Senin, 12 Oktober 2026
07:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Teh Korea

Teh Korea

Bagikan:
250px-Korean_chrysanthemum_tea-Gukhwacha-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Teh bunga seruni, gukhwacha.

Teh di Korea adalah jenis minuman Korea yang diistilahkan dengan cha (차;茶).[1] Tradisi minum teh di Korea diperkirakan pertama kali dipraktikkan sejak abad ke-6 atau 7 oleh para biksu yang kembali dari belajar agama Buddha di Tiongkok.[2] Tulisan-tulisan dalam Samguk Yusa dan Samguk Sagi menyebutkan bahwa penguasa-penguasa Silla menikmati minuman teh, seperti Ratu Seondeok (bertahta 632-647) dan Raja Munmu (661-681).[2] Raja Heungdeok (826-836) tercatat pernah menerima bibit tanaman teh dari kaisar Dinasti Tang pada tahun 828.[2] Pada saat itu teh adalah minuman kaum bangsawan, pejabat, sarjana dan biksu-biksu, sementara rakyat jelata atau petani lebih menyukai minum sungnyung.[2]

Jenis-jenis teh Korea dan manfaatnya

Kini teh di Korea terdiri dari berbagai jenis, bisa dibuat dari bahan selain daun teh.

  • Teh hijau (nokcha), minuman yang terbuat dari pucuk daun teh.[3] Sejarahnya dimulai setelah dibawa oleh utusan Silla setelah kembali dari Tiongkok. Bibit teh mulai ditanam pada abad ke-9 dan sejak saat itu hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja.
  • Teh ginseng (insamcha), minuman yang terbuat rebusan air madu dengan ginseng yang diiris tipis-tipis.[4]
  • Teh jahe (saenggangcha), teh rebusan jahe.[4] Dalam buku pengobatan kuno Korea, teh jahe berkhasiat untuk meredakan demam.
  • Teh garut (chikcha), teh umbi garut. Rasanya manis, berbulir. Dapat menyembuhkan diare dan mengatasu pegal-pegal di bahu.
  • Teh ssanghwa (ssanghwacha), teh rebusan tanaman ssanghwa.[4] Dapat diminum sebagai tonik untuk meredakan demam atau mengatasi kelelahan.
  • Teh mint (bakhacha), teh rebusan daun mint kering. Diminum untuk melegakan pikiran dan saraf yang tegang.
  • Teh yuzu (yujacha), teh rebusan kulit yuzu yang diiris tipis dan ditambah gula. Memiliki rasa yang asam dan segar.
  • Teh beri goji (gugicha), teh herbal rebusan beri goji (Lycium). Diminum untuk menambah tenaga dan mengatasi kelelahan.
  • Teh buah omija (omijacha), teh dengan 5 rasa dari buah omija (Schisandra chinensis), berasa asam, pahit, manis, asem dan asin.
  • Teh biji cassia (gyeolmyeongjacha), teh rebusan biji Senna obtusifolia (cassia). Warna teh kemerahan. Bermanfaat untuk meredakan sakit kepala dan memperjelas mata kabur.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Category:Tea of Korea.
  1. ↑ (Korea)차란 무엇인가?, koreartnet. Akses: 17-09-2011.
  2. 1 2 3 4 (Inggris) Sŏ, Chŏng-su (2004). Encyclopedia of Korean culture. Seoul: Hansebon. ISBN 8-9747-6148-3.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  3. ↑ (Inggris) Nokcha[pranala nonaktif permanen], hansik. Akses: 17-09-2011.
  4. 1 2 3 Traditional Teas Diarsipkan 2010-12-20 di Wayback Machine, visitkorea. Akses: 17-09-2011.
Makanan pokok
Makanan sampingan
Sayur dan hasil laut fermentasi
Sup / rebusan
Banchan
Makanan ringan
Minuman
Saus
Peralatan dapur
Ritual dan
festival
Serbaneka
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan