Rabu, 28 Oktober 2026
05:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Didier Queloz

Didier Queloz

Fisikawan

Bagikan:
Didier Queloz
250px-Didier_Queloz%2C_2012_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Queloz di perayaan ulang tahun ke-50 European Southern Observatory, Residenz, Munich, 11 Oktober 2012.
LahirFebruary 23, 1966 (1966-02-23) (usia 60)
PekerjaanAstronom
PenghargaanWolf Prize in Physics (2017) Penghargaan Nobel Fisika (2019)

Didier Patrick Queloz (lahir 23 Februari 1966) adalah astronom asal Swiss yang menemukan beberapa eksoplanet di Grup Astrofisika Cavendish Laboratory, Cambridge, dan Universitas Jenewa. Queloz, Michel Mayor, dan Jim Peebles dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 2019.[1]

Pada tahun 1995, Queloz menjalani pendidikan S3 di Universitas Jenewa. Ia dan Michel Mayor, dosen pembimbingnya, menemukan eksoplanet pertama yang mengitari bintang urutan utama.[2] Atas penemuan ini, mereka dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika 2019.

Queloz menganalisis 51 Pegasi menggunakan pengukuran kecepatan radial (spektroskopi Doppler) dan spektrograph ELODIE di Observatorium Haute-Provence. Ia terkejut karena menemukan planet dengan masa orbit 4,2 hari. Ia awalnya melakukan analisis ini untuk melatih keterampilannya.[3] Planet 51 Pegasi b ini bertentangan dengan teori pembentukan planet yang disepakati saat itu.

Ia menerima BBVA Foundation Frontiers of Knowledge Award of Basic Sciences (bersama Michel Mayor) pada tahun 2011 karena mengembangkan instrumen astronomi dan teknik pengujian baru yang berbuah penemuan planet pertama di luar tata surya. Pada tahun 2017, ia menerima Wolf Prize in Physics.[4]

Referensi

  1. ↑ "The Nobel Prize in Physics 2019". Nobel Media AB. Diakses tanggal 8 Oktober 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Overbye, Dennis (12 Mei 2013). "Finder of New Worlds". The New York Times. Diakses tanggal 13 Mei 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Mayor, Michael; Queloz, Didier (1995). "A Jupiter-mass companion to a solar-type star". Nature. 378 (6555): 355–359. Bibcode:1995Natur.378..355M. doi:10.1038/378355a0.
  4. ↑ Jerusalempost Wolf Prizes 2017

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Pemenang Penghargaan Nobel tahun 2019
Kimia
120px-Nobel_Prize.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kesusastraan
Peter Handke (Austria)
Perdamaian
Diumumkan Jumat 11 Oktober, 11:00 CET
Fisika
Fisiologi atau Kedokteran
Ilmu Ekonomi
Diumumkan Senin 14 Oktober, 11:45 CET
1970-an
1980-an
1990-an
2000-an
2010-an
2020-an
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan