Rabu, 04 November 2026
03:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Islam di Estonia

Islam di Estonia

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Islam menurut negara
250px-Islam_percent_population_in_each_nation_World_Map_Muslim_data_by_Pew_Research.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PortalIslam

Islam di Estonia adalah agama minoritas. Menurut sensus data pada tahun 2011, 11.873 warga Estonia atau 1,9% dari total populasi Estonia adalah pemeluk Islam. [1]

Sejarah

Islam pada mulanya dibawa oleh orang-orang Tatar Lipka yang tiba disana pada tahun 889 dan diperkenalkan kembali dari Kekaisaran Rusia pada tahun 1721. Pada tahun inilah umat Islam di Estonia diterima dengan baik dan dimasukkan ke dalam agama negara Estonia oleh konstitusi pada tahun 1928.

Untuk ketiga kalinya terjadi imigrasi massal selama kependudukan Uni Soviet yang terjadi pada tahun 1949-1991. Ketika itulah, kebebasan beragama di Estonia mulai dicabut. Banyak Muslim Tatar dibunuh dan dipaksa menggunakan Bahasa Rusia. Setelah kemerdekaan Estonia atas Uni Soviet pada tahun 1991, banyak Muslim dari Bangsa Tatar mengalami diskriminasi.[2]

Wilayah dan Masjid

0,1% Muslim Estonia tinggal di Tallinn. Sisanya tinggal di beberapa wilayah seperti Nakvere dan Narva. Kebanyakan Muslim Estonia adalah Sunni yang menyusun 65% dari Muslim Estonia dan sisanya adalah Syiah.

Dahulu terdapat sebuah masjid yang terletak di Narva. Namun, itu sudah dihancurkan pada tahun 1944 atau pada saat perang dunia II. Namun, terdapat pula sebuah pusat Islam sekaligus masjid yang terletak di Tallinn. Itu dinamakan Estonian Islamic Center.

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-07. Diakses tanggal 2020-12-29.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-16. Diakses tanggal 2020-11-10.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Islam in Estonia.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan