Kamis, 08 Oktober 2026
14:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Martin L. Perl

Martin L. Perl

Ilmuwan Amerika Serikat

Bagikan:
Martin Lewis Perl
Martin_Perl_-_tau.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir(1927-06-24)24 Juni 1927
Meninggal30 September 2014(2014-09-30) (umur 87)
AlmamaterNYU-Poly dan Universitas Columbia
Dikenal karenaTau lepton
Karier ilmiah
BidangFisika
Tempat kerjaUniversitas Michigan
Stanford Linear Accelerator Center (SLAC)
Universitas Liverpool
I. I. Rabi
Mahasiswa doktoral
Samuel C. C. Ting, Valerie Halyo

Martin Lewis Perl (24 Juni 1927 – 30 September 2014) adalah seorang fisikawan asal Amerika Serikat. Ia menempuh pendidikan di Institut Politeknik Brooklyn, kini Universitas Politeknik, dan mulai belajar keahlian teknik kimia. Pendidikannya terputus akibat mulainya PD II. Perl bergabung dengan United States Merchant Marine. Setelah perang, ia kembali ke Polytechnic Institute dan menerima gelar sarjana muda dalam Keahlian Teknik Kimia pada tahun 1948. Begitu lulus, ia menjadi anggota Perusahaan Listrik Umum, bekerja sebagai Insinyur Kimia dalam Divisi Lampu Elektron.

Pada tahun 1950, ia memasuki program doktor fisika di Universitas Columbia. Setelah menerima gelar Ph.D. pada tahun 1955, ia mendapatkan tawaran kerja dari Jurusan Fisika Yale, Universitas Illinois, dan Universitas Michigan. Akhirnya, Perl menerima tawaran Michigan. Perl telah menjadi staf pengajar di Stanford Linear Accelerator Center SLAC sejak tahun 1963.

Pada tahun 1995, Perl memenangkan Hadiah Nobel Fisika, bersama dengan Fredrick Reines, dari penemuan atas tauon. Ia adalah anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional dan anggota American Physical Society (APS).

Dia meninggal di Stanford University Hospital pada tanggal 30 September 2014 pada usia 87.[1]

Pengumuman berita

Pengumuman berita berikut ini dari Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia mendeskripsikan karya Perl:

Umat manusia mencari tempatnya di alam. Ia berusaha menemukan jawaban atas pertanyaan filsafat dan fisika serupa. Tempat manusia, alam semesta, tercipta dari Big Bang. “Terdiri dari apakah alam semesta ini?” - "Apakah unsur pokoq terkecil dari alam semesta dan apa sajakah sifat-sifat mereka?" - "Apa yang bisa mereka katakan pada kita tentyang sejarah alam semesta dan masa depannya?" dsb. Penerima tahun ini telah membuat dalam pencarian ini sumbangan terakhir: Mereka telah menemukan 2 unsur subatom yang paling luar biasa dari alam.
Martin L. Perl dan koleganya menemukan, melalui serangkaian eksperimen antara 1974 dan 1977, di Pusat Akselerator Linear Stanford (SLAC) di Amerika Serikat, bahwa elektron memiliki sanak 3.500 kali lebih berat, yang disebut tau.
Penemuan tau oleh Martin Perl merupakan tanda pertama bahwa "keluarga" ketiga dari blok tubuh fundamental yang ada. Beberapa tahun terakhir blok bangunan lebih lanjut ditemukan – 1 dari 2 kuark keluarga itu, kuark dasar. Tak sampai 18 tahun kemudian merupakan kuark lainnya, kuark puncak, ditemukan. Keberadaan keluarga ketiga ini sangat penting untuk kepercayaan fisikawan dalam model teoretis terkini untuk pengertian sifat unsur dasar terkecil alam. Ini disebut model standar. Tanpa keluarga ketiga, model akan tak lengkap dan tak bisa berlaku untuk apa yang dikatakan pelanggaran tanggung jawab dan keseimbangan, pelanggaran asa fundamental simetri yang, di antara hal lainnya, mengatur pembusukan partikel (Hadiah Nobel untuk Cronin dan Fitch 1980). Jika keluarga keempat dari kuark dan lepton ditemukan, ini bisa berarti bahwa model standar harus direvisi dan rekonstruksi lebih lanjut dalam fisika partikel elementer bermula.

Referensi

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
1970-an
1980-an
1990-an
2000-an
2010-an
2020-an
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan