| Bagian dari seri tentang |
| Kewawasan |
|---|
|
Lainnya |
|
|
Pencatatan mental adalah teknik meditasi kewawasan yang bertujuan memberi label pada pengalaman ketika pengalaman itu muncul.[1] Dalam praktiknya, hal ini berarti menggunakan satu kata untuk menggambarkan apa yang sedang dialami pada saat ini, misalnya "hangat", "gembira", "menolak", dan sebagainya.[1] Pengalaman tersebut dapat bersifat indriawi, emosional, maupun kognitif.[2]
Pencatatan mental memiliki beberapa fungsi, antara lain menambatkan meditator pada saat ini, meningkatkan keawasan secara keseluruhan, membantu mengenali pola-pola pengalaman, dan mengurangi identifikasi diri dengan pengalaman.[1]
Praktik pencatatan umum dijumpai dalam Buddhisme Burma.[3] Praktik ini merupakan bagian dari vipassanā.[4]
Lihat pula
Referensi
- 1 2 3 "Mental Noting – Insight Meditation Center" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-02-19.
- ↑ "Meditation 10: Mahasi Vipassana (or The Art of Noting) – Part 1". Middle Way Society (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-19.
- ↑ "Mental Noting | Buddhist Insight Network". www.buddhistinsightnetwork.org (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 19 Februari 2020. Diakses tanggal 2020-02-19.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "The Evolution of Social Meditation". www.socialmeditation.guide (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-02-04.