Sabtu, 03 Oktober 2026
12:24 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Portal:Buddhisme

Bagikan:
Utama   Theravāda   Mahāyāna   Lainnya
  Buddhisme
alt-
120px-Dharma_Wheel.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dharmacakra
Buddhisme (Pali: Buddhadhamma, Buddhasāsana; Sanskerta: Buddhadharma), dikenal juga sebagai Agama Buddha, Buddha Dhamma, atau Dhammavinaya, adalah suatu agama darmik dan sebuah tradisi filosofis yang berlandaskan kepada ajaran Siddhartha Gautama. Buddhisme merupakan agama dengan pengikut terbanyak keempat di dunia, dengan lebih dari 520 juta pengikut, dikenal sebagai Buddhis, yang mencakup tujuh persen dari populasi global.
120px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Buddhis
Buddhisme juga meliputi beragam ilmu, nilai tradisi, filosofi, kepercayaan, meditasi, dan praktik spiritual yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran-ajaran awal yang dikaitkan dengan Siddhartha Gautama dan menghasilkan filsafat yang ditafsirkan. Buddhisme lahir di India kuno sebagai suatu tradisi Sramana sekitar antara abad ke-6 dan 4 SM, menyebar ke sebagian besar Asia. Penyebaran Buddhisme di Asia dimulai sejak abad ke-4 SM hingga abad ke-6 SM. (Selengkapnya...)
  Empat Kebenaran Mulia
alt-

Empat Kebenaran Mulia yang ditemukan oleh Sang Buddha:

  1. Kebenaran tentang adanya penderitaan (dukkha)
  2. Kebenaran tentang sebab penderitaan (dukkha-samudaya), yaitu kekotoran batin (kilesa)
  3. Kebenaran tentang lenyapnya penderitaan (dukkha-nirodha), yaitu Nibbāna
  4. Kebenaran tentang jalan menuju lenyapnya penderitaan (dukkha-nirodha-gāminī paṭipada), yaitu Jalan Mulia Berunsur Delapan

(Selengkapnya...)

  Tiratana
alt-
120px-Threejewels.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiga Permata (Pali: Tiratana atau Ratanattaya; Sanskerta: Triratna atau Ratnatraya), juga dikenal sebagai Tiga Mestika, merujuk kepada tiga tempat berlindung bagi umat Buddha, yaitu Buddha, Dhamma, dan Saṅgha. Tiga Permata juga sering disebut sebagai Tiga Perlindungan (Pali: Tisaraṇa; Sanskerta: Triśaraṇa).

Tiga perlindungan memiliki makna sebagai berikut:

  1. Buddha, diartikan sebagai Buddha Gautama dan berbagai Buddha sebelumnya sebagai guru. Selain itu, perlindungan kepada Buddha juga dapat diartikan sebagai perlindungan kepada kualitas Kebuddhaan yang perlu dikembangkan dalam batin.
  2. Dhamma, diartikan sebagai ajaran Buddha sebagaimana dijabarkan dalam Tripitaka.
  3. Saṅgha, diartikan sebagai komunitas pengawal dan pelindung Dhamma. Saṅgha juga mencakup komunitas mulia yang terdiri atas makhluk-makhluk yang telah mencapai suatu tingkatan kesucian (sotāpanna, sakadāgāmi, anāgāmi, dan arahat).

(Selengkapnya...)


  Tiga Karakteristik
alt-

Tiga Karakteristik (Pali: Tilakkhaṇa; Sanskerta: Trilakṣaṇa), dikenal juga sebagai Tiga Corak Umum atau Tiga Corak Universal, merupakan konsep Buddhisme mengenai tiga ciri umum kenyataan eksistensi, yaitu ketidakkekalan, penderitaan, dan tanpa-Aku (tanpa-inti atau tanpa-roh). Ketiga ciri tersebut berlaku pada semua fenomena yang dikondisikan. Ciri ketiga, yaitu tanpa-Aku, juga menjadi ciri dari semua fenomena yang tidak dikondisikan. Sang Buddha menyimpulkan bahwa semua fenomena materi dan semua fenomena batin (Pali: nāmarūpa) ditandai oleh tiga ciri umum ini. (Selengkapnya...)

  Hari Raya Buddhis

2026 M

2569-

2570

Komunitas mengucapkan

Selamat Masa Kaṭhina

Semoga semua makhluk berbahagia. Semoga selalu dalam lindungan Tiratana!

Hari raya

Hari penting lainnya

*Mohon sunting setiap akhir tahun

  Ayat pilihan (Oktober)
  Artikel pilihan
120px-Dharma_Wheel.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalan Mulia Berunsur Delapan (Pali: ariya aṭṭhaṅgika magga; Sanskerta: āryāṣṭāṅgamārga), atau Jalan Mulia Beruas Delapan, merupakan ajaran utama Buddhisme yang menjelaskan praktik menuju lenyapnya penderitaan (dukkha) dan mencapai Nibbāna. Jalan Mulia Berunsur Delapan merupakan bagian keempat dari Empat Kebenaran Mulia. Jalan Beruas Delapan terdiri dari delapan praktik: pandangan benar, tekad/niat benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.

Jalan Mulia Berunsur Delapan sering kali dikelompokkan dalam tiga bagian:

  1. Pandangan/Pengertian Benar (sammā-diṭṭhi)
  2. Perniatan Benar (sammā-saṅkappa)
  1. Perkataan Benar (sammā-vācā)
  2. Perbuatan Benar (sammā-kammanta)
  3. Penghidupan Benar (sammā-ājīva)
  • Konsentrasi (Pali: samādhi)
  1. Pengupayaan/Pengusahaan Benar (sammā-vāyāma)
  2. Perhatian Benar (sammā-sati)
  3. Keheningan/Konsentrasi Benar (sammā-samādhi)
  Tahukah Anda
  Gambar pilihan
330px-Mendut_Temple_Afternoon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Karya: Gunawan Kartapranata
Candi Mendut adalah sebuah candi berlatar belakang Buddhisme. Candi ini terletak di desa Mendut, kecamatan Mungkid, Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, beberapa kilometer dari candi Borobudur.7°36′17.17″S 110°13′48.01″E / 7.6047694°S 110.2300028°E / -7.6047694; 110.2300028

Candi Mendut didirikan semasa pemerintahan Raja Indra dari dinasti Syailendra. Di dalam prasasti Karangtengah yang bertarikh 824 Masehi, disebutkan bahwa raja Indra telah membangun bangunan suci bernama wenuwana yang artinya adalah hutan bambu. Oleh seorang ahli arkeologi Belanda bernama J.G. de Casparis, kata ini dihubungkan dengan Candi Mendut.

...Arsip/terdahulu selengkapnya...
  Berita Buddhis

Rangkuman berita untuk bulan: Oktober

Su Bong, Seung Sahn, Dae Gak

11 — Soen Sa Nim dalam Kelompok Kwan Um Zen dan pewaris silsilah Seung Sahn, Su Bong (gambar kiri), menerima transmisi Dharma.
14 — Dr. Babasaheb Ambedkar beralih ke Buddhisme bersama dengan ribuan pengikutnya di Deekshabhoomi
22 — Oblast Kalmykia dinaikkan statusnya menjadi republik, Republik Sosialis Soviet Otonomi Kalmyk
8 — Nikkō menjadi satu dari enam pendeta senior yang ditetapkan oleh Nichiren guna melanjutkan kepercayaannya setelah kematiannya
Arsip sunting
  Biografi pilihan
Sang Buddha memberi pelajaran tentang dharma kepada lima pertapa di Taman Rusa.
Siddhārtha Gautama (Sanskerta: Siddhattha Gotama; Pali: "keturunan Gotama yang tujuannya tercapai"), dia kemudian menjadi sang Buddha (secara harfiah: orang yang telah mencapai Penerangan Sempurna) dikenal juga dengan sebutan Buddha Gautama. Dia juga dikenal sebagai Shakyamuni ('orang bijak dari kaum Sakya') dan sebagai sang Tathagata. Siddhartha Gautama adalah guru spiritual dari wilayah timur laut India yang juga merupakan pendiri Buddhisme[1] Ia secara mendasar dianggap oleh pemeluk Buddhisme sebagai Buddha Agung (Sammāsambuddha) di masa sekarang. Waktu kelahiran dan kematiannya tidaklah pasti: sebagian besar sejarawan dari awal abad ke 20 memperkirakan kehidupannya antara tahun 563 SM sampai 483 SM ; baru-baru ini, pada suatu simposium para ahli akan masalah ini,[2] sebagian besar dari ilmuwan yang menjelaskan pendapat memperkirakan tanggal berkisar antara 20 tahun antara tahun 400 SM untuk waktu meninggal dunianya, sedangkan yang lain menyokong perkiraan tanggal yang lebih awal atau waktu setelahnya.


40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
  ProyekWiki
  Portal agama lainnya
Ateisme
Ateisme
Hindu
Hindu
Islam
Islam
Kristen
Kristen
Yahudi
Yahudi
Ateisme Hindu Islam & Al Qur'an Kristen Yahudi
  Portal lainnya - TagCloud
Film  • Pendidikan  • Ilmu  • Elektronika  • Lingkungan  • Mitologi  • Olahraga  • Bahasa  • Matematika  • Musik  • Indonesia  • Politik  • Agama  • Biografi  • Komunitas  • Budaya  • Sastra  • Seni  • Geografi  • Ekonomi  • Sejarah  • Teknologi  • Daftar portal  • Peristiwa terkini  • Masyarakat  • Filsafat  • Militer
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan