Senin, 21 September 2026
16:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
John Clauser

John Clauser

fisikawan asal Amerika Serikat

John Clauser
250px-John_Francis_Clauser_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
John Clauser in 2016
Lahir
John Francis Clauser

01 Desember 1942 (umur 83)
Pasadena, California, Amerika Serikat
AlmamaterInstitut Teknologi California (BS)
Universitas Columbia (MA, PhD)
Dikenal karenaEksperimen uji Bell, Ketidaksetaraan CHSH
Karier ilmiah
BidangMekanika kuantum
Tempat kerjaLaboratorium Nasional Lawrence Berkeley
Laboratorium Nasional Lawrence Livermore
Universitas California, Berkeley
J. F. Clauser and Associates
Situs webjohnclauser.com

John Francis Clauser ( /ˈklzər/ ; lahir 1 Desember 1942) adalah fisikawan teoretis dan eksperimental Amerika Serikat yang dikenal karena kontribusinya pada dasar-dasar mekanika kuantum, khususnya ketidaksetaraan Clauser–Horne–Shimony–Holt (CHSH).[1]

Dia dianugerahi Hadiah Nobel Fisika 2022, bersama dengan Alain Aspect dan Anton Zeilinger "untuk eksperimen dengan foton terjerat, menetapkan pelanggaran ketidaksetaraan Bell, dan mempelopori ilmu informasi kuantum".[2]

Biografi

Clauser lahir di Pasadena, California. Ia menerima gelar sarjana sains di bidang fisika dari Caltech di tahun 1964. Ia kemudian menerima Master of Arts bidang fisika pada tahun 1966 dan PhD fisika pada tahun 1969 dari Universitas Columbia.[1]

Dari tahun 1969 sampai 1996 ia bekerja terutama di Lawrence Berkeley National Laboratory, Lawrence Livermore National Laboratory, dan Universitas California, Berkeley.[1] Di tahun 1972 ia bekerja bersama dengan Stuart Freedman, melakukan eksperimen uji pertama terhadap prediksi teorema Bell-CHSH. Eksperimen ini merupakan pengamatan yang pertama terhadap pelanggaran ketidaksetaraan Bell.[butuh rujukan]

Di tahun 1974 ia bekerja bersama dengan Michael Horne, ia menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa generalisasi teorema Bell memberikan tekanan terhadap sifat-sifat alami dari teori tersebut. Hasil karya yang disebut dengan Ketidaksetaraan Clauser-Horne (CH) itu adalah serangkaian kebutuhan eksperimen dari realisme lokal yang pertama. Ia juga memperkenalkan "asumsi tanpa peningkatan CH" (CH no-enhancement assumption) di mana ketidaksetaraan CH direduksi menjadi ketidaksetaraan CHSH dan juga di mana berbagai uji eksperimen terkait juga menmberikan tekanan terhadap realisme lokal. Juga di tahun 1974 ia menghasilkan pengamatan pertama terhadap statistika sub-Poissonian untuk cahaya melalui pelanggaran ketidaksetaraan Cauchy–Schwarz untuk bidang elektromagnetika klasik, sehingga untuk pertama kalinya ia mendemonstrasikan karakter serupa partikel dari foton yang cukup jelas. Di tahun 1976 ia melakukan eksperimen uji kedua terhadap prediksi teorema Bell-CHSH.[butuh rujukan]

Clauser kemudian menerima Penghargaan Wolf bidang Fisika pada tahun 2010 bersama dengan Alain Aspect dan Anton Zeilinger. Ketiganya juga secara bersama-sama menerima Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 2022.[3]

Referensi

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan