Sabtu, 31 Oktober 2026
17:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Agama di Eritrea

Agama di Eritrea

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Kelompok agama Eritrea
Departemen Negara AS (2011)[1]Pew Research (2009)[2]
Agama Persen
Kristen
  
50%
Islam
  
48%
Lain-lain
  
2%
Agama Persen
Kristen
  
63%
Islam
  
36%
Lain-lain
  
1%
250px-Churchesndmosque_eritrea.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gereja Ortodoks Enda Mariam, Gereja Bunda dari Rosario dan Masjid Al Khulafa Al Rashiudin di ibu kota Asmara, Eritrea.

Agama di Eritrea utamanya terdiri dari kepercayaan Abrahamik. Sejak Mei 2002, pemerintah Eritrea resmi mengakui Gereja Tewahedo Ortodoks Eritrea, Gereja Katolik Eritrea, Gereja Lutheran Evangelikal, dan Islam. Seluruh kepercayaan dan denominasi lainnya pada prinsipnya disyaratkan untuk memajukan proses pendaftaran; pada praktiknya, mereka tak diperbolehkan untuk mendaftar .[3] Di sisi lain, sistem pendaftaran pemerintah mengharuskan kelompok-kelompok agama untuk mengajukan informasi pribadi tentang keanggotaan mereka agar diperbolehkan untuk beribadah.[3]

Terdapat dua agama besar di Eritrea, Kristen dan Islam. Namun, jumlah pengikutnya menjadi bahan perdebatan. Pada 2010, Departemen Negara Amerika Serikat memperkirakan bahwa 50% dari populasi adalah Muslim dan sekitar 48% adalah Kristen.[4] Menurut Pew Research Center, sekitar 62.9% dari populasi Eritrea pada 2010 menganut Kristen, dan 31.2% mengikuti Islam. 0.9% sisanya mempraktikkan agama lain, yang meliputi kepercayaan tradisional dan animisme.[5]

Kerajaan Aksum, yang melingkupi sebagian besar Eritrea masa sekarang dan utara Ethiopia, berkembang pada sekitar abad pertama atau kedua.[6][7] Kerajaan Aksum mendirikan sejumlah stelae besar, yang dijadikan sebagai sebuah alata keagamaan pada zaman pra-Kristen.[8] Sepanjang 200 tahun setelah pendirian kerajaan tersebut, kerajaan tersebut mengadopsi Kekristenan di bawah Raja Ezana.[9] Eritrea juga merupakan salah satu pemukiman Islam pertama di Afrika, saat sekelompok Muslim yang menghadapi penindasan di Mekkah bermigrasi ke Kerajaan Aksum.

Referensi

  1. ↑ "Eritrea". U.S. State Department. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-05-25. Diakses tanggal 2017-10-01.
  2. ↑ Mapping the Global Muslim Population Diarsipkan 2018-06-19 di Wayback Machine. Pew Research. October 2009
  3. 1 2 Fisher, Jonah (17 September 2004). "Religious persecution in Eritrea". BBC News. Diakses tanggal 11 Desember 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ https://www.state.gov/j/drl/rls/irf/2007/90096.htm
  5. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-24. Diakses tanggal 2017-10-01.
  6. ↑ Munro-Hay, Stuart (1991) Aksum: An African Civilization of Late Antiquity Diarsipkan 2017-08-09 di Wayback Machine. Edinburgh: University Press, p. 57 ISBN0-7486-0106-6.
  7. ↑ Henze, Paul B. (2005) Layers of Time: A History of Ethiopia, ISBN1-85065-522-7.
  8. ↑ Brockman, Norbert (2011). Encyclopedia of Sacred Places, Volume 1. ABC-CLIO. hlm. 30. ISBN 159884654X.
  9. ↑ Aksumite Ethiopia. Workmall.com (24 March 2007). Retrieved on 3 March 2012.
Negara berdaulat
Dependensi,
otonomi dan
teritorial lainnya
Lihat pula: Agama Afro-Amerika
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan