Minggu, 20 September 2026
20:38 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Pierre Agostini

Pierre Agostini

fisikawan asal Prancis

Pierre Agostini
US_Embassy_Sweden_2023_Nobel_Reception_%2853397591873%29_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir23 Juli 1941 (umur 85)
AlmamaterAix-Marseille University (BEd, DEA, PhD)
Dikenal karenaAbove-threshold ionization
RABBITT
Karier ilmiah
BidangAttosecond physics
Tempat kerjaCEA Saclay
Ohio State University
DisertasiAppareillage permettant la réalisation de filtres multidiélectriques UV: Étude des couches Sb2O3 cryolithe (1967)
Situs webphysics.osu.edu/people/agostini.4

Pierre Agostini adalah seorang ahli fisika dari Amerika, dan profesor di Ohio State University. Pada tahun 2023, ia dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika bersama Ferenc Krausz dan Anne L'Huillier atas hasil karya mereka "untuk metode eksperimental yang menghasilkan pulsa cahaya attodetik untuk mempelajari dinamika elektron dalam materi".[1]

Lihat juga

Referensi

  1. "The Nobel Prize in Physics 2023". Nobel Media AB. Diakses tanggal 3 Oktober 2023.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan