Kamis, 24 September 2026
02:14 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Gocujang

Gocujang

salah satu jenis saus

Gochujang
250px-Korean_chili_pepper_paste_GOCHUJANG.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gochujang dalam wadah tradisional Korea
Nama lainPasta cabai merah Korea
JenisBumbu fermentasi
DaerahKorea
Suhu penyajianSuhu ruang
Bahan utamaGochu-garu (bubuk cabai), beras ketan, bubuk meju (bubuk kedelai fermentasi)
Bahan yang umum digunakanGaram
VariasiGochujang tradisional, gochujang komersial
Hidangan serupaDoubanjiang, Ssamjang
Informasi lainKode HS: 2103.90.1030
Gocujang
250px-Kimchi_and_Gochujang_by_johl.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama korea
Hangul
고추장
Hanja
고추醬
RRgochujang
MRkoch'ujang
IPA[kotɕʰudʑaŋ]

Gocujang adalah pasta cabai untuk masakan Korea yang bahan utamanya adalah beras ketan dan bubuk cabai yang difermentasi.[1] Secara tradisional, fermentasi gocujang dilakukan di halaman rumah di dalam tempayan tembikar berukuran besar. Tempat diletakkan di alas dari susunan batu yang disebut jangdokdae (장독대).

Ciri khas gocujang adalah rasanya yang pedas sedikit manis walaupun kelihatan sangat merah. Di Korea, gocujang adalah bumbu yang sangat penting. Asal-usul kata gochujang adalah gochu (고추, cabai) dan jang (bumbu).

Sejarah

Orang Korea diperkirakan mulai mengenal cabai pada abad 16 Masehi.[2][3][4] Menurut Jungbo Sallim geongje (증보산림경제, 1765), gocujang dibuat dari campuran bubuk cabai, bubuk beras ketan, dan pasta kedelai yang disimpan hingga "matang" di bawah sinar matahari. Resep pembuatan gocujang dari abad ke-18 hampir sama dengan resep dari abad ke-19 hingga dipakai sekarang.[5]

Catatan tertua mengenai gochujang muncul dengan nama chojang (椒醬) dalam dokumen Tiongkok berjudul Sikui-simgam (食醫心鑒) pada akhir abad ke-9. Catatan tersebut menjelaskan bahwa untuk memperoleh makanan bergizi dan menyehatkan, orang-orang merebus ayam bersama gochujang, doenjang, daun bawang, dan jahe.[6]

Rujukan serupa juga ditemukan dalam dokumen abad ke-10 yang berjudul Sasi-chanyo (四時纂要). Sementara itu, dokumen-dokumen yang masih tersimpan di Korea dan berasal dari abad ke-15, seperti Hyangak-jipsongbang (鄕藥集成方), Euibangyuchi (醫方類聚), dan Siknyo-chanyo (食療瓚要), juga memuat penyebutan mengenai gochujang.[6]

Bahan baku dan resep gocujang berbeda-beda menurut zaman dan daerahnya, bisa dari campuran berbagai jenis tepung seperti kedelai, gandum, milet. Bubuk cabai, garam dapur, dan kecap asin dipakai sebagai bumbu, dan dimatangkan dengan difermentasi. Sebagai hasil fermentasi, rasa pedas cabai menjadi berkurang, dan beras ketan menjadi manis. Walaupun demikian, beberapa produsen juga menambahkan gula dari beras atau gula pasir.

Penggunaan

Selain sebagai bumbu yang penting untuk berbagai jenis masakan Korea, gocujang juga dicampurkan langsung ke dalam nasi dan diaduk seperti sewaktu memakan bibimbap. Gocujang adalah bumbu untuk membuat jjigae (gochujang jjigae), merendam daging (gochujang bulgogi),[7] membuat tteokbokki, dan penyedap sewaktu memakan naengmyeon. Saus cocol dapat dibuat dari campuran gocujang, kecap asin, bawang putih, dan minyak wijen.

Saus chogochujang (초고추장) dibuat dari mencampur gocujang dengan cuka dan biji wijen. Saus ini dipakai sewaktu memakan hoe dan hoedeopbap. Ssamjang (쌈장) dibuat dari campuran gocujang, doenjang, bawang bombai, dan daun bawang.

Lihat pula

Referensi

  1. "Apa Itu Gochujang? Mengenal Bumbu Pedas Khas Korea yang Mendunia". Liputan6. 12 November 2024. Diakses tanggal 23 April 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Guide to Korean Culture: Korea's cultural heritage (Edisi 2015). Seoul: Korean Culture and Information Service, Ministry of Culture, Sports and Tourism. 2015 [1995]. hlm. 131–133. ISBN 9788973755714.
  3. Park, Jae Bok (Spring 1999). "Red Pepper and Kimchi in Korea" (PDF). Chile Pepper Institute Newsletter. Vol. 8, no. 1. hlm. 3. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 7 Oktober 2018. Diakses tanggal 20 Maret 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Marianski, Stanley; Marianski, Adam (2012). Sauerkraut, Kimchi, Pickles & Relishes. Seminole, FL: Bookmagic. hlm. 45. ISBN 9780983697329.
  5. "Gochujang (Hot Pepper Paste)". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-01-24. Diakses tanggal 2008-11-26.
  6. 1 2 Kwon, Dae Young; Chung, Kyung Rhan; Yang, Hye-Jeong; Jang, Dai-Ja (2015-03). "Gochujang (Korean red pepper paste): A Korean ethnic sauce, its role and history". Journal of Ethnic Foods (dalam bahasa Inggris). 2 (1): 29–35. doi:10.1016/j.jef.2015.02.006. ISSN 2352-6181.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  7. "Gochujang (Hot Pepper Paste)". VisitKorea.or.kr.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-12. Diakses tanggal 2013-04-19.

Pranala luar

Makanan pokok
Makanan sampingan
Sayur dan hasil laut fermentasi
Sup / rebusan
Banchan
Makanan ringan
Minuman
Saus
Peralatan dapur
Ritual dan
festival
Serbaneka
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan