Rabu, 30 September 2026
06:18 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Jeotgal

Jeotgal

kategori untuk makanan laut asin khas Korea

Bagikan:
250px-Korea-Gyeongdong_Market-Various_jeotgal-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jeotgal

Jeotgal adalah jenis makanan fermentasi khas Korea yang terbuat dari berbagai jenis produk laut seperti ikan, kerang dan udang.[1][2] Jeotgal difermentasikan dengan garam sehingga rasanya asin.[1] Lingkungan semenanjung Korea dikelilingi oleh lautan yang menjadi tempat pertemuan arus panas dan dingin sehingga jumlah dan jenis produk laut sangat bervariasi.[1] Di samping bekerja sebagai petani, orang Korea juga beraktivitas sebagai nelayan saat musim tanam belum dimulai.[1] Sejarah jeotgal telah ada sejak zaman kerajaan Silla dan pada teks sejarah dituliskan bahwa raja yang menikahi seorang wanita akan memberikan jeotgal pada mertuanya sebagai hadiah.[1] Pada zaman Dinasti Goryeo dan Joseon, produk jeotgal lebih banyak dan bervariasi daripada sekarang dan menjadi lauk penting di meja makan pada saat itu.[1] Jenis-jenis produk laut yang dapat dibuat menjadi jeotgal adalah udang, teri, kerang, cumi-cumi, croaker, pollack, udang kecil, gurita, conch, hairtail dan sebagainya.[1] Metode untuk memfermentasikannya pun bermacam-macam, tetapi pada umumnya setelah sebulan atau lebih difermentasikan, jeotgal boleh dimakan.[1] Pada saat dimakan, jeotgal diberi bawang perai atau bawang putih untuk menambah rasa.[1] Selain itu dapat pula dimakan bersama kimchi atau sayuran.[1] Jeotgal sering kali menjadi bahan yang ditambahkan dalam rebusan (jjigae) dan sup (guk).[1]

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jeotgal.
  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 An Illustrated Guide to Korean Culture - 233 traditional key words. Seoul: Hakgojae Publishing Co. 2002. hlm. 45-46. ISBN 89-8546-98-1.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjang
  2. ↑ (Inggris) Main meal, side dish, foodinkorea. Diakses pada 8 Juni 2010.


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan