Senin, 12 Oktober 2026
14:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Luis Walter Alvarez

Luis Walter Alvarez

fisikawan asal Amerika Serikat

Bagikan:
American physicist, inventor and professor (1911–1988)Templat:SHORTDESC:American physicist, inventor and professor (1911–1988)
Artikel ini berisi tentang the American physicist. Untuk his grandfather, the Spanish physician, lihat Luis F. Alvarez. Untuk other people of the same name, lihat Luis Álvarez (disambiguation).

Templat:Good article

Luis Walter Alvarez
250px-LWA_Picture_Final.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Alvarez in 1961
Lahir(1911-06-13)13 Juni 1911
Meninggal1 September 1988(1988-09-01) (umur 77)
KewarganegaraanUSA
AlmamaterUniversity of Chicago
Dikenal karenaAccelerator mass spectrometry
Alvarez hypothesis
AN/CPS-1
Electron capture
Exploding-bridgewire detonator
Ground-controlled approach
Linear particle accelerator
Liquid hydrogen bubble chamber
Muon-catalyzed fusion
Muon tomography
Isolation of helium-3
Isolation of tritium
Measurement of neutron magnetic moment
Pasangan menikah
Geraldine Smithwick
​
​
(m. 1936;c. 1957)​

Janet L. Landis
​
(m. 1958)​
Karier ilmiah
BidangPhysics
Tempat kerjaUniversity of California, Berkeley
Arthur Compton
Tanda tangan
250px-Luis_Alvarez_signature.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Alvarez-luis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Luis Walter Alvarez

Luis Walter Alvarez (13 Juni 1911 – 1 September 1988) adalah fisikawan Amerika Serikat keturunan Spanyol. Ia adalah anak seorang dokter yang lahir di San Francisco, California. Ia belajar di Universitas Chicago di mana ia menerima gelar sarjana dan doktornya. Pada 1938 ia kembali ke California di mana ia menjadi profesor di Universitas California.

Penemuan ilmiah pertama Alvarez adalah fenomena penangkapan elektron orbital. Ia menemukan bahwa dalam unsur tertentu, nukleus bisa menangkap elektron orbit dalam. Ini mengakibatkan perubahan nuklida ke dalam lainnya yang bilangan protonnya lebih rendah. Pada 1939 Luis Alvarez bekerja dengan Felix Bloch untuk mengukur momen magnet neutron.

Di antara hal lainnya, Alvarez dihormati dengan pengembamgan sinar gelombang mikro, antena radar linear, dan radar pemandu untuk pesawat. Selama PD II, Alvarez, seperti ilmuwan lainnya, terlibat dalam penelitian militer dalam Proyek Manhattan. Ia ikut serta dalam pengembangan radar dan bom atom. Setelah perang berakhir, Alvarez bekerja dengan yang lainnya untuk membuat pemercepat proton linear pertama (1947) dan kamar balon untuk meneliti partikel subatom yang bermuatan listrik. Ia juga dihormati dengan pengembangan sistem TV berwarna, menemukan efek timur-barat sinar kosmos, mengenali partikel alfa berkisaran panjang yang menyertai fisi, menemukan pengamatan nonradioaktif pertama untuk isotop buatan, analisis spektrum 198 Hg (merkuri), spektrometer neutron, dan metode penyinaran X untuk piramida di Mesir. Pada 1968 Alvarez dianugerahi Hadiah Nobel Fisika untuk karyanya dalam mendeteksi, mencatat, dan menganalisis 70 partikel subatom.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan