Kamis, 08 Oktober 2026
17:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Tteokbokki

Tteokbokki

Hidangan kue beras Korea

Bagikan:
Tteokbokki
250px-Tteokbokki.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama Korea
Hangul
떡볶이
Alih AksaraTteokbokki
McCune–ReischauerTtŏkpokki

Tteokbokki (bahasa Korea:떡볶이) adalah hidangan Korea berupa tepung beras yang dimasak dalam bumbu gochujang yang pedas dan manis. Tepung beras yang dipakai berbentuk bulat batang yang memanjang. Makanan ini juga termasuk dalam makanan internasional. Rempah-rempah yang digunakan di masakan ini bisa dibilang akan sedikit familiar di lidah orang-orang.

Pada awalnya, makanan ini berasal dari masakan istana Dinasti Joseon yang disebut gungjung tteokbokki. Pada waktu itu, masakan ini berupa huintteok yang dimasak dengan kecap asin dengan daging sapi, bagogari, kecambah, kacang hijau, peterseli, shiitake, wortel, dan bawang bombay. Rasanya jauh berbeda dari tteokbokki berbumbu cabai yang dikenal sekarang. Selain itu, tteok yang dipakai bisa terdiri dari 5 warna yang melambangkan Korea, yaitu merah, kuning, putih, hitam, dan biru.[1]

Sejarah

Bahan baku pembuatan tteokbokki yaitu tteok, diketahui telah dibuat sebelum periode Tiga Kerajaan Korea. Namun resep tteokbokki baru tercatat dalam sejarah pada buku berjudul Siui Jongseo. Buku ini ditulis pada periode akhir kekuasaan Dinasti Joseon.[2] Catatan lain pada masa Dinasti Joseon yang memuat tentang tteokbokki adalah buku berjudul Shingnyo Chanyo. Buku ini ditulis oleh Jeon Sunui pada tahun 1460 M sebagai catatan medis mengenai penyembuhan dengan makanan. Dalam buku ini, tteokbokki menjadi salah satu makanan yang digunakan dalam penyembuhan.[2]

Setelah Perang Korea, tteokbokki pertama kali dijual kembali di kawasan Sindang-dong, Seoul. Penjualannya melalui kios-kios kecil yang kemudian menjadikan kawasan Sindang-dong sebagai pusat penjualan tteokbokki. Di kawasan ini, tteokbokki dijual dengan tambahan bumbu cabai.[3]

Penjualan tteokbokki kemudian meningkat statusnya dari jajanan pinggir jalan menjadi waralaba makanan. Peningkatan ini terjadi karena meningkatnya permintaan tteokbokki di antara orang Korea. Tteokbokki juga menjadi terkenal karena budaya pop Korea yang makin dikenal luas di dunia. Budaya ini memperkenalkan elemen kehidupan yang menyertainya orang Korea termasuk soal makanan. Tteokbokki menjadi salah satu yang mudah diterima karena rasanya cocok dengan lidah banyak orang.[2]

Penelitian

Sejak tahun 2009, Pemerintah Korea Selatan mendirikan Laboratorium Tteokbokki. Tujuannya untuk menjadikan tteokbokki sebagai produk internasional. Laboratorium ini mengadakan riset pasar, pengembangan saus dan kue beras, dan pengembangan metode memasak. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan agar tteokbokki sesuai dengan selera orang dari berbagai negara. Laboratorium Tteokbokki juga memasarkan tteokbokki dengan ejaan "Topokki" agar terlihat lebih ramah untuk pasar internasional. Proyek penelitian dan pengembangan ini telah mengusahakan pembuatan tteokbokki dari beras untuk menggantikan tepung. Penggantian bahan ini untuk lebih menunjukkan ciri khas makanan Korea.[2]

Variasi

  • Haemul tteokbokki (해물 떡볶이, tteokbokki makanan laut)
    Haemul tteokbokki (해물 떡볶이, tteokbokki makanan laut)
  • Gungjung tteokbokki (궁중 떡볶이) atau disebut ganjang tteokbokki (간장 떡볶이) karena berbumbu kecap asin (ganjang)
    Gungjung tteokbokki (궁중 떡볶이) atau disebut ganjang tteokbokki (간장 떡볶이) karena berbumbu kecap asin (ganjang)
  • Tteokbokki keju (치즈 떡볶이)
    Tteokbokki keju (치즈 떡볶이)
  • Tteok kkochi, tteokbokki dalam tusukan bambu
    Tteok kkochi, tteokbokki dalam tusukan bambu

Kandungan Gizi

Tteokbokki terbuat dari dua campuran utama, yakni kue beras (tteok) dan saus gochujang. Tepung beras sebagai bahan utama tteokbokki punya kalori cukup tinggi. Menurut FoodData Central, tteokbokki dari 100 gram tepung beras mengandung sekitar 359 kalori. Selain itu, ada sejumlah kandungan nutrisi lain dari kue beras ini.[4]

  • Karbohidrat: 79,8 gram (g)
  • Protein: 6,94 g
  • Lemak: 1,3 g
  • Serat: 0,5 g
  • Kalsium: 6 miligram (mg)
  • Fosfor: 94 mg
  • Zat besi: 0,22 mg
  • Kalium: 75 mg
  • Natrium: 5 mg
  • Tembaga: 0,21 mg
  • Zinc: 1,19 mg
  • Thiamin (Vit. B1): 0,09 mg
  • Riboflavin (Vit. B2): 0 mg
  • Niacin (Vit. B3): 1,25 mg

Tteokbokki biasanya dihidangkan bersama saus gochujang. Komposisi saus pedas khas Korea ini, meliputi air, gula, garam, cabai merah kering, bubuk bawang putih, dan minyak wijen. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam 1 sendok teh (5 g) gochujang, antara lain:[4]

  • Kalori: 10 kkal
  • Karbohidrat: 2 g
  • Protein: 0 g
  • Lemak: 0 g
  • Serat: 0 g
  • Kalsium: 0 mg
  • Zat besi: 0 mg
  • Natrium: 32 mg

Tambahan kalori tteokbokki juga bisa berasal dari bahan lain, seperti odeng (fish cake), telur rebus, dan sayuran.

Manfaat untuk Kesehatan

Walaupun kalorinya cukup tinggi, asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar, tteokbokki yang terbuat dari kue beras dan gochujang memiliki sejumlah manfaat kesehatan seperti berikut ini:

Mencegah penyakit jantung

Tteokbokki menjadi salah satu jenis makanan pedas yang bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya melindungi dan menjaga kesehatan jantung. Gochujang yang terbuat dari bubuk cabai ini dipercaya juga dapat mencegah penyakit jantung. Sebuah penelitian dalam jurnal Nutrition & Metabolism melakukan pengujian terhadap pasien obesitas yang mendapatkan suplemen gochujang selama 12 minggu. Pasien yang mengonsumsi suplemen gochujang terbukti mengalami penurunan lemak perut dan kadar trigliserida yang menjadi faktor risiko penyakit jantung.[4]

Membantu menurunkan berat badan

Tteokbokki dapat menjadi salah satu alternatif karbohidrat selain nasi karena memiliki kalori yang cukup tinggi. Sementara itu, sensasi pedas dari gochujang dalam tteokbokki juga bisa membakar lemak dan membantu penurunan berat badan Anda. Sebuah penelitian pada tikus dalam Journal of Food Science and Technology menunjukkan bahwa gochujang mampu menurunkan berat badan dan lemak tubuh. Senyawa kapsaisin dalam gochujang inilah yang dipercaya dapat meningkatkan pemecahan lemak di dalam tubuh.[4]

Meningkatkan metabolisme

Sensasi panas dari kapsaisin juga dapat mempercepat metabolisme tubuh dan membantu menurunkan berat badan lebih cepat. Di samping itu, kapsaisin dipercaya memiliki efek termogenik, yang merangsang pengeluaran energi dan membakar kalori ekstra selama 20 menit setelah makan. Walaupun begitu, konsumsi tteokbokki tidak serta-merta membawa manfaat tersebut. Anda perlu mengimbanginya dengan diet sehat dan olahraga secara teratur.[4]

Bahaya Tteokbokki (jika dikonsumsi berlebihan)

Meski jumlah kalori tteokbokki tinggi, tidak serta-merta makanan ini berbahaya bagi kesehatan. Lagipula, tubuh membutuhkan karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi supaya bisa bekerja dengan baik dan mampu melakukan berbagai aktivitas. Akan tetapi, kalori tteokbokki yang tinggi juga berarti konsumsi makanan ini harus dibatasi. Kandungan natrium atau garam yang tinggi, terutama pada tteokbokki instan, juga wajib diwaspadai. Konsumsi natrium secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler, seperti tekanan darah tinggi dan gangguan jantung.[5]

Untuk memperoleh manfaat dan mengurangi risiko bahayanya, perhatikan beberapa tips dalam mengonsumsi tteokbokki berikut:[5]

  • Jangan mengonsumsi makanan tinggi kalori sebelum atau setelah mengonsumsi tteokbokki.
  • Sebaiknya pilih tambahan makanan yang kaya protein, vitamin, dan mineral untuk dikombinasikan bersama tteokbokki, misalnya sayur-mayur.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Yoon, Sook-ja. "Tteokbokki; Stir-fried Sliced Rice Pasta". Diarsipkan dari asli tanggal 12 Juli 2007. Diakses tanggal 13 Desember 2008.
  2. 1 2 3 4 Ferdian, Happy (2019-10-30). "Mengenal Asal-Usul Tteokbokki, Jajanan Pedas Hits Asal Korea". Oraved. Diakses tanggal 27 Februari 2023.
  3. ↑ "Tutorial Kuliner: Baked Cheese Tteokbokki". Liputan6. 22 Januari 2016. Diakses tanggal 17 April 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 3 4 5 Purwoko, Satriya Aji (3 November 2022). "Kalori Tteokbokki Tinggi? Ini Fakta Gizi, Manfaat, dan Tips Konsumsinya". Hellosehat. Diakses tanggal 27 Februari 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Resna, Nenti (13 Juni 2021). "Kalori Tteokbokki Tinggi, Berikut Manfaat dan Bahaya dari Jajanan Korea Ini". Sehatq.com. Diakses tanggal 28 Februari 2023.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tteokbokki.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan