Minggu, 11 Oktober 2026
12:39 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Karl Liebknecht

Karl Liebknecht

Bagikan:
Karl Liebknecht
250px-KLiebknecht.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota Reichstag
Masa jabatan
1912–1918
Informasi pribadi
Lahir(1871-08-13)13 Agustus 1871
Meninggal15 Januari 1919(1919-01-15) (umur 47)
KewarganegaraanJerman
Partai politik
Suami/istriJulia Paradies (m. 1900; meninggal 1911)
Sophie Liebknecht (m. 1914)
HubunganWilhelm Liebknecht (ayah)
Natalie Liebknecht (ibu)
PendidikanUniversitas Humboldt Berlin
PekerjaanPengacara
Politisi
Revolusioner
Bagian dari seri tentang
Marxisme
Karl Marx and Friedrich Engels

Karl Paul August Friedrich Liebknecht (Jerman:[ˈliːpknɛçt]ⓘ; 13 Agustus 1871 – 15 Januari 1919) adalah sosialis Jerman, yang semula di Partai Demokrat Sosial Jerman (SPD), dan kemudian bersama Rosa Luxemburg mendirikan Liga Spartakus dan Partai Komunis Jerman yang berpisah dari SPD. Dia paling dikenal atas penentangannya terhadap Perang Dunia I di Reichstag serta perannya di Pemberontakan Spartakus pada 1919. Pemberontakan tersebut dihancurkan oleh pemerintahan SPD dan Freikorps (unit paramiliter yang terdiri dari veteran Perang Dunia I). Liebknecht dan Luxemburg dieksekusi selama terjadinya pemberontakan.

Setelah kematiannya, Liebknecht dan Luxemburg menjadi martir bagi sosialis. Menurut Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi, peringatan kematian Liebknecht dan Luxemburg terus memainkan peran penting di antara kelompok kiri Jerman, termasuk Die Linke.

Revolusi dan kematiannya

250px-Berlin_staatsratsgebaeude_schlossportal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Balkon Berliner Stadtschloss yang sekrang masih tersisa (2005), tempat Liebknecht memproklamasikan Republik Sosialis Merdeka pada 9 November 1918.

Liebknecht dibebaskan dari penjara pada Oktober 1918 setelah ditahan pada Mei 1916 akibat dari aksi demonstrasi antiperang di Berlin. Dia dibebaskan setelah Pangeran Maximilian dari Baden memberikan amnesti kepada semua tahanan politik. Sekembalinya ke Berlin pada 23 Oktober, dia dikawal ke kedutaan Soviet oleh kerumunan pekerja.[1] Setelah pecahnya Revolusi Jerman, Liebknecht melanjutkan kegiatannya di Liga Spartakus. Dia melanjutkan kepemimpinannya di sana bersama Luxemburg dan menerbitkan organ partainya, Die Rote Fahne (The Red Flag).

Pada 9 November, Liebknecht mendeklarasikan pembentukan Freie Sozialistische Republik (Republik Sosialis Merdeka) dari balkon Berliner Stadtschloss, dua jam setelah Philipp Scheidemann mendeklarasikan Republik Jerman dari balkon Reichstag.[2] Pada 31 Desember 1918 dan 1 Januari 1919, Liebknecht terlibat dalam pendirian Partai Komunis Jerman (KPD).[3] Bersama dengan Luxemburg, Leo Jogiches, dan Clara Zetkin, dia juga berperan penting dalam Pemberontakan Spartakus pada Januari 1919 di Berlin. Mulanya, ia dan Luxemburg menentang pemberontakan, tetapi kemudian mereka bergabung setelah pemberontakan dimulai. Pemberontakan tersebut ditentang secara brutal oleh pemerintah Jerman di bawah Friedrich Ebert dengan bantuan sisa-sisa Angkatan Darat Kekaisaran Jerman dan milisi yang disebut Freikorps. Pada 13 Januari, pemberontakan tersebut telah dipadamkan. Liebknecht dan Luxemburg ditangkap oleh pasukan Freikorps pada 15 Januari 1919 dan dibawa ke Hotel Eden di Berlin, di mana mereka disiksa dan diinterogasi selama beberapa jam.[4] Setelah itu, Luxemburg dipukul dengan popor senapan dan kemudian ditembak dan mayatnya dibuang ke Kanal Landwehr, sementara Liebknecht dipaksa untuk keluar dari mobil yang digunakan untuk membawanya dan kemudian ditembak dari belakang. Pernyataan resmi mengatakan dia telah ditembak dalam upaya untuk melarikan diri. Meski situasinya diperdebatkan oleh para pelaku pada saat itu, komandan Freikorps, Kapten Waldemar Pabst, kemudian mengklaim: "Saya telah mengeksekusi mereka."[5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Nettl, J. P. (1969). Rosa Luxemburg (Edisi Abridged). Oxford: Oxford University Press. hlm. 439–440.
  2. ↑ H. Wohlgemuth, Karl Liebknecht, Dietz Verlag, 1975
  3. ↑ Ottokar Luban, The Role of the Spartacist Group after 9 November 1918 and the Formation of the KPD, in: Ralf Hoffrogge and Norman LaPorte (eds.), Weimar Communism as Mass Movement 1918-1933, London: Lawrence & Wishart, 2017, pp. 45-65.
  4. ↑ Bouton, Miles S. And the Kaiser Abdicates: The German Revolution 1914–1918. Yale University Press.
  5. ↑ Wette, Wolfram (2006). The Wehrmacht: History, Myth, Reality. Cambridge: Harvard University Press. hlm. 44. ISBN 0674022130.

Bacaan lebih lanjut

  • Lini masa kehidupan Karl Liebknecht (Jerman), di Lebendiges Museum Online.
  • Helmut Trotnow, Karl Liebknecht, 1871–1919: A Political Biography, Olympic Marketing Corp, 1984, ISBN978-0208020338.
  • Emile Burns, Karl Liebknecht, London : Martin Lawrence, 1934.
  • Karl Liebknecht, "The Future Belongs to the People" Leopold Classic Library, 2015.
  • H. Wohlgemuth, Karl Liebknecht, Dietz Verlag, 1975.
  • Annelies Laschitza, Die Liebknechts: Karl und Sophie – Politik und Familie, Berlin: Aufbau Taschenbuch, 2009.
  • Sara Ann Sewell, "Mourning Comrades: Communist Funerary Rituals in Colonge during the Weimar Republic", German Studies Review, 32(3) 2009, 527-548.
  • Eric D. Weitz, Creating German Communism, 1890–1990: From Popular Protests to Socialist State. Princeton, New Jersey: Princeton University Press, 1997.
  • Ottokar Luban, The Role of the Spartacist Group after 9 November 1918 and the Formation of the KPD, in: Ralf Hoffrogge and Norman LaPorte (eds.), Weimar Communism as Mass Movement 1918-1933, London: Lawrence & Wishart, 2017, pp. 45–65.
  • Karya Karl Liebknecht (Inggris) di Marxists Internet Archive.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Karl Liebknecht.
Konsep
Aspek
Jenis
Internasionale
Tokoh penting
Hal terkait
Aliran pemikiran
Libertarian
(Libertarianisme kiri)
Otoritarian
Religius
Varian regional
Bendera merah dikenal luas sebagai simbol sosialisme
Topik dan
isu utama
Konsep
Tokoh
a.16
a.18
a.19
a.20
a.21
Organisasi
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan