Selasa, 27 Oktober 2026
08:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Islam tradisionalis

Islam tradisionalis

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Islam menurut negara
250px-Islam_percent_population_in_each_nation_World_Map_Muslim_data_by_Pew_Research.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PortalIslam

Islam tradisionalis atau Islam tradisional, dalam konteks masyarakat Muslim di Indonesia, merujuk kepada sebuah pendirian agama yang memegang sifat pada upacara dan pemahaman lokal yang berdiri secara tradisional. Muslim tradisionalis menyebut diri mereka sendiri sebagai ahlusunnah wal jamaah atau aswaja.[1] Traditionalisme sering kali kontras dengan modernisme, yang terinspirasi oleh modernitas dan rasionalisme. Tradisionalisme telah menjadi orientasi agama Muslim paling diikuti dalam sejarah Muslim Indonesia kontemporer. Keberadaan tradisionalisme banyak tumpang tindih dengan pengaruh organisasi sosio-agama Nahdlatul Ulama, organisasi Muslim terbesar di Indonesia.[a] Tradisionalisme juga merupakan unsur kritikal dalam gerakan intelektual Muslim yang dikenal sebagai Islam Nusantara.

Di antara partai politik di Indonesia utama hanya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengikuti Islam tradisional sebagai ideologinya.[3]

Rujukan

Catatan

  1. ↑ Sekitar 40 sampai 60 juta Muslim di Indonesia berafiliasi dengan atau dipengaruhi oleh Nahdlatul Ulama.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Bush, 2009.
  2. ↑ Mujani & Liddle, 2004.
  3. ↑ Yuniarto, Topan (5 Januari 2022). "Partai Persatuan Pembangunan". Kompaspedia. Kompas. Diakses tanggal 2024-03-11.

Daftar pustaka

  • Barton, G. (1994). The Impact of Neo-modernism on Indonesian Islamic Thought: The Emergence of a New Pluralism. In D. Bourchier and J. Legge (Eds.), Democracy in Indonesia: 1950s and 1990s (pp. 143–150). Clayton: Centre of Southeast Asian Studies, Monash University.
  • Bush, R. (2009). Nadhlatul Ulama & the Struggle for Power within Islam & Politics in Indonesia. Singapore: ISEAS Publishing.
  • Feener, M. (2007). Muslim Legal Thought in Modern Indonesia. New York: Cambridge University Press.
  • Mujani, S. and Liddle, R.W. (2004). Politics, Islam and Public Opinion. Journal of Democracy, 15(1), 109-123.
  • Von Der Mehden, F.R. (1995). Indonesia. In J.L. Esposito (Ed), The Oxford Encyclopedia of the Modern Islamic World. Oxford: Oxford University Press.
Cabang lainnya
Tokoh utama
Era klasik
Era Kebangkitan
Nasional
Pasca-
kemerdekaan
Organisasi
Negara
Masyarakat sipil
Partai politik
Laskar
Sejarah
Pra-
kemerdekaan
Pasca-
kemerdekaan
Daerah
Sumatra
Jawa
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Papua
Kebudayaan
Pendidikan
Gerakan
Lainnya
Agama dan
kepercayaan
Ireligiusitas
Sejarah
Kajian agama
Hukum dan hak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan