Kamis, 24 September 2026
17:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Sikhye

Sikhye

250px-Korean_rice_punch-Sikhye-01A.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sikhye

Sikhye adalah jenis minuman khas Korea yang terbuat dari nasi yang difermentasikan dengan tepung ragi.[1][2] Minuman ini disajikan sebagai minuman ringan dan bermanfaat untuk melancarkan saluran pencernaan.[1] Tepung ragi yang terbuat dari tepung jewawut dilarutkan dalam air panas dan kemudian disaring sampai ampasnya mengendap.[1] Larutan air ini kemudian dituangkan ke dalam panci bersama nasi yang telah direbus.[1] Hasil rebusan ini dinamakan sikhye.[1] Sikhye dapat diberi pemanis seperti gula dan madu untuk menambah rasa.[1] Setelah selesai, maka rebusan ini akan disajikan dingin.[1] Saat ini untuk membuat sikhye dapat menggunakan alat penanak nasi atau rice cooker.[1] Sikhye memiliki ciri khas rasa yang lembut dan rasa manis yang tidak berlebihan dan saat ini telah dikembangkan menjadi minuman ringan yang disukai masyarakat Korea.[1] Tradisinya minuman ini disajikan pada saat hari-hari besar seperti Seollal, Dano, Chuseok serta pada persembahan kepada arwah leluhur di altar.[1]

Reflist

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sikhye.
  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 An Illustrated Guide to Korean Culture - 233 traditional key words. Seoul: Hakgojae Publishing Co. 2002. hlm. 95. ISBN 89-8546-98-1.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjang
  2. (Inggris) Sikhye[pranala nonaktif permanen], kbs. Diakses pada 8 Juni 2010.
Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan