Minggu, 27 September 2026
14:41 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Laskar Jihad

Laskar Jihad

250px-Flag_of_Laskar_Jihad.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Laskar Jihad

Laskar Jihad[1] adalah milisi Islamis[2] asal Indonesia yang didirikan dan dipimpin oleh Jafar Umar Thalib.[3] Milisi ini diduga sudah bubar.[3]

Ideologi

Pemimpin Laskar Jihad, Jafar Umar Thalib, secara terbuka mendukung pembentukan teokrasi Islam di Indonesia.[3] Anggota-anggotanya menuntut penerapan hukum syariah.[4] Mereka juga menolak pengangkatan Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Indonesia pada tahun 2001 dengan alasan bahwa pemilihan presiden perempuan itu dosa.[4] Di markas Laskar Jihad, perempuan wajib mengenakan burka dan anggota tidak boleh memiliki televisi.[5]

Thalib pernah bertemu dengan Osama bin Laden,[6] tetapi kabarnya menolak tawaran bantuan dana karena meragukan ketaatan bin Laden.[6] Akan tetapi, beberapa anggota milisinya menerima bantuan al-Qaeda.[6] Saat ditanyai Jessica Stern soal dukungannya terhadap Wahhabisme di Indonesia, Thalib mengaku berusaha menjauhkan dirinya dari Wahhabisme. Ia menyatakan bahwa tulisan-tulisan Wahhabi terlalu bergantung pada hadits lemah "yang mungkin bukan firman Allah".[7] Beberapa pengamat menulis bahwa fatwa-fatwa yang dikeluarkan mufti Salafi dari Jazirah Arab memainkan peran penting dalam pembentukan Laskar Jihad.[8] Mereka juga berpendapat bahwa upaya Thalib menjauhkan dirinya dari al-Qaeda dan segala hal tentang al-Qaeda berkaitan dengan efek serangan 11 September ketika pemerintah Indonesia memaksa Laskar Jihad untuk tidak memanfaatkan sentimen anti-Amerika Serikat.[6]

Thalib memandang bahwa kepemimpinan sebuah pemerintahan merupakan bagian dari syari’at Islam yang harus ditegakkan karena merupakan bagian dari as-siyasah asy-syar'iyyah. Dalam pandangannya tersebut, Ja’far berpegang pada dua kriteria pemimpin berdasarkan Al-Qur’an dan hadis. Sumber Al-Qur’an yang dijadikan sandaran oleh Thalib adalah QS. al-Maidah ayat 51, sedangkan kriteria seorang pemimpin negara berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ummu Hushain. Dengan berpegang pada dua dasar teologis tersebut, Ja’far menyatakan bahwa orang-orang Islam dilarang setia dan memiliki loyalitas dengan orang kafir baik dari kalangan Yahudi maupun Kristen ataupun dari yang lainnya. Secara batin seorang muslim dilarang keras membangun hubungan kesetiaan dengan non-muslim, lebih-lebih dalam konteks memilih kepemimpinan.[9]

Mengenai tindakan kekerasan di Maluku, Laskar Jihad memaparkan dua alasan: pertama, pertahanan diri sesama Muslim;[10] dan kedua, perjuangan melawan separatisme.[8] Untuk memperkuat alasan kedua, Laskar Jihad menduga ada konspirasi Zionis-Kristen yang berusaha mengganggu persatuan bangsa Indonesia.[8]

Referensi

  1. ↑ Greg Fealy (2004), Islamic Radicalism in Indonesia: The Faltering Revival?, in: Daljit Singh/Chin Kin Wah (eds.), Southeast Asian Affairs 2004. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies, p. 106
  2. ↑ Robert W. Hefner (2007), The sword against the crescent: religion and violence in Muslim Southeast Asia, in: Linell E. Cady/Sheldon W. Simon (eds.), Religion and conflict in South and Southeast Asia: Disrupting violence. London: Routledge, p. 44
  3. 1 2 3 Dan G. Cox/John Falconer/Brian Stackhouse (2009), Terrorism, instability, and democracy in Asia and Africa. Hanover, New Hampshire: University Press of New England, p. 94
  4. 1 2 Hasan (2006), Laskar Jihad, p. 204
  5. ↑ The Middle East, abstracts and index, Part 2. Pittsburgh: Northumberland Press, 2004, p. 117
  6. 1 2 3 4 Zachary Abuza (2005), Al Qaeda Comes to Southeast Easia, in: Paul J. Smith (ed.), Terrorism and Violence in Southeast Asia: Transnational Challenges to States and Regional Stability. Armonk, New York: M.E. Sharpe, pp. 55f.
  7. ↑ Jessica Stern (2003), Terror in the Name of God: Why Religious Militants Kill. New York: Ecco/HarperCollins[halaman dibutuhkan]
  8. 1 2 3 Noorhaidi Hasan (2002), Faith and Politics: The Rise of the Laskar Jihad in the Era of Transition in Indonesia, in: Indonesia, vol. 73, pp. 145–170 (online)
  9. ↑ Akbar, Taufik (2022). "Pemimpin Non-Muslim Berdasarkan Sudut Pandang Al-Qur'an dan Hadis: Tinjauan Atas Pandangan Ja'far Umar Thalib". Al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis. 4 (2): 105–120.
  10. ↑ Hasan (2006), Laskar Jihad, p. 118

Pranala luar

Templat:Islamisme di Asia Tenggara

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan