Minggu, 18 Oktober 2026
13:31 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Leo Esaki

Leo Esaki

fisikawan asal Jepang

Bagikan:
Leo Esaki
250px-Leo_Esaki_1959.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fisikawan Jepang Reona Esaki dari Sony menampilkan 'Esaki Diode' pada 29 Desember 1959
LahirMarch 12, 1925 (1925-03-12)
Dikenal karenaelectron tunneling, Esaki diode
Karier ilmiah
BidangApplied physics

Leo Esaki (江崎 玲於奈; transkripsi yang benar Esaki Reona; juga dikenal sebagai Esaki Leona, (lahir 12 Maret 1925) adalah fisikawan Jepang-Amerika Serikat yang bekerja pada peralat kristal (diode semikonduktor) dan menunjukkan bahwa besarnya hambatan listrik kadang-kadang menurun dengan bertambahnya arus listrik. Ia menghubungkannya dengan penerowongan mekanika kuantum. Untuk penemuan ini, ia menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika 1973. Leo Esaki memenangkan hadiah Nobel ini bersama-sama dengan Ivan Giaever dan Brian David Josephson mengenai fenomena yang juga dikenal sebagai terobosan elektron (electron tunneling). Di dalam dunia elektronika, Esaki sering dikenal dengan hasil penemuannya berupa diode Esaki, yang dikembangkan berdasarkan prinsip dasar terobosan elektron tersebut.

Esaki dilahirkan di Osaka, Jepang, dan belajar ilmu Fisika di Universitas Tokyo, serta berhasil mendapatkan gelar Sarjana pada tahun 1947, kemudian gelar PhD pada tahun 1959. Hasil penemuan diode yang merupakan elemen dasar dari transistor dan sirkuit terintegrasi (IC chip) ini merupakan hasil riset yang dia lakukan pada tahun 1958 mengenai terobosan elektron di dalam benda padat. Pada tahun 1960, Esaki pindah ke Amerika Serikat dan bergabung dengan perusahaan IBM T.J. Watson Research Center, sampai akhirnya dia mendapatkan predikat dan status sebagai IBM Fellow pada tahun 1967.

Di antara beberapa buku yang pernah ditulisnya adalah:

  • Large scale integrated circuits technology: state of the art and prospects: proceedings of the NATO Advanced Study Institute on "Large Scale Integrated Circuits Technology: State of the Art and Prospects," Erice, Italy, July 15-27, 1981 / diedit oleh Leo Esaki dan Giovanni Soncini(1982)
  • Highlights in condensed matter physics and future prospects / diedit oleh Leo Esaki (1991)

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang


40px-Emperor_Showa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan