Selasa, 20 Oktober 2026
22:52 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Khalid Basalamah

ustaz, penulis, dan pengusaha Indonesia

Bagikan:
Khalid Basalamah
Kehidupan pribadi
Lahir
Khalid Zeed Abdullah Basalamah

1 Mei 1975 (umur 51)
Anak4
AlmamaterUniversitas Islam Madinah
Universitas Muslim Indonesia
Universitas Tun Abdul Razak
Pekerjaan
Kehidupan religius
AgamaIslam
DenominasiSunni
GerakanSalafiyah
Informasi YouTube
Kanal
Tahun aktif2013-sekarang
GenreEdukasi • Kajian • Islam
Pelanggan3,29 Juta[1]
Total tayang368.599.473[1]
40px-YouTube_Silver_Play_Button_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 100.000 pelanggan
40px-YouTube_Gold_Play_Button_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 1.000.000 pelanggan
Diperbarui: 18 Agustus 2026
Situs webkhbofficial.com

Khalid Zeed Abdullah Basalamah (lahir 1 Mei 1975) adalah seorang pendakwah, tokoh terkemuka dalam gerakan Salafi, dan seorang pebisnis Indonesia.[2] Ia menjabat sebagai anggota dewan penasihat Syariah di Rahmatan Lil 'Alamin Boarding School di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.[3]

Kehidupan awal dan pendidikan

Khalid Zeed Abdullah Basalamah dilahirkan di Ujung Pandang (kini Makassar), Sulawesi Selatan pada 1 Mei 1975. Ia adalah putra dari ustaz Zeed Abdullah Basalamah (1940–2020), pendiri Masjid dan Pondok Pesantren Addaraen, Makassar.[4] Ibu kandungnya meninggal dunia pada 1979 saat Khalid berusia 4 tahun.[5] Sepeninggal istrinya, Zeed Basalamah menikah lagi sekitar dua atau tiga tahun kemudian.[5] Ibu tiri Khalid, dokter A. Kasmawati Tahir Z. Basalamah (lahir 1957),[6] pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI pengganti antar waktu periode 2004–2009 dari Partai Bintang Reformasi mewakili Sulawesi Selatan I menggantikan Andi Djalal Bachtiar.[7][8]

Khalid bersekolah hingga kelas 2 SMP pondok pesantren di Makassar. Pada kelas 3 SMP ia dikirim pamannya untuk bersekolah di Kairo, Mesir. Setamat SMP, pada 1990 ia melanjutkan SMA di Madinah dan berkuliah program S-1 dakwah di Universitas Islam Madinah (1994–1998).[9] Setamat kuliah, ia pulang kembali ke Makassar.[5]

Karier

Dakwah

Pada tahun 1999, Khalid Basalamah mulai mengisi khotbah Jumat di tempatnya mengajar dan menempuh pendidikan untuk gelar master di Universitas Muslim Indonesia (UMI). Ia kemudian lebih banyak memenuhi tawaran menjadi khatib dan mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai dosen. Setelah itu, ia juga mulai membuka kelas hadis secara gratis.[10][11]

Menurut Mohammad Muhtador dari IAIN Kudus, Khalid Basalamah menggabungkan pengetahuan akademisi berdasarkan kitab-kitab ulama terdahulu seperti Bulughul Maram karya Ibnu Hajar al-'Asqalani atau Minhajul Muslim karya Abu Bakar al-Jazairi, dengan penyampaian prasarana modern seperti YouTube dan media sosial lainnya.[12] Hal ini juga dibahas oleh Erwin Jusuf Thaib dalam bukunya yang membahas fenomena dai yang memanfaatkan media sosial sebagai media dakwah mereka pada periode 2010 belakangan.[13] Selain menyiarkan konten dakwah dalam gaya bahasa yang sederhana, Khalid juga membagikan aktivitas dakwah di media sosial untuk menjangkau khalayak yang luas.[14]

Pada Pertemuan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara, Eropa, dan Afrika ke-3 pada tahun 2017, Khalid mendapatkan penghargaan "ulama dan dai kehormatan" dari Multaqo Adduat dan Ulama Asia Tenggara.[15]

Aktivitas lain

Khalid menekuni beberapa aktivitas bisnis, terutama melalui PT Ajwad, yang restoran hidangan Timur Tengah-nya mengadakan program tahfiz Al-Qur'an bagi karyawan dan tidak menyediakan pelayanan kepada tamu pada waktu salat.[16][17][18] Selain itu ia juga menekuni aktivitas lembaga sebagai Ketua Umum Yayasan Ats-Tsabat Jakarta Timur.[19] Ia mengadakan program sedekah kreatif antara lain program beasiswa, umrah gratis, sumur air bersih, dan motor dai.[18] Khalid menerbitkan sebuah buku, Palestina yang Terlupakan, pada tahun 2018.[18][20]

Kontroversi

Khalid pernah mengalami penolakan sehingga pengajiannya dibubarkan oleh GP Ansor, organisasi pemuda Nahdlatul Ulama (NU), dan sayap paramiliternya Banser di Sidoarjo, Jawa Timur pada 2017 karena dianggap tidak selaras dengan praktik beragama (tradisi agama) Islam kaum "Nahdliyyin". Laporan-laporan tentang kejadian tersebut ditemukan kontradiktif sesuai dengan kepentingan masing-masing redaksi media, misalnya ArrahmahNews.com yang bersandar pada NU dan Kumparan yang tidak menunjukkan keberpihakan. Mahfud MD kala itu tidak menyetujui pembubaran yang dilakukan sedangkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menanggapi dengan posisi netral. Sebagai tanggapan balik, ketua umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas tetap mempertahankan posisinya.[21] Dalam pembahasan dianggap bahwa dakwah yang dibawakannya bertentangan dengan budaya Islam NU.[11]

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ustaz Khalid Basalamah pada Senin, 23 Juni 2025, dalam kapasitasnya sebagai saksi ahli terkait penyelidikan dugaan korupsi kuota haji 2024. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami pemahamannya mengenai pengelolaan ibadah haji.[22] Kasus ini bermula dari laporan Gerakan Aktivis Mahasiswa UBK Bersatu (GAMBU) pada 31 Juli 2024, dengan dugaan penyelewengan alokasi tambahan kuota haji sebesar 20.000, yang kemudian memicu penyelidikan lebih jauh oleh KPK.[23]

Kehidupan pribadi

Khalid menikah dengan seorang perempuan mualaf dan memiliki empat orang anak. Khalid memfasilitasi keterampilan istrinya dengan mendirikan salon khusus muslimah untuk dikelola oleh istrinya.[24]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 "About YouTube channel". YouTube.
  2. ↑ "Gurita Bisnis Ustadz Khalid Basalamah, dari Biro Jodoh Hingga Restoran". suara.com. 2022-02-15. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-25. Diakses tanggal 2023-03-25.
  3. ↑ Ustad khalid basalamah hadiri peresmian RLA di Solok, www.sumbarfokus.com, diakses tanggal 2022-8-1
  4. ↑ "Ayahanda Ustadz Khalid Basalamah Meninggal Dunia di RS Wahidin, Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19". Tribun-timur.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-02-27. Diakses tanggal 18 Agu 2024.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  5. 1 2 3 "8 Fakta tentang Ustadz Khalid Basalamah, Apa Saja? – Hijrahdulu.com". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-12-23. Diakses tanggal 18 Agu 2024.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  6. ↑ "Profil dr. Hj. A. KASMAWATI Z. BASALAMAH". Info Pemilu. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-03-02. Diakses tanggal 18 Agu 2024.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  7. ↑ "PKS - Cinta Sejak Lama, Kasmawati Basalamah Tambatkan Hati ke PKS". pks.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-12-07. Diakses tanggal 18 Agu 2024.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  8. ↑ "Pemakaman Andi Jalal Dipimpin Pangdiv I Kostrad". detiknews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-02-27. Diakses tanggal 18 Agu 2024.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  9. ↑ "Profil Ustadz Khalid Basalamah yang Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji Khusus". Liputan6. 25 Juni 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-08-31. Diakses tanggal 25 Juni 2025.
  10. ↑ Widiyani, Rosmha. "Cerita Ustaz Khalid Basalamah jadi Dai: "Awalnya Tak Kepikiran"". detiknews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-08-18. Diakses tanggal 2021-11-27.
  11. 1 2 Indonesia, C. N. N. "Salafi ala Basalamah dan Hijrah Kaum Muda Takut Dosa". nasional. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-05-13. Diakses tanggal 2021-11-27.
  12. ↑ Muhtador, Moh; Yusuf, Habibie (2018). Proceeding of Conference on Contemporary Issues in Philosophy and New Islamic Civilization (CCI-PHONIC). Authority and Fatwa: Analysis of Content on Religious Lectures About Women on Social Media. hlm. 118. ISBN 9786025618673. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-08-07. Diakses tanggal 21 November 2021.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Thaib, Erwin Jusuf (2021). Problematika Dakwah di Media Sosial. Insan Cendekia Mandiri. hlm. 45. ISBN 9786236090459. Diakses tanggal 21 November 2021.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Tiyni, Wahazal Baladil Amiyni; Suhaimi (2020). "Retorika Dakwah Ustadz Khalid BasalamahDalam Kajian Dosa-Dosa Besar" (PDF). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-02-13. Diakses tanggal 2021-12-14.
  15. ↑ "Lima Alumni UMI Dapat Penghargaan Multako Adduat Ulama Asia Tenggara". Universitas Muslim Indonesia. 2017-07-21. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-11-27. Diakses tanggal 2021-11-27.
  16. ↑ Setya, Devi. "Jago Masak! Ustadz Khalid Basalamah Tunjukkan Aksi Masak Umm Ali". detikfood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-11-27. Diakses tanggal 2021-11-27.
  17. ↑ Anggraini, Dewi. "Ajwad Resto: Berbuka di Sini Ada Sajian Nasi Kabsah dan Laham yang Gurih Mantap". detikfood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-07-03. Diakses tanggal 2021-11-27.
  18. 1 2 3 Nurdalilah, Siti (2019-05-14). "Strategi Dakwah Ustadz Khalid Basalamah Dalam Mensyiarkan Dakwah, Tahun 1440 H/ 2019 M". UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SERANG BANTEN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-07-01. Diakses tanggal 2021-12-14.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  19. ↑ "Khalid Basalamah". tirto.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-05-13. Diakses tanggal 2018-09-26.
  20. ↑ "Palestina Yang Terlupakan". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2021-11-27.
  21. ↑ Wahab, Abdul (2019). "Analisis Wacana Kritis pada Pemberitaan Media Online kumparan.com dan ArrahmahNews.com tentang Penolakan Pengajian Khalid Basalamah di Sidoarjo, Jawa Timur" (PDF). UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-02-13. Diakses tanggal 2021-12-14.
  22. ↑ Media, Kompas Cyber (2025-06-25). "Ini Bisnis Milik Ustaz Khalid Basalamah yang Membuatnya Dipanggil KPK". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-06-25.
  23. ↑ Fadilah, Kurniawan. "Kata KPK Usai Panggil Khalid Basalamah Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji". detikjatim. Diakses tanggal 2025-06-25.
  24. ↑ "Ustaz Khalid Basalamah Cerita Punya Istri Mualaf, Pernah Tawarkan Poligami". suara.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2026-02-26. Diakses tanggal 26 Jun 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Cabang lainnya
Tokoh utama
Era klasik
Era Kebangkitan
Nasional
Pasca-
kemerdekaan
Organisasi
Negara
Masyarakat sipil
Partai politik
Laskar
Sejarah
Pra-
kemerdekaan
Pasca-
kemerdekaan
Daerah
Sumatra
Jawa
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Papua
Kebudayaan
Pendidikan
Gerakan
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan