Minggu, 11 Oktober 2026
07:46 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Ernest Lawrence

Ernest Lawrence

fisikawan asal Amerika Serikat

Bagikan:
Ernest_Orlando_Lawrence.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Ernest Lawrence

Ernest Orlando Lawrence ialah fisikawan Amerika Serikat.

Ia lahir pada 8 Agustus 1901 di Canton, South Dakota. Ia menerima gelar sarjana dalam kimia dari Universitas Dakota Selatan pada 1922, gelar master pada 1923 dari Universitas Minnesota, dan Ph.D. dari Universitas Yale pada 1925. Lawrence mengambil kedudukan lektor kepala dalam fisika di Universitas California, Berkeley, pada 1928 dan menjadi profesor termuda di fakultas itu pada 1930.

Pada 1929, Lawrence menemukan siklotron, pemercepat partikel yang digunakan untuk mengamati tumbukan atom yang mana memberi kemajuan besar dalam pengembangan bom atom. Mesin itu menggunakan elektromagnet untuk mempercepat partikel nuklir pada titik yang kemudian bisa membuat atom meledak, memproduksi unsur baru dan isotop radioaktif unsur yang ada.

Lawrence diangkat sebagai direktur di laboratorium radiasi universitas itu pada 1936 dan dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika 1939 untuk penemuan siklotron. Dengan cepat ia menjadi tokoh publik yang menonjol di Berkeley dan atas nominasinya pada Hadiah Nobel, majalah Time menampilan wajahnya di sampul depan dengan tulisan, "Ia menciptakan dan menghancurkan." Keberhasilan itu menjamin Lawrence pendanaan masa depan dari Berkeley untuk melanjutkan penelitiannya. Itu juga menandai awal hubungan jangka panjang antara pengawas universitas dan militer Amerika Serikat.

Pada musim panas 1939, Presiden AS Franklin D. Roosevelt menerima sebuah surat yang ditulis Szilard Leo dan ditandatangani Albert Einstein yang menunjukkan perhatian pada kemungkinan Jerman mengembangkan bom atom, yang mendorong Presiden Franklin Roosevelt mendirikan Komite Uranium, meski prioritasnya rendah untuk pelaksanaan 2 tahun. Fisikawan Britania Raya, Mark Oliphant, tiba di Berkeley pada 1942 dan menyuarakan perhatiannya mengenai bertambahnya ancaman bom atom Jerman pada Ernest Lawrence, yang dengan cepat memberi tahu Presiden Franklin Delano Roosevelt.

Lawrence dan Laboratorium Radiasinya memiliki akses untuk pendenaan federal tak terbatas karena pencapaian awalnya, yang memungkinannya membuat mesin baru "kalutron", yang mengubah siklotron hingga mampu memisahkan uranium-235 dari uranium heksaflorida yang bergas. Salah satu kalutron, bernama "Alpha-1," ditujukan untuk memproduksi uranium tingkat senjata yang diperlukan untuk inti bom.

Setelah PD II, Lawrence melanjutkan penelitiannya di bidang teknologi senjata nuklir dan menjadi penganjur pengembangan bom hidrogen. Dukungannya untuk senjata nuklir membuatnya menerima kedudukan bergengsi di mata militer AS. Di samping itu, 2 laboratorium nasional dinamainya menurut namanya. Pada 1958, Lawrence menghadiri Konferensi Jenewa untuk menangguhkan uji bom atom sebagai anggota delegasi dari Amerika Serikat.

Ernest Orlando Lawrence meninggal pada 27 Agustus 1958 di Palo Alto, California, namun ia meninggalkan warisan yang membentuk hubungan antara U.S. military dan perguruan tinggi di sana.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan