Sabtu, 10 Oktober 2026
21:32 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Ernst Ruska

fisikawan asal Jerman

Bagikan:
Ernst Ruska
Lahir
Ernst August Friedrich Ruska

(1906-12-25)25 Desember 1906
Meninggal27 Mei 1988(1988-05-27) (umur 81)
Berlin Barat, Germany
AlmamaterUniversitas Teknologi Berlin
Universitas Teknik München
Dikenal karenaMikroskop elektron
KerabatHelmut Ruska (saudara)
Karier ilmiah
BidangFisika
Tempat kerjaInstitut Fritz Haber
Technical University of Berlin
Max Knoll
Catatan
Ernst Ruska membangun mikroskop elektron transmisi (TEM) pertama dengan mentornya Max Knoll.

Ernst August Friedrich Ruska (25 Desember 1906 – 27 Mei 1988) adalah seorang fisikawan Jerman.

Ruska lahir di Heidelberg. Ia dididik di Technische Universität München antara 1925-1927 dan kemudian memasuki Technische Universität Berlin, di mana menyatakan bahwa mikroskop yang menggunakan elektron, dengan gelombang 1.000 lebih pendek daripada cahaya, dapat menghasilkan gambar objek yang lebih jelas daripada mikroskop yang menggunakan cahaya, di mana magnifikasinya dibatasi oleh ukuran panjang gelombang. Pada tahun 1931, ia membuat sebuah lensa elektron dan menggunakannya untuk membuat mikroskop elektron pada tahun 1933.

Ruska bekerja di Siemens-Reiniger-Werke AG sebagai insinyur riset antara 1937-1955 lalu bertugas sebagai direktur Lembaga Mikroskopi Elektron Lembaga Fritz Haber from 1955 to 1972. Bersamaan dengan itu, Ruska bertugas di lembaga itu sebagai profesor di Universitas Teknik Berlin, dari tahun 1957 hingga pensiunnya pada tahun 1972. Pada tahun 1986, ia memenangkan separuh Penghargaan Nobel dalam Fisika untuk penemuannya pada optik elektron; Gerd Karl Binnig dan Heinrich Rohrer memenangkan seperempatnya untuk rancangan scanning tunneling microscope mereka. Ia meninggal di Berlin Barat pada tahun 1988.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang


Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan