Senin, 21 September 2026
05:51 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Philip Warren Anderson

Philip Warren Anderson

fisikawan asal Amerika Serikat

250px-Andersonphoto.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Philip Warren Anderson

Philip Warren Anderson (lahir 1923 - 2020) adalah fisikawan Amerika Serikat yang dididik di Universitas Harvard, menerima Ph.D. pada 1949 atas bimbingan John H. Van Vleck. Ia bekerja di Laboratorium Penelitian Angkatan Laut (1943-1945), lalu bekerja di Laboratorium Bell dari 1949 hingga pensiun pada 1984. Di samping itu, ia juga bekerja paruh waktu sebagai profesor pengunjung di Cambridge, Inggris, dan dari 1975 menjadi profesor di Princeton.

Ia mengadakan penelitian dalam mekanika kuantum, khususnya fisika teoretis, dari benda padat, magnetisme, superkonduktivitas, dan superfluiditas. Ia menerima Penghargaan Nobel Fisika 1977 dengan John van Vleck dan Nevill Mott atas penelitian teoretis fundamentalnya pada struktur elektron dan sistem kekacauan, karya-karya yang berkaitan dengan sifat-sifat semikonduktor.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan