai diberlakukannya reformatio imperii dan keputusan Dewan Augsburg mengenai agama Protestan, wilayah Jerman di Kekaisaran Romawi Suci dibagi menjadi beberapa Reichskreise (lingkar kekaisaran).[4]

Catatan kaki

  1. ↑ Gillingham (1991), hlm. 124, menyebutnya sebagai "satuan politik tunggal tak terpisahkan selama abad pertengahan." Ia menggunakan istilah "Jerman abad pertengahan" untuk periode dari abad ke-10 hingga ke-15.. Robinson, "Pope Gregory", hlm. 729.
  2. ↑ Robinson, "Pope Gregory", hlm. 729.
  3. ↑ Cristopher Cope, Phoenix Frustrated: the lost kingdom of Burgundy, hlm. 287
  4. ↑ Bryce, hlm. 243

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan