Sabtu, 26 September 2026
18:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Hwachae

Hwachae

variasi minuman khas Korea

Hwachae
250px-Korean_fruit_punch-Milgam_hwachae-02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenisminuman tak beralkohol Suntingan nilai di Wikidata
AsalKorea Suntingan nilai di Wikidata
250px-Korean_fruit_punch-Milgam_hwachae-02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Milgam Hwachae.

Hwachae (화채) adalah minuman tradisional khas Korea yang terbuat dari sari buah-buahan.[1][2] Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat hwachae adalah buah stroberi, persik dan jeruk. Sari yang digunakan untuk bahan pemanis antara lain omija (sejenis buah tanaman liar), madu, dan buah herbal. Hwachae diberi hiasan pelengkap seperti bunga azalea pada saat musim semi, kelopak bunga mawar pada saat musim panas dan buah pir pada musim gugur.[1] Hiasan buah atau bunga dapat pula digantikan dengan kue beras atau mie dari pati yang bergizi.[1] Omija lebih disukai karena memiliki rasa manis dan asam serta khasiatnya yang bermanfaat untuk menambah energi.[1] Untuk memaksimalkan rasa buahnya, omija direbus sehingga menghasilkan rasa asam dan pahit.

Pada musim gugur, hwachae dibuat dengan menggunakan sari jeruk yang manis.[1] Bahan pelengkapnya adalah potongan buah jeruk dan pir, kemudian diberi gula atau madu sebagai pemanis.[1] Sebagai hiasan, ditambahkan pula biji-bijian seperti kacang cemara.[1] Jenis minuman hwachae lain adalah sunchae (lili air), waegamja (ubi jepang), pokbunja (beri hitam), sansa (buahhawthorn merah), karyeon (lotus), dan tuchung.[1]

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hwachae.
  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 Yoon, Sook-ja (2005). "Hwachae; Refreshing Beverage to Beat the Summer Heat" (PDF). Koreana. 19: 80-83. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2010-05-31.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |month= diabaikan
  2. ↑ (Indonesia) Hwachae Diarsipkan 2010-11-23 di Wayback Machine., kbs. Diakses pada 31 Mei 2010.


Ikon rintisan

Artikel bertopik minuman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan